6. Kerasulan Barnabas

Menurut Injil Barnabas, “Barnabas” yang diklaim sebagai penulis injil Barnabas, adalah salah satu dari 12 rasul Yesus.

Meskipun Barnabas disebut sebagai Rasul (Kisah Para Rasul 14:4,14), namun Barnabas bukanlah salah satu dari 12 murid pertama Yesus.

Bahkan sangat mungkin pertobatan Barnabas terjadi setelah Hari Pentakosta dan akibatnya dia tidak memenuhi syarat untuk kerasulan sebagaimana diuraikan dalam Kisah Para Rasul 1:21-22.

 

7. Menabrak Logika

Injil Barnabas juga berisi hal yang menabrak logika, tidak masuk akal.

Misalnya, menurut Injil Barnabas, nabi Daniel ditawan oleh Nebukadnezar pada usia 2 tahun. Sementara menurut sejarah dan Alkitab, penawanan itu terjadi pada tahun kedua pemerintahan Nebukadnezar .

Dan pada tahun ketiga pemerintahan Nebukadnezar, Daniel diberi penghargaan berupa jabatan yang tinggi di kerajaan Babel setelah Daniel berhasil menafsirkan mimpi Nebukadnezar.

Hal ini  berarti bahwa Daniel baru berusia 3 tahun ketika ia dianugerahi jabatan tinggi di istana!

Tentu ini sangat tidak masuk akal.

 

8. Memakai Alkitab Vulgata 

Injil Barnabas memakai Alkitab Vulgata, terjemahan Alkitab bahasa Latin yang merupakan Alkitab resmi Gereja Katolik.

Padahal Alkitab Vulgata baru ada pada abad 4 Masehi, yang diterjemahkan oleh Jerome.

Seharusnya Injil Barnabas yang diklaim bertarikh 1 Masehi, mengutip dari Alkitab yang tersedia pada saat itu, seperti Alkitab Septuaginta yang sudah ada sejak abad 4 SM.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

 

9. Mengutip Karya Penulis Abad Pertengahan

Injil Barnabas banyak mengutip tulisan penulis abad pertengahan, yakni Dante, seorang penyair terkenal dari Italia yang meninggal tahun 1321.

Karya Dante yang dikutip Injil Barnabas terutama yang berkaitan dengan konsep surga dan neraka.

Hal ini membuktikan bahwa Injil Barnabas tidak ditulis pada abad 1 Masehi oleh Barnabas, tetapi oleh penulis abad pertengahan yang hidup sezaman dengan Dante atau sesudahnya.

 

10. Injil Barnabas Tidak Pernah Dikutip Oleh Para Penulis Sebelum Abad 16

Injil Barnabas tidak pernah disinggung atau disebut oleh para penulis abad pertama dan kedua Masehi, termasuk oleh para bapa gereja.

Seandainya Injil Barnabas sudah muncul pada abad 1 M, seharusnya sudah disinggung oleh para penulis saat itu atau oleh para bapa gereja sebagaimana yang mereka lakukan dengan 4 Injil asli yang saat ini dimiliki oleh orang Kristen dan injil-injil palsu abad 1 M.

Inilah salah satu bukti kuat bahwa Injil Barnabas adalah injil palsu, yang ditulis setelah abad 1 Masehi, tepatnya pada abad pertengahan.

 

Itulah 10 bukti utama bahwa Injil Barnabas adalah injil palsu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan