Loading...

10 Bukti Alkitab Bahwa Roh Kudus Adalah Allah

 

4. Keilahian Roh Kudus Dalam Injil Yohanes

“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.” (Yohanes 14:16-17).

Sebelum Yesus wafat, lalu bangkit dan naik ke surga, Ia menjanjikan seorang Penolong bagi murid-muridNya, yang akan menyertai mereka selamaNya.

Penolong ini akan meneruskan misi Yesus di bumi. Yesus akan berkarya di bumi melalui Penolong ini.

Penolong ini tak lain adalah Roh Kudus sendiri atau Roh Kebenaran.

Karena Roh Kudus akan meneruskan misi Tuhan Yesus di bumi, dan akan menyertai orang percaya sampai selamanya, maka Roh Kudus itu pastilah yang ilahi, Allah sendiri.

Sebab tidak ada orang yang mampu menggantikan pelayanan Tuhan Yesus di bumi dan menyertai orang-orang percaya selamanya, selain dari Pribadi Allah sendiri.

Jelas ayat ini mengatakan bahwa Roh Kudus itu adalah Allah, yang ilahi.

 

5. Keilahian Roh Kudus Dalam Kitab Kisah Para Rasul

“Tetapi Petrus berkata: Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu? Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.” (Kisah Para Rasul 5:3-4)

Suatu ketika sepasang suami-istri anggota jemaat gereja Yerusalem, Ananias dan Safira, menjual sebidang tanah dan menyerahkan hasilnya kepada para rasul/pemimpin gereja mula-mula, untuk selanjutnya dibagi-bagikan kepada para anggota jemaat yang membutuhkan.

Namun atas sepengetahuan istrinya, Ananias menyimpan sebagian hasil penjualan tanah tersebut, dan menyerahkan hanya sebagian saja kepada Petrus.

Hal ini membuat Petrus marah. Sebab Ananias bukan sekedar berdusta kepadanya atau kepada jemaat Tuhan, tetapi berdusta juga kepada Roh Kudus atau Allah. Dan akibatnya, seketika itu juga Ananias meninggal di hadapan Petrus!

Perhatikan ayat di atas, dalam ayat 3 disebut bahwa Ananias mendustai Roh Kudus, tetapi dalam ayat 4 disebut bahwa Ananias mendustai Allah.

Hal ini menunjukkan bahwa Roh Kudus itu adalah Allah, yang ilahi. Roh Kudus adalah Pribadi ketiga Allah Tritunggal, yang dibedakan dari Allah (Bapa).

 

6. Keilahian Roh Kudus Dalam Kitab Roma

“Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.” (Roma 8:14-16).

Dalam suratnya kepada jemaat di kota Roma, rasul Paulus menjelaskan tentang keilahian Roh Kudus, bahwa Roh Kudus itu adalah Allah.

Rasul Paulus mengatakan bahwa orang yang percaya kepada Yesus, dijadikan sebagai anak-anak Allah (Yohanes 1:12).

Orang percaya menjadi anak-anak Allah merupakan karya Roh Kudus. Hal ini berarti bahwa Roh Kudus terlibat dalam proses penyelamatan manusia, bersama Allah Bapa dan Allah Anak (Yesus Kristus).

Perhatikanlah, bahwa Roh Allah (Roh Kudus) dan Allah (Bapa) dalam ayat di atas jelas dibedakan. Mereka adalah dua Pribadi yang berbeda, yang merupakan dua Pribadi Allah sendiri.

Karena Roh Kudus turut berkarya dalam keselamatan manusia dengan mengangkat kita menjadi anak-anak Allah, maka tentu Roh Kudus itu adalah Allah.

Jadi ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa Roh Kudus adalah Allah, yang ilahi.

 

7. Keilahian Roh Kudus Dalam Kitab 1 Korintus

“Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.” (1 Korintus 2:10-11).

Dalam suratnya kepada jemaat di kota Korintus, rasul Paulus juga menjelaskan tentang keilahian Roh Kudus, bahwa Roh Kudus adalah Allah.

Dalam ayat di atas, jelas dibedakan antara Roh atau Roh Allah dengan Allah (Bapa) sendiri.

9 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!