Loading...
Loading...

10 Ciri Gereja Yang Ideal Menurut Alkitab

 

Artikel ini berisi ciri-ciri gereja yang ideal menurut Alkitab.

Dalam sejarahnya, gereja terus-menerus mencari “format” yang ideal. Itulah sebabnya sudah banyak terjadi reformasi atau pembaharuan di tubuh gereja. Karena mereka merasa bahwa format gereja selama ini kurang ideal atau kurang sesuai dengan Alkitab.

Di samping itu, juga timbul banyak denominasi/aliran baru di dalam gereja, yang menawarkan format baru gereja yang diyakini lebih ideal dan alkitabiah dari organisasi gereja induknya.

Sebenarnya seperti apakah gereja yang ideal dan alkitabiah itu? Tentu yang sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Alkitab.

Baca juga: 12 Murid Yesus Dan Akhir Hidup Mereka (1)

Salah satu cara untuk mengetahui gereja yang ideal adalah dengan mempelajari kehidupan gereja yang ada di Alkitab, khususnya gereja mula-mula di Yerusalem.

Gereja mula-mula adalah gereja yang pertama kali lahir di muka bumi ini. Gereja tersebut adalah gereja yang ada di kota Yerusalem, seperti yang dicatat di Kitab Kisah Para Rasul pasal 1 sampai dengan pasal 12.

Kehadiran gereja mula-mula sebagai gereja pertama di muka bumi ini, jelas menarik untuk dipelajari. Dan kehidupan mereka patut untuk diteladani oleh gereja-gereja masa kini.

Baca juga: 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Baru

Memang gereja tersebut tidaklah sempurna, sebab mereka juga adalah manusia biasa yang tidak luput dari kekurangan dan kesalahan, sama seperti kita, manusia pada umumnya.

Namun dalam posisi mereka yang unik tersebut – sebagai gereja perdana di bumi dan dicatat di Alkitab – terlepas dari kekurangan mereka, mereka layak untuk menjadi teladan bagi gereja-gereja pada masa-masa selanjutnya, termasuk pada zaman sekarang ini.

Baca juga: 7 Rasul Di Luar 12 Murid Yesus

Artikel kali ini akan membahas ciri-ciri gereja yang ideal berdasarkan kehidupan gereja mula-mula.

Jika kita teliti lebih lanjut di Alkitab, maka kita bisa menemukan paling tidak 10 hal yang menjadi ciri gereja mula-mula yang patut kita contoh. Di sini akan diuraikan secara singkat kesepuluh ciri tersebut.

 

1. Gereja Yang Memuridkan

“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul….” (Kisah Para Rasul 2: 42a)

Ciri gereja yang ideal menurut Alkitab, yang pertama adalah adanya pemuridan atau pengajaran yang terus-menerus terhadap jemaat.

Ketika jumlah murid-murid bertambah setelah “pertobatan massal” yang terjadi  pada hari Pentakosta, di mana 3000 orang jemaat bertambah (Kisah Para Rasul 2), mereka bertekun di dalam pengajaran rasul-rasul.

Para rasul memuridkan jemaat dengan mengajarkan mereka prinsip-prinsip hidup sebagai murid Kristus. Tidak heran, sebutan utama bagi orang percaya saat itu adalah murid.

Inilah tujuan misi yang diberikan oleh Tuhan Yesus, yakni menjadikan segala bangsa menjadi muridNya (Matius 28:19-20).

 

2. Gereja Yang Tekun Berdoa

“Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.” (Kisah Para Rasul 2:42b)

Ciri lain dari gereja mula-mula yang kita lihat adalah bahwa mereka tekun berdoa.

Para murid, yang sebagian besar baru saja bertobat pada hari Pentakosta, bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam doa. Mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Ketekunan doa gereja Yerusalem juga terlihat pada saat rasul Petrus dipenjarakan Herodes karena memberitakan Injil, jemaat dengan tekun berdoa untuk dia, di rumah salah seorang jemaat, yakni Maria (Kisah Para Rasul 12: 5, 12).

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang doa gereja mula-mula, silakan baca: 7 Ciri Doa Gereja Mula-mula Yang Patut Diteladani

Gereja yang ideal dan alkitabiah adalah gereja yang tekun berdoa.

 

3. Gereja Dengan Pemimpin Yang Berotoritas

“Karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.” (Kisah Para Rasul 4: 34b-35)

Para pemimpin gereja mula-mula di Yerusalem adalah para rasul, yakni 12 murid pertama Tuhan Yesus, dengan Matias sebagai pengganti Yudas Iskariot.

Para pemimpin gereja mula-mula di Yerusalem adalah tim pemimpin yang kuat dan berwibawa.

Hal ini tampak misalnya ketika anggota jemaat menjual harta milik mereka dan meletakkan hasil penjualan tersebut di bawah kaki rasul-rasul untuk dibagi-bagikan di antara mereka yang kurang mampu.

Para pemimpin gereja mula-mula jelas adalah orang-orang yang berotoritas, sehingga jemaat tunduk dan taat pada otoritas mereka, termasuk dalam hal keuangan.

Gereja yang ideal dan alkitabiah adalah gereja yang memiliki pemimpin yang kuat, yang dihormati dan ditaati oleh jemaatnya.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!