10 Ayat Alkitab Yang Menentang LGBT

lgbt

Artikel ini membahas tentang ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT, khususnya homoseks, baik di Perjanjian Lama maupun  di Perjanjian Baru.

Ada banyak ayat Alkitab yang menentang LGBT.

Isu LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender) bukan lagi hal yang asing bagi kita saat ini.

Isu ini bukan hanya ada di luar negeri, di Indonesia pun sudah ramai dibicarakan serta menimbulkan pro-kontra di masyarakat.

Hal ini terutama setelah kaum LGBT mulai berani menunjukkan jati diri mereka serta menuntut hak-hak mereka dihormati.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab

Di kalangan gereja sendiri isu LGBT masih menjadi tantangan tersendiri.

Pada umumnya gereja menolak keberadaan LGBT, namun sebagian gereja justru menerimanya dengan alasan Hak Azasi Manusia.

Juga, karena mereka merasa Alkitab tidak menolak keberadaan kaum LGBT.

Bagaimanakah sebenarnya pandangan Alkitab terhadap LGBT ini?

Bagaimana seharusnya pandangan Gereja terhadap LGBT?

Atau bagaimana LGBT menurut pandangan Kristen seharusnya?

Apakah ayat-ayat Alkitab menentang LGBT?

Baca juga: 7 Dosa Perzinahan Terbesar Di Alkitab

Jika kita teliti, maka jelas kita akan menyimpulkan bahwa Alkitab secara tegas menolak LGBT.

Jika kita perhatikan, ada sekitar dua puluh bagian atau ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT, khususnya yang berkaitan dengan homoseksual/gay (cinta sesama laki-laki) dan lesbian (cinta sesama perempuan).

Baca juga: 25 Tokoh Alkitab Yang Berpoligami

Kedua puluh ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT tersebut terdapat baik dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru.

Dalam artikel kali ini akan dibahas sepuluh di antaranya, yakni ayat-ayat Alkitab yang lebih tegas dalam menentang LBGT.

Berikut kesepuluh ayat-ayat Alkitab yang menentang LGBT/homoseks tersebut.

 

1. Rancangan Tuhan Dalam Penciptaan Manusia

Ayat Alkitab pertama yang menentang LGBT adalah Kejadian 1:27-28.

Ayat-ayat ini memang tidak secara tegas menolak LGBT, bahkan masalah LGBT sedikit pun tidak disinggungnya. Namun demikian, makna ayat-ayat ini menyimpulkan demikian.

Dalam ayat-ayat ini dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan, dan bahwa mereka diberkatiNya serta diperintahkanNya untuk beranak cucu dan bertambah banyak.

Jadi Tuhan hanya memberkati laki-laki dengan perempuan, bukan memberkati laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan.

Dalam Kejadian 2:18 juga dengan jelas disebutkan bahwa Tuhan menciptakan pasangan yang sepadan dengan Adam.

Dan yang diciptakanNya bagi Adam adalah Hawa, seorang perempuan.

Hal ini berarti bahwa sesuai rencana Tuhan, pasangan yang sepadan bagi seorang laki-laki adalah perempuan, bukan laki-laki.

Dan pasangan yang sepadan bagi seorang perempuan adalah laki-laki, bukan perempuan.

 

2. Kisah Pemusnahan Sodom Dan Gomora

Ayat Alkitab kedua yang menentang LGBT adalah kisah Sodom dan Gomora.

Sodom dan Gomora adalah dua kota yang terkenal karena dosa mereka yang besar di hadapan Tuhan.

Karena itulah Tuhan bermaksud untuk memusnahkan kedua kota tersebut.

Abraham bersyafaat bagi kota ini agar Tuhan tidak memusnahkannya, apalagi Lot, saudara Abraham, tinggal di kota Sodom.

Tuhan berjanji tidak akan memusnahkan kota Sodom jika di kota itu didapatiNya 10 orang saja orang benar.

Tetapi di kota itu ternyata tidak ada 10 orang benar. Hanya Lot dan keluarganya (hanya 4 jiwa) yang boleh dikatakan orang benar.

Itulah akhirnya yang membuat Tuhan memusnahkan kota itu, tetapi Ia menyelamatkan Lot sekeluarga.

Tidak dijelaskan secara eksplisit di Alkitab apa dosa terbesar kota Sodom dan Gomora.

Namun dari kisah tentang dua malaikat yang bertamu ke rumah Lot dapat disimpulkan bahwa dosa Sodom dan Gomora adalah masalah homoseksual.

Tuhan mengutus dua orang malaikatNya (dalam wujud laki-laki) untuk menyelidiki keadaan kota Sodom.

Ketika mereka tiba di Sodom, mereka diterima oleh Lot dan diberi tumpangan di rumahnya.

“Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu. Mereka berseru kepada Lot: Di manakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka.”  (Kejadian 19:4-5)

Kata yang diterjemahkan “pakai”  dalam ayat di atas berasal dari kata Ibrani, “yada”, yang berarti hubungan seksual.

Kata ini juga dipakai ketika Adam menghampiri Hawa, yang punya makna hubungan seksual (Kejadian 4:1).

Jadi para lelaki di kota Sodom memaksa untuk melakukan hubungan seksual dengan dua malaikat (laki-laki) yang datang ke rumah Lot (tetapi gagal).

Di sini para malaikat itu tidak butuh lagi bukti dosa-dosa Sodom dan Gomora, mereka sudah mengalaminya sendiri.

Kemudian kedua malaikat itu segera melarikan keluarga Lot keluar dari kota Sodom.

Lalu Tuhan memusnahkan kota Sodom dan Gomora dengan menurunkan hujan belerang dan api (Kejadian 19:1-28).

Dari kata Sodom inilah berasal istilah “sodomi”, yang artinya hubungan seksual sesama laki-laki. (Baca: 10 Hukuman Tuhan Terbesar Di Alkitab

 

3. Larangan Tegas Terhadap Persetubuhan Sesama Laki-laki

Ayat Alkitab selanjutnya yang menentang LGBT terdapat dalam perintah Tuhan kepada orang Israel, umat pilihanNya.

Tuhan memberi perintahNya kepada orang Israel,

 “Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.” (Imamat 18:22)

 Tuhan melarang umatNya melakukan hubungan seksual sesama laki-laki.

Para lelaki dilarang untuk berhubungan seksual sebagaimana mereka melakukannya dengan perempuan (istri mereka).

Ini adalah ayat yang sudah sangat jelas tentang larangan berhubungan seksual dengan sesama jenis, sesama laki-laki.

Alasannya adalah karena hal itu suatu kekejian bagi Tuhan.

Melakukan hubungan seksual di antara laki-laki adalah kebiasaan bangsa Kanaan, sehingga mereka Tuhan lenyapkan dari negeri mereka dan memberikannya kepada bangsa Israel.

Karena itu orang Irael tidak boleh meniru kelakuan bejat bangsa Kanaan itu agar mereka pun jangan dimusnahkanNya dari negeri itu (Imamat 18:24-30).

 

4. Hukuman Mati Bagi Para Homoseksual

Ayat Alkitab berikutnya yang menentang LGBT khususnya homoseksual, adalah hukumannya yang keras terhadap para pelaku homoseksual.

Kepada umat pilihanNya, Israel, Tuhan kembali menegaskan bahwa,

”Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.” (Imamat 20:13)

Sama seperti ayat di atas, ayat ini juga sudah sangat jelas dalam melarang praktek homoseksual.

Bahkan hukumannya juga secara jelas disebutkan: hukuman mati!

Di Perjanjian Lama, tidak semua dosa diganjar dengan hukuman mati, hanya dosa-dosa yang dianggap masuk kategori “dosa berat”.

Dosa-dosa yang bisa diganjar dengan hukuman mati di Israel antara lain adalah: perzinahan, pemerkosaan, dan homoseksual.

Dengan demikian, karena diganjar dengan hukuman mati, maka homoseksual termasuk dosa berat pada zaman Israel.

Hukuman mati di sini tentu sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bagi orang Israel.

 

5. Peringatan Tentang Semburit Bakti

Ayat Alkitab selanjutnya yang menentang LGBT adalah larangan terhadap semburit bakti atau pelacur laki-laki.

“Di antara anak-anak perempuan Israel janganlah ada pelacur bakti, dan di antara anak-anak lelaki Israel janganlah ada semburit bakti.” (Ulangan 23:17)

 Pelacur bakti atau semburit bakti adalah praktek yang banyak dilakukan oleh para penyembah berhala di Tanah Kanaan.

Orang-orang Kanaan penyembah berhala percaya bahwa supaya tanah mereka subur dan menghasilkan panen yang baik, maka manusia perlu menyenangkan hati dewa dan melakukan ibadah kepadanya.

Hal ini antara lain dapat dilakukan dengan cara pelacuran bakti atau semburit bakti. Di kuil-kuil dewa-dewa di Kanaan, para wanita atau laki-laki membuka “praktek” terhadap orang-orang yang datang beribadah kepada para dewa.

Para pelacur/pemburit ini akan melakukan hubungan seksual dengan mereka sebagai bagian ritual. Dan para pelacur/semburit akan mendapat bayaran atas “jasa” mereka.

Yang terjadi dalam ritual ini adalah bahwa laki-laki berhubungan seks dengan sesama laki-laki (semburit), dan perempuan berhubungan seks dengan sesama perempuan.

Para pelacur/semburit bakti ini merupakan wakil dewa, jika orang-orang yang beribadah melakukan hubungan seksual dengan mereka, maka orang-orang ini seolah-olah telah “berhubungan” dengan dewa-dewa, karena mereka dianggap wakil-wakil para dewa itu.

Karena itulah orang Israel dilarang menjadi pelacur/pemburit bakti. Dan uang hasil dari pelacuran/pemburitan bakti tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan (Ulangan 23:18).

38 komentar untuk “10 Ayat Alkitab Yang Menentang LGBT”

  1. Kadang orang menghakimi LGBT itu dengan mengaitkan ke penghancuran Sodom, padahal kesalahan kota itu kan bukan hanya itu .. Yehezkiel 16:49-50.

    Hukuman yang lebih berat dari pada sodom adalah kota kota yang sesuai Matius 10.

    Sering juga disebut-sebut kiamat sudah dekat, seakan kesalahan-kesalahan yang lain tidak terlihat. Hanya homoseksual terus yang disangkutkan.

  2. Sedikit sharing mengenai LGBT..

    Saya pernah mewawancarai teman saya yang dirinya secara fisik adalah Laki-laki namun dia merasa bahwa sesungguhnya dia itu (jiwanya) perempuan. Dia menyukai laki-laki ketimbang perempuan dan dengan terang-terangan menyampaikan kepada saya kalau dia tertarik dengan laki-laki. Dia beragama Katolik dan besar dilingkungan keluarga yang taat agama.

    Namun dia kebingungan mendefinisikan dirinya sendiri. Sebab di dalam Alkitab jelas seperti yang disebutkan pada artikel di atas. Sehingga dia merasa ada yang salah dalam dirinya. Harusnya dia terlahir sebagai perempuan, bukan “terjebak” dalam tubuh laki-laki.

    Dia juga merasa bahwa bagaimana “ketidak-adilan” ini juga dirasakan oleh kaum pria lain (yang seperti dia) dan kaum wanita (pecinta sesama jenis). Menurut dia, Tuhan itu tidak adil. Mengapa menciptakan manusia seperti dia? (Belakangan saya baru tahu, kalau alasan ini pulalah yang dipakai kaum LGBTQ untuk menentang Tuhan).

    Dia sudah curhat kepada Romo dan Frater mengenai masalah yang dia alami, namun tidak ada jawaban yang bisa menjawab pertanyaannya. Kemudian saya jelaskan kepada teman saya ini, bahwa setiap penciptaan manusia ke dunia ini punya maksud dan tujuan yang mulia. Jikalau kita terlahir sebagai pria, hakikatnya adalah berpasangan dengan wanita. Begitu pula sebaliknya.

    Lalu, bagaimana jika kita mencintai sesama jenis? Itu tandanya Tuhan menginginkan kita untuk lebih dekat kepadanya dengan pertobatan dan memohon penyucian diri. Jikalau kita bisa melakukan itu, maka kita akan bisa melewati cobaan hidup itu. Begitulah kira-kira apa yg saya sampaikan kepada teman saya.

    Namun sepertinya dia sekarang lebih menjalani hidup seperti seorang perempuan. Ya, kembali lagi itu menjadi pilihannya. Yang pasti saya sudah jelaskan pandangan saya mengenai LGBTQ sesuai yang Alkitab tulis.

    Tapi, menurut saya adalah kita juga tidak bisa mengabaikan, menjauhi, mengucilkan kaum LGBTQ. Karena mereka juga manusia seperti kita. Perlu diperlakukan humanis juga. Sesuai dengan apa yang disampaikan Kristus, yaitu “Kasihilah sesamamu manusia”. Yang ditentang disini adalah hubungan badan dan pernikahan sesama jenisnya. Sebab tidak sesuai dengan Alkitab.

    Demikian sharing dan pendapat saya. God Bless!

  3. Ngga ada agama yang mendukung LGBT. Tapi karena ketidaktahuan pengikut agama yang satu terhadap ajaran agama yang lain aja yang memunculkan anggapan seolah2 ada agama yang mendukung LGBT.

  4. Ya kali agama cuma ada Kristen sama Islam saja? Di dunia ini ada 4000 lebih agama, apa hak kalian mengklaim kalian yang paling benar?
    Saya lahir di keluarga Kristen taat, tapi terlalu banyak sekali pertanyaan-pertanyaan saya yang tidak bisa dijawab oleh pendeta.

    1. Shalom Christina, artikel ini hanya untuk membuktikan bahwa Alkitab menentang LGBT, sehingga orang Kristen juga sudah seharusnya menentang praktek LGBT. Kalau ada agama/kepercayaan lain yang menerima praktek LGBT ya tidak apa-apa juga, kita tidak bisa melarang, walau kita tidak menyetujuinya. Terima kasih, GBU.

      1. Hi, Angelina.

        Sekedar pencerahan, agama di dunia ini memang banyak, tapi Tuhan hanya satu, Dialah Allah yang Esa. Ada baiknya kamu baca dan pahami Taurat, Zabur, Injil, dan Al Quran, supaya kamu lebih paham makna hidup ini dan apa tugas manusia di dunia (perintah dan larangan Allah).

        Percayalah apa yang dituangkan dalam kitab, walau sulit dilakukan, tapi itulah hal2 yang akan membawa kebaikan dalam hidupmu. God Bless U🙏🏿😇

    2. 1. Agama lain mana yang ada sejarah panjang lebar seperti yang tertulis di Alkitab? Yang kitab2nya tertulis dengan jelas dan masih ada sampai sekarang, yang bersikap pararel dengan fakta2 sejarah yang benar2 terjadi?
      2. Yohanes 14:6
      3. Yesaya 43:10-11
      4. Dewa/tuhan mana dari agama lain yang dewanya rela turun ke bumi untuk mati bagi umatnya?
      5. Sudah ada banyak kesaksian orang2 yang mati dan melihat surga dan neraka.
      6. Tuhan Yesus telah bangkit dari kematian, dewa mana yang bangkit dari kematian?
      7. Kepercayaan2 lain sukanya minta sesajen, korban, persis seperti 1 Raja-raja 27 tetapi yang disembah bukanlah Tuhan yang benar.
      8. Isi Perjanjian Lama digenapi di Perjanjian Baru.
      9. Dari Kejadian sampai Wahyu tidak ada yang bertentangan, semuanya segaris lurus.
      10. Yohanes 20:29
      11. Markus 13:31
      12. Bacalah sendiri Alkitab baru pikirlah sendiri.

  5. Benar sekali berhubungan sesama jenis itu adalah dosa besar hal itu merupakan kekejian bagi Tuhan.

    Dan juga masalah berikutnya ada orang-orang yg bukan LGBT namun mendukung dosa homosexual yaitu gereja dan pendetanya yg menerima keinginan dosa para homosex untuk dinikahkan di gereja, bayangkan ayat Alkitab mana yg Pendeta pakai sebagai nasehat perkawinan bagi homosex, bukankah di Alkitab justru ada beberapa ayat bahwa hal homosex dinyatakan sebagai dosa besar dan kekejian bagi Tuhan dan hukumannya pada zaman Israel adalah hukuman mati.

    Gereja dan pendetanya yg demikian tidak lagi menuruti Firman Tuhan dan pasti turut dalam hukuman bagi homosex jikalau mereka tidak bertobat selagi masih hidup dan kembali ke jalan Tuhan yg benar yaitu bagi kaum homosex utk kembali menjadi kodrat mereka sbg laki-laki dan sebagai perempuan dan menyadari bahwa pernikahan atau perkawinan itu hanya terjadi pada pasangan laki dan perempuan utk hidup sebagai suami isteri.

    Dan juga bagi gereja dan pendetanya harus menyatakan penolakannya secara tegas terhadap keinginan kaum homosex utk suatu pemberkatan nikah.

    Banyak gereja dan pendeta di negara-negara barat lebih tunduk dan takut kpd undang2 yg dibuat pemerintah yg melegalkan hubungan homosex daripada takut dan tunduk kepada Firman Tuhan yang menentang dan menghukum bagi yg melakukan homosex.

    Bagi keluarga yg memiliki anggota kekuarganya yg homosex alangkah baiknya diinsafkan mereka dengan cara dibimbing dgn Firman Tuhan dan mendoakan.

    Dan juga gereja harus melakukan penginsafan akan dosa homosex sehingga mereka terlepas dari jerat iblis yg membinasakan.

  6. Terima kasih sudah menulis artikel ini. Saya bukan seorang Kristiani namun saya bukan pendukung LGBT terutama di Indonesia. Saya merasa terbantu sekali setelah membaca tulisan ini karena tahu bukan agama saya saja yang menentang perbuatan menyimpang ini. Dasar-dasar dari kitab yang seyogyanya dijadikan patokan hidup pun secara gamblang melarang. Semoga kehendak Yang Maha Esa untuk mereka yang menyimpang terlaksana.

  7. Kita diciptakan sebagai 2 wujud. Yaitu laki-laki dan perempuan sebagai manusia pertama, Adam dan Hawa dan mereke diciptakan untuk memenuhi seluruh muka bumi. Namun masih saja ada orang bodoh yang berhubungan seks tidak pada pasangannya dan itu yang membuat Tuhan menangis. Dan bersyukurlah, Tuhan hanya membinasakan seluruh manusia pada saat jaman Nuh. Bayangkan kalau Tuhan membinasakan kita pada jaman ini… Syukur kepadamu Kristus… Terima kasih yang sudah menulis artikel ini, sekalian saya ijin share di FB saya. Semoga Tuhan Besertamu… Berkah Dalem…

  8. Syukur, sungguh diberkati artikel ini. Ya, manusia diberikan kebebasan memilih apa yang diinginkannya, menuruti Tuhan dengan setia atau sebaliknya. Mereka LGBT yang Tidak mengenal Tuhan memilih jalan kebinasaan, melawan hati nurani mereka yang murni, lebih menuruti hawa nafsu jahat mereka. Kiranya golongan mereka ini Bertobat berbalik kepada Tuhan, dan setiap yg beragama baik mendidik umatnya melarang dan menolak LGBT.

    Kel 20 : 14 Jangan berzinah.

  9. Tolong artikel ini disebarluaskan kepada penganut agama Kristen. Saya seorang Muslim dan sangat berharap kita semua menguatkan iman, Kristen maupun Islam. Kristen bukan musuh lagi karena kita menghadapi rintangan yang sama.

    Salam damai.

  10. Ini apa ya? katanya TUHAN penuh kasih, tapi malah menghukum dan seolah olah malah kejam sekali terhadap kaum lgbt, saya seorang straight tapi tindakan kepada teman2 saya yang lgbt tidak sekejam itu. TUHAN itu kasih tapi kasihnya nanggung, pantas saja orang2 barat pada pindah ke atheis karena orang2 di dalam gereja yang katanya kasih TUHAN tapi hanya sebuah rekayasa dan tidak mencerminkan kasih YESUS yang sebenarnya.

    1. Shalom Elisabeth, artikel ini hanya menunjukkan bahwa Tuhan tidak senang dengan dosa lgbt, tetapi mengasihi orang-orangnya/para pelakunya, dan menginginkan agar mereka bertobat. Tuhan maha kasih, tapi Dia juga maha adil, yang menghukum mereka yang tidak mau bertobat. Demikian. Terima kasih, GBU.

    2. Tuhan membenci semua dosa, ngga hanya LGBT, tetapi Tuhan sayang jiwanya, makanya diberi kesempatan bertobat.
      Kenapa? Karena Tuhan Allah kita kudus, Dia ingin umat-Nya kudus.

      Saya juga tidak rela teman-teman saya yang LGBT dihakimi, makanya saya ambil bagian mengajar alkitab (Bible Study) untuk mereka.

      Kalo Tuhan tidak berkenan atas perilaku LGBT ya jangan lagi dilakukan.

      Saya ada teman di Amerika namanya Guy Hammond, dulu dia seorang pelaku LGBT, tapi dia membuka hati untuk kebenaran firman Tuhan, dia berubah bahkan sekarang dia terjun langsung membantu teman-temannya untuk bertobat dari perilaku tidak benar.

      Tentang banyak orang Eropa jadi Atheis, itu pilihan mereka, hidup ini bebas memilih… Tuhan tetap Tuhan.. Tdk bisa diganggu gugat dg Kuasa-Nya yg Agung.. sekalipun manusia memilih tdk setia…

    3. “umatKu binasa oleh karena ketidaktahuan akan firman..” , apa hidup ini harus sesuai dengan apa yg manusia mau?sudah jelas difirman..sodom dan gomora aja diancurin sama Tuhan,dan coba dipikir,apa benar lelaki bisa bersetubuh dengan lelaki dan perempuan sebaliknya?kalo dipikir pake akal sehat,orang normal pun akan jijik melihatnya,apalagi Tuhan yg menciptakan😭

    4. Hi, Elisabeth.

      Sepertinya kamu salah paham akan kasih sayang TUHAN. Apa yang menurut kamu baik belum tentu menurut Tuhan baik, begitu pun sebaliknya. Kita hanya manusia yang hanya menilai dari apa yang kita lihat, tapi TUHAN tahu isi hati manusia, perbuatan dosa yang pernah dia lakukan, tapi manusia tidak akan pernah bisa melihat.

      Tuhan memberikan musibah dan cobaan karena TUHAN ingin memberi peringatan dan petunjuk kepada umatNya untuk berhenti melakukan perbuatan yang berdosa dan dilarang, agar manusia bertobat, kembali ke jalan yang benar, dan jauh dari Azab Neraka di hari pembalasan kelak, karena TUHAN penuh kasih sayang terhadap umatNya. Bacalah dan pahami Taurat, Zabur, Injil, dan Al Quran secara berurutan. Semua pertanyaan kamu akan terjawab🙏🏿😇 God bless u.

  11. Muhammad Edward Kimberly

    sepakat dengan teguran dan jelas nya larangan LGBT di Kristen dan Muslim sama sama melarang dan menolak LGBT

    salam damai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!