10 Bukti Alkitab Bahwa Yesus Adalah Tuhan

Artikel ini membahas tentang bukti-bukti Alkitab bahwa Yesus adalah Tuhan.

Bagi orang Kristen Yesus adalah Tuhan, yang ilahi.

Yesus bukan hanya sekedar manusia biasa, atau hanya seorang nabi atau utusan Allah. Tetapi Yesus adalah Tuhan sendiri yang berinkarnasi, datang ke bumi sebagai manusia.

Karena Yesus adalah Tuhan, yang ilahi, maka Yesus dapat, bahkan harus, disembah oleh orang percaya.

Yesus adalah salah satu pribadi Allah dari Allah tritunggal, selain Allah Bapa dan Allah Roh Kudus.  Allah tritunggal adalah pusat penyembahan orang percaya.

Baca juga: 10 Bukti Alkitab Tentang Ajaran Allah Tritunggal

Keilahian Yesus, yakni bahwa Yesus adalah Tuhan, adalah suatu doktrin atau ajaran yang sangat penting dalam iman Kristen.

Itulah doktrin utama Kristen yang membedakannya dengan agama-agama/kepercayaan-kepercayaan lainnya.

Bahwa Yesus adalah Tuhan bukanlah ajaran manusia, yang diciptakan oleh para rasul atau gereja mula-mula; keilahian Yesus adalah ajaran Alkitab sendiri.

Baca juga: 10 Cara Yesus Mengatakan Bahwa Dia Adalah Tuhan

Sejatinya ajaran tentang keilahian Yesus sudah muncul bahkan di Perjanjian Lama sekalipun, walau baru pada zaman Perjanjian Baru hal itu menjadi semakin jelas.

Melalui konsep Mesias di Perjanjian Lama, kita dapat mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebab Mesias di Perjanjian Lama adalah yang ilahi, bukan manusia biasa, sedangkan Yesus mengakui diriNya sebagai Mesias.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Mesias Yang Perlu Anda Tahu

Artikel kali ini akan menyajikan 10 bukti dari Alkitab Perjanjian Baru yang mengajarkan keilahian Yesus, bahwa Yesus adalah Tuhan, yang terdiri dari banyak ayat Alkitab.

Ayat-ayat ini muncul dari berbagai kitab di Perjanjian Baru, bukan hanya dari satu atau dua kitab saja.

Juga berasal dari ajaran banyak rasul/penulis Alkitab, bukan hanya dari satu rasul saja, misalnya rasul Paulus, yang sering “didakwa” oleh banyak orang telah membelokkan ajaran Yesus tentang penyembahan kepada Allah menjadi penyembahan kepada Yesus!

Baca juga: 10 Gelar Yesus Terpopuler Di Alkitab

Semua ayat Alkitab yang disajikan di sini menyebut keilahian Yesus secara eksplisit, atau mensejajarkan Yesus dengan Allah Bapa.

Sebab Allah tidak pernah disebut secara sejajar seperti itu dengan “makluk” lain, misalnya dengan malaikat-malaikat dan manusia.

Lalu ayat-ayat mana sajakah di Alkitab Perjanjian Baru yang mengajarkan keilahian Yesus, bahwa Yesus adalah Tuhan?

Berikut daftarnya dan sedikit ulasan atas ayat-ayat tersebut.

 

1. Keilahian Yesus Dalam Injil Matius

“Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.” (Matius 3:1-3).

Inilah salah satu bukti di Alkitab yang mencatat keilahian Yesus, bahwa Yesus adalah Tuhan.

Ayat-ayat ini adalah kisah tentang tampilnya Yohanes pembaptis sebelum Yesus tampil dalam pelayananNya.

Matius mencatat bahwa kedatangan Yohanes pembaptis sebelum pelayanan Yesus adalah penggenapan nubuat nabi Yesaya di Perjanjian Lama (Yesaya 40:3).

Dalam nubuatnya, nabi Yesaya mengatakan bahwa ada suara yang berseru-seru: “persiapkanlah jalan bagi Tuhan” atau Jehovah/Yahwe.

Dari Injil Matius kita tahu bahwa suara tersebut adalah suara Yohanes pembaptis, dan bahwa “Tuhan” yang dimaksud adalah Tuhan Yesus.

Hal ini menunjukkan bahwa Yesus, yang untukNya Yohanes berseru-seru, adalah Tuhan.

Mempersiapkan jalan yang dimaksud tentu bukan secara harfiah, tapi secara kiasan.

Maksudnya adalah mempersiapkan hati manusia menyambut Tuhan Yesus lewat pertobatan, sebagaimana tampak dari pelayanan Yohanes pembaptis yang mengajak orang Israel untuk bertobat dan percaya kepada Yesus.

 

2. Keilahian Yesus Dalam Injil Lukas

“Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.” (Lukas 1:34-35).

Ayat-ayat ini adalah salah satu bukti utama di Alkitab Perjanjian Baru yang mencatat keilahian Yesus, bahwa Yesus adalah Tuhan.

Yesus sejak lahirNya sudah disebut sebagai Anak Allah, artinya yang ilahi.

Salah satu bukti keallahan Yesus menurut ayat di atas adalah bahwa Ia lahir sebagai manusia lewat kuasa Roh Kudus, bukan lewat hubungan biologis manusia.

Tidak ada manusia yang lahir dari campur tangan langsung Roh Kudus seperti halnya Yesus. Semua manusia pasti lahir melalui hubungan jasmani orang tua mereka.

Tetapi Yesus lahir secara ajaib, berbeda dari semua manusia.

 

3. Keilahian Yesus Dalam Injil Yohanes

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.” (Yohanes 1:1-3).

Inilah ayat Alkitab lainnya yang mendukung keilahian Yesus, bahwa Yesus adalah Tuhan.

Dalam ayat di atas, Yesus disebut sebagai Firman atau “Logos” dalam Bahasa Yunani.

Dia disebut sudah ada pada mulanya bersama-sama dengan Allah Bapa, yang berarti Yesus sudah ada sejak kekekalan.

Yesus sebagai Logos juga disebut sebagai Allah, yang dibedakan dengan Allah Bapa, namun setara denganNya.

Selain itu, Yesus juga disebut sebagai pencipta segala sesuatu.

Hal ini berarti bahwa Yesus sebagai Firman Allah terlibat dalam proses penciptaan alam semesta dan segala isinya, bersama-sama dengan Allah Bapa.

Keterlibatan Yesus dalam mencipta tersirat dalam Kejadian 1:1-3, yakni ayat-ayat pertama dari Alkitab, di mana di situ dijelaskan bahwa Allah mencipta dengan Firman (Logos).

 

4. Keilahian Yesus Dalam Kitab Roma

“Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!” (Roma 9:5).

Dalam suratnya kepada jemaat di kota Roma, rasul Paulus menjelaskan tentang keilahian Yesus, bahwa Mesias, yakni Yesus, adalah Allah.

Inilah satu-satunya ayat di Perjanjian Baru yang secara eksplisit menyebut Yesus sebagai Allah, bukan Tuhan.

Kata “Allah” dalam ayat ini merupakan terjemahan kata Yunani (Bahasa asli Alkitab Perjanjian Baru) “Theos”, sebuah kata Yunani yang biasanya dipakai untuk menerjemahkan kata Ibrani (Bahasa asli Alkitab Perjanjian Lama) “El/Elohim” di Perjanjian Lama.

Sedangkan kata “Tuhan” merupakan terjemahan kata Yunani “Kurios”, yang biasanya dipakai untuk menerjemahkan kata Ibrani “Jehovah/Yahwe” atau “Adonai” di Perjanian Lama.

Dengan demikian Yesus dalam ayat ini disejajarkan dengan Allah Bapa, yang biasanya disebut sebagai “Theos”.

 

5. Keilahian Yesus Dalam Kitab 1 Korintus

“Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.” (1 Korintus 8:6).

Dalam suratnya kepada jemaat di kota Korintus, rasul Paulus menjelaskan tentang keilahian Yesus, bahwa Yesus adalah Tuhan.

Kepercayaan orang Kristen adalah: hanya ada satu Allah, yaitu Allah Bapa, dan hanya ada satu Tuhan, yakni Tuhan Yesus Kristus.

Penjelasan yang Paulus berikan tentang Pribadi Allah Bapa sejajar dengan Pribadi Yesus Kristus.

Dikatakan bahwa Allah adalah sumber segala sesuatu dan untukNya kita hidup. Sedangkan Yesus adalah Pencipta segala sesuatu dan karenaNya kita hidup.

Jadi ayat ini mengajarkan bahwa Yesus terlibat dalam penciptaan segala sesuatu, seperti halnya dalam Injil Yohanes (lihat poin 3 di atas).

Maksud ayat ini adalah bahwa Allah Bapa dan Tuhan Yesus itu setara, sama-sama sebagai Pencipta segala sesuatu, Penopang segala sesuatu, dan menjadi tujuan segala sesuatu.

51 komentar untuk “10 Bukti Alkitab Bahwa Yesus Adalah Tuhan”

  1. TUHAN YESUS DAN ALLAH BAPA 2 pribadi yang berbeda.
    ALLAH adalah: SUMBER dari semua yang ada di bumi dan di surga.
    TUHAN YESUS: Adalah pengatur/penopang seluruh jagat raya.
    Jadi kesimpulannya,
    kita (orang Kristen): mempunyai 1. ALLAH (sumber),1.TUHAN (penguasa/pengatur jagat raya).

    1. Kebenaran sebuah agama dan pengakuan negara terhadapnya adalah dua hal yang berbeda. Setiap agama pasti mengklaim bahwa dialah yang benar. Agama Kristen pun berkata bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan menuju surga (Yohanes 14:6; Kisah Para Rasul 4:12). Tetapi karena kita hidup di tengah masyarakat yang beragam agama, maka kita harus saling menghormati, tanpa berarti harus mengakui kebenaran agama-agama tersebut. Negara pun mengakui keberadaan agama-agama terlepas dari kebenaran agama-agama tersebut, hanya supaya tercipta kedamaian dan keharmonisan di tengah masyarakat. Terima kasih, Gbu.

  2. Hanya iblis yang terlalu gila untuk disembah. Jadi jika ada Tuhan yang terlalu ngotot untuk meyakinkan umatnya bahwa dia adalah Tuhan dan memohon kepada manusia supaya harus menyembahnya, maka anda harus menyelidikinya, apakah dia tuhan ataukah iblis. TUHAN YESUS TAK PERLU MEYAKINKAN UMAT Yahudi bahwa Dia adalah Tuhan. Cukup dengan perbuatannNya maka kita dapat menilai pribadiNya.

  3. Terima kasih banyak buat admin ini.
    Saya senang membaca ayat2 Alkitab di sini untuk lebih dan lebih dekat kepada Tuhan Yesus Kristus, dan nggak bisa dipengaruhi orang lain. Kadang di era modern membuat lupa dengan Tuhan, saat membaca ayat Alkitab semua terasa terberkati dan luar biasa kuasa-Nya.

  4. Bagi saya sederhana saja. Tuhan kita Yesus Kristus adalah Allah, tidak perlu terlalu susah mencari dasar Alkitabiahnya. Cukup kita dengar apa yang dinyatakan Allah Bapa tentang Tuhan Yesus. Sesaat setelah Tuhan Yesus keluar dari Sungai Yordan setelah dibaptis, terdengar suara dari sorga yang mengatakan, INILAH ANAKKU, KEPADANYALAH AKU BERKENAN ….

    Ini adalah deklarasi langsung dari sorga siapa Tuhan Yesus itu. Tidak mungkin Allah Bapa mengakui Tuhan Yesus sebagai AnakNya kalau Tuhan Yesus itu bukan Allah. Dan juga tidak mungkin kalau Tuhan Yesus itu hanya seorang manusia, Allah Bapa sampai berfirman langsung dari sorga menyatakan bahwa Tuhan Yesus itu anakNya.

    Sama seperti manusia, tidak mungkin seorang pria menikah mengaku seekor monyet yang baru lahir sebagai anaknya karena jelas itu bukan manusia. Manusia hanya mengakui seseorang anaknya kalau itu manusia. Dan yang tahu bahwa seseorang yang lahir itu manusia adalah seorang manusia juga. Tinggal kita saja, percaya atau tidak deklarasi langsung dari Allah Bapa atas keilahian Tuhan Yesus itu .

    1. Adakah atau pernahkah Yesus berkata mengakui dirinya Adalah Tuhan? Karena dari yang saya baca di atas tidak ada kata “Aku”, melainkan kata orang yang menyebut bahwa Yesus itu Tuhan. Dan di atas dikatakan bahwa Tuhan itu satu, kenapa saya baca cuma ada kata “dan”, Yesus dan Allah Bapa. Bukan Yesus atau Allah Bapa. Di ayat mana saja Yesus mengatakan/mengakui dirinya Tuhan dengan kata “Aku”. Terima kasih, mohon penjelasan.

  5. Apa perbedaan Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru? Dan sebetulnya apa sih keduanya itu? Saya Muslim ingin mengetahui ini lebih dalam menurut pandangan Kristen sendiri. Terima kasih.

      1. Perjanjian Lama itu yang disebut Taurat, banyak kitab yang ditulis para nabi. Dan banyak hukum2 yang berlaku, ada 613 perintah positif dan perintah negatif, di mana tidak ada manusia yang sanggup mematuhi namun bukan berarti untuk ditiadakan.
        Perjanjian Baru itu yang disebut kitab Injil, yang ditulis oleh para Rasul, tentang kisah kedatangan Tuhan yang turun ke dunia sebagai Yesus, hukum2Nya penuh kasih dan penuh maaf.

    1. Perjanjian Lama adalah sejarah (yang sudah digenapi), Perjanjian Baru adalah aturan/perjanjian untuk sekarang sampai hari penghakiman nanti.

    2. Belajarlah tentang Alkitab. Banyak buku yang bisa Anda baca dan yang bisa memberi pengertian apa itu Alkitab. Terima kasih. Tuhan Yesus Memberkati.

  6. Terima kasih untuk informasinya. Semula, iman saya sempat goyah karena mendengar seorang penginjil berpindah agama dan tidak lagi mengikut Yesus hanya karena Yesus ‘tidak pernah’ mengakui bahwa Dia adalah Tuhan. Sekarang, saya paham, yang terdahulu akan menjadi yang terkemudian dan yang terkemudian akan menjadi yang terdahulu.

  7. Mau nanya, kan katanya Yesus itu Anak Allah? Kalau begitu Tuhan ada 2, jadi keduanya adalah Tuhan kita? Mohon pencerahannya. Terima kasih.

    1. Halo Matias. Orang Kristen menyembah hanya 1 Tuhan, tetapi Dia adalah Tuhan yang memiliki 3 Pribadi: Allah Bapa, Allah Anak (Yesus Kristus), dan Allah Roh (Roh Kudus).

      Ketiga Pribadi Allah itu menyatu, tidak terpisahkan, tetapi dapat dibedakan.

      Bapa adalah Allah. Yesus adalah Allah, Roh Kudus adalah Allah. Jadi ketiga Pribadi Allah itu sama-sama disembah.

      Untuk lebih jelasnya silakan baca:

      10 Bukti Alkitab Tentang Ajaran Allah Tritunggal

      Terima kasih, Gbu.

  8. Terima kasih teman-teman buat penjelasannya. Setelah membaca semua penjelasan ini, saya semakin yakin dengan kehidupan ini, bahwa saya akan ditempatkan oleh sang pencipta Tuhan Yesus Kristus di sorga.

    Walaupun sampai sekarang aku masih sulit menemukan jalan keluar untuk masalahku, tetapi semenjak saya berdoa kepada Tuhan Yesus setiap malam, puji Tuhan haleluya aku merasa bahwa agama ini benar-benar di dalam kuasa Allah Tuhan kita Yesus Kristus, dan membuatku semakin percaya bahwa Tuhan adalah YESUS KRISTUS.

  9. Dikatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah, dan Allah mengakui sendiri Yesus adalah AnakNya.

    Bukankah berarti keduanya berbeda? Tolong penjelasannya.

    Dalam kisah perjalanan Yesus (kisah ini tertulis dalam Alkitab) juga dikatakan bahwa Yesus berdoa kepada Allah Bapa.

    Bukankah berarti Allah dan Yesus itu pribadi yang berbeda?

    1. Kalau dikatakan berasal dari Hymne Platonis kurang tepat. Tetapi ayat-ayat itu bertujuan untuk menjelaskan pribadi Yesus (sebagai Logos/Firman), Allah yang menjadi manusia, dalam konteks pemahaman orang-orang yang telah dipengaruhi oleh filsafat Yunani (termasuk Plato) pada masa itu, termasuk Filo, seorang filsuf Yahudi.

      Demikian, terima kasih, Gbu.

  10. Timbang Pangaribuan

    Manusia yang percaya yang harus memberi pengakuan sendiri, apakah Yesus itu adalah Tuhan bagi dirinya? Saya mengakui, Yesuslah Tuhanku, Guruku dan Juruselamatku.

  11. Yesus sudah terang-terangan menyatakan diri-Nya adalah Tuhan Allah saat Yesus berbicara dengan Pilatus. Yesus menyatakan diri-Nya adalah Raja Sorga alias Raja segala raja. Segala puji sembah bagi Yesus Raja segala raja. Yesus adalah Tuhan Allah. Amin. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!