Loading...

10 Aliran Gereja Terbesar Dalam Agama Kristen Protestan

Loading...

Tokoh utama dari kaum separatis ini, yang kemudian dianggap sebagai awal kelahiran aliran gereja baptis, adalah John Smyth sebagai pendeta gereja “baptis” pertama di Amsterdam, Belanda.

Smith, setelah membaca Perjanjian Baru, menolak baptisan anak-anak dan menerapkan baptisan dewasa yang telah percaya.

Istilah baptis merujuk pada batisan pertobatan/dewasa, yang menurut aliran gereja ini merupakan baptisan yang alkitabiah, berbeda dengan baptisan anak/percik, yang dianut oleh Lutheran dan Calvinist (yang juga dianut oleh Katolik).

Greja baptis merupakan gereja Protestan terbesar di Amerika Serikat, dan sangat berpengaruh. Baptis telah menjadi semacam “agama negara” di negara tersebut.

Baptis juga terdapat di Australia, Korea, dan di berbagai negara lainnya, termasuk di Indonesia, yang tergabung ke dalam berbagai organisasi dan sinode.

Menurut data Baptist World Alliance (BWA) pada tahun 2009, jumlah anggota jemaat gereja-gereja aliran Baptis di seluruh dunia, khususnya yang tergabung dalam organisasi tersebut, adalah  41.196.964 jiwa.

 

4. Methodis (Anggota Jemaat: 80 Juta Jiwa)

Methodis adalah aliran gereja yang berakar pada ajaran John Wesley, seorang penginjil terkenal dan tokoh kebangunan rohani asal Inggris pada abad 18.

Wesley sebelumnya merupakan anggota jemaat Gereja Inggris (Church of England/Anglikan).

John Wesley kemudian mengalamai “pencerahan” setelah mendengar pembacaan Tafsiraan Kitab Roma yang ditulis oleh Martin Luther (lihat poin 1 di atas) dan setelah bertemu dengan kaum Moravian (gerakan kesucian dari Jerman) di dalam kapal dalam perjalanannya ke Amerika Serikat.

Wesley kemudian mengalami “pertobatan” dan sejak itu semakin aktif menginjil dan berkhotbah di berbagai kebangunan rohani di seluruh Inggris dan Amerika Serikat.

Ajaran utama John Wesley adalah pentingnya pengudusan/pengudusan bagi setiap orang percaya, tidak cukup hanya percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi harus terus menerus hidup dalam kesucian hidup.

Gereja Methodist  atau sering juga disebut Wesleyan (dari nama John Wesley) terdapat di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Jumlah anggota jemaat gereja-gereja aliran Methodist di seluruh dunia adalah 80 juta jiwa menurut data dari The World Methodist Council (WMC) tahun 2018.

 

5. Injili/Evangelikal (Anggota Jemaat: 630 Juta Jiwa)

Aliran injili atau evangelikal adalah aliran gereja yang lahir sebagai protes terhadap gereja yang pada saat itu dianggap telah menjadi liberal. Antara lain dengan mengatakan bahwa Alkitab itu bisa salah dan bahwa keselamatan terdapat di luar Kristus.

Injili artinya adalah sesuai dengan Injil, yang terutama menyangkut kehidupan, kematian, dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus.

Aliran Injili juga menekankan perlunya pengalaman lahir baru (born again), otoritas Alkitab sebagai firman Allah, serta pentingnya memberitakan Injil kepada mereka yang belum percaya.

Aliran Injili sudah ada sejak tahun 1738, yang dipengaruhi oleh kaum Metodis Inggris, gereja Moravia Jerman, dan kaum pietisme Jerman.

Aliran Injili kini telah berkembang ke seluruh dunia, dan terutama sangat berpengaruh di Amerika Serikat.

Berbeda dengan aliran gereja Protestan yang lain, aliran Injili terdapat di berbagai denominasi dan aliran gereja Kristen, sehingga tumpang tindih dengan berbagai aliran gereja Protestan tersebut.

Sebagai contoh, semua gereja beraliran Pentakosta dan Karismatik adalah aliran Injili.

Menurut data dari CNRS tahun 2017, jumlah anggota jemaat gereja-gereja Injili di seluruh dunia ada sekitar 630 juta jiwa.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!