10 Fakta Tentang Alkitab Yang Wajib Diketahui

Artikel ini berisi tentang 10 fakta tentang Alkitab yang wajib diketahui.

Seperti telah umum diketahui, Alkitab adalah Kitab Suci Agama Kristen atau gereja Kristen dari berbagai denominasi, seperti Katolik, Ortodoks, Anglikan, dan berbagai denominasi Protestan (Ekumenikal, Injili, Baptis, Metodis, Advent, Pentakosta, Karismatik, dll).

Kendati di kalangan Kristen sendiri terdapat sedikit perbedaan tentang kitab-kitab yang termasuk ke dalam Alkitab, namun pada umumnya terdapat persamaan tentang kitab-kitab yang menjadi bagian dari Kitab Suci yang disebut Alkitab.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Yesus Menurut Alkitab

Sebagai Kitab Suci dari agama terbesar di dunia, yakni agama Kristen/Katolik, maka sangatlah penting untuk membahas Alkitab. Dengan demikian kita semakin mengetahui lebih banyak tentang Alkitab itu sendiri.

Bagi orang Kristen tentu sangat penting untuk mengetahui lebih banyak tentang Kitab Sucinya, sehingga ia menjadi lebih kagum, lebih bangga dan lebih mencintai Alkitab itu sendiri.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Agama Kristen Yang Wajib Diketahui

Tetapi bukan hanya bagi orang Kristen saja, orang lain di luar agama Kristen juga sangat perlu untuk mengetahui fakta-fakta seputar Alkitab, sehingga mereka mempunyai pemahaman yang benar tentang Alkitab.

Dengan demikian dapat lebih menghormati Kitab Suci agama lain, sehingga tercipta toleransi dan saling menghargai di antara pemeluk agama.

Ada banyak fakta penting seputar Alkitab yang perlu kita ketahui.

Baca juga: 39 Kitab Perjanjian Lama Dan Penjelasannya

Artikel ini akan membahas 10 fakta tentang Alkitab yang wajib diketahui, baik bagi kita yang percaya kepada Alkitab, maupun bagi mereka yang tidak percaya kepadanya.

Apa sajakah fakta-fakta tentang Alkitab yang perlu kita ketahui?

Berikut pembahasannya.

 

1. Alkitab Adalah Firman Allah Yang Tanpa Kesalahan

Fakta tentang Alkitab yang pertama adalah, Alkitab merupakan firman Allah yang tak mungkin salah.

Alkitab adalah firman Allah sendiri, bukan perkataan manusia. Itulah sebabnya Alkitab sangat perlu untuk dipelajari.

Karena Alkitab adalah firman Allah, maka Alkitab itu tidak mengandung kesalahan. Sebab Allah menjaga firmanNya sedemikian sehingga tidak mungkin salah.

Selain itu, karena Alkitab adalah firman Allah, maka Alkitab tidak boleh diubah, ditambah, dan dikurangi.

Bahwa Alkitab adalah firman Allah sendiri, bukan berasal dari manusia, disebutkan berulang-ulang di Alkitab. Misalnya, dalam 2 Timotius 3:16 dan 2 Petrus 1:20-21.

 

2. Alkitab Adalah Tulisan Manusia, Ditulis Oleh Lebih Dari 40 Penulis

Fakta tentang Alkitab yang kedua adalah, Alkitab merupakan tulisan manusia.

Kendati Alkitab adalah tulisan Allah, yang berasal dari hati Allah sendiri, namun Alkitab itu ditulis oleh manusia biasa yang dipilihNya.

Alkitab tidak begitu saja turun dari surga dalam bentuk yang kita kenal sekarang. Alkitab berproses sedemikian selama 1500 tahun, hingga dia sampai di tangan kita secara lengkap.

Kitab pertama yang ditulis adalah Kitab Pentateukh (Kejadian-Ulangan), dan kitab terakhir adalah kitab Wahyu.

Alkitab itu ditulis oleh para penulis Alkitab yang diilhamiNya.

Ada sedikitnya 40 penulis Alkitab yang disebut namanya.

Ada kitab di Alkitab yang ditulis oleh beberapa penulis. Demikian juga, ada penulis Alkitab yang menulis beberapa kitab.

Misalnya, kitab Mazmur atau Amsal ditulis oleh banyak penulis, sedangkan rasul Paulus menulis banyak kitab, hampir separoh dari kitab-kitab Perjanjian Baru.

Para penulis ini memiliki beragam latar belakang profesi dan pendidikan, mulai dari gembala, nelayan, raja, nabi, imam, rasul, dll.

Para penulis yang berlatar belakang berbeda-beda ini tak pelak menghasilkan karya tulis yang berbeda pula, seperti gaya bahasa, istilah, penekanan, dll.

Allah tidak mengabaikan latar belakang mereka dalam menulis Alkitab. Sebab Allah tidak menjadikan mereka seperti robot.

Hanya saja, Allah mengilhami mereka sedemikian sehingga ketika menulis Alkitab, mereka tidak bisa salah.

Itulah sebabnya, kendati Alkitab ditulis oleh banyak orang dari berbagai latar belakang yang berbeda, dan dalam kurun waktu yang berbeda, namun tulisan mereka tidaklah bertentangan satu sama lain, melainkan saling terkait.

 

3. Yesus Adalah Pusat Pemberitaan Alkitab

Fakta tentang Alkitab yang ketiga adalah, pusat pemberitaan semua kitab-kitab di Alkitab adalah Yesus.

Tentu hal ini tidak berarti bahwa setiap kitab tersebut menyebut tentang Yesus di kitab yang mereka tulis, atau bahwa semua tulisan tersebut secara langsung merujuk kepada Yesus.

Tetapi maksudnya adalah bahwa semua isi kitab-kitab dari Alkitab tersebut punya makna yang terkait dengan pribadi dan karya Yesus.

Kitab-kitab Perjanjian Lama “memandang ke depan”, kepada Kristus yang akan tersalib, mati dan bangkit.

Sedangkan kitab-kitab Perjanjian Baru “memandang ke belakang”, kepada Kristus yang telah tersalib, mati, dan bangkit.

 

4. Alkitab Mencatat Awal Dan Akhir Sejarah Dunia

Fakta tentang Alkitab yang keempat adalah, Alkitab mencatat awal dan akhir dunia.

Inilah salah satu hal yang mengagumkan dari Alkitab.

Manusia selama berabad-abad telah banyak bertanya dari mana asal-usul dunia ini, bagaimana dunia ini bisa terjadi, apakah terjadi dengan sendirinya ataukah ada yang menciptakannya? Jika ada, siapa yang menciptakannya?

Lalu, apakah dunia ini akan tetap ada ataukah akan berakhir suatu saat nanti? Jika dunia ini akan berakhir, kapan dan bagaimana itu akan terjadi?

Kemudian, apakah akan ada kebangkitan dari kematian? Apakah ada hidup sesudah kematian? Apakah ada penghakiman atas perbuatan manusia selama di dunia?

Para filsuf (ahli filsafat) telah lama mempertanyakan hal-hal tersebut.

Tetapi Alkitab sebenarnya sudah mencatat awal dan akhir dunia ini, juga awal dan akhir hidup manusia di dunia, kita hanya perlu membacanya sehingga kita bisa memahaminya.

Kitab pertama di Alkitab, yakni Kitab Kejadian, memberitahu kita tentang bagaimana dunia ini terjadi, siapa yang menciptakannya, dan mengapa dia akhirnya menjadi rusak.

Juga mencatat asal usul manusia, dan mengapa mereka jatuh ke dalam dosa.

Sedangkan Kitab Wahyu, kitab terakhir dalam Alkitab, memberitahu kita tentang akhir sejarah, kekalahan iblis, dosa, dan kejahatan, hidup kekal dan penghukuman kekal. (Baca: 10 Peristiwa Terpenting Yang Akan Terjadi Pada Akhir Zaman)

Tentu saja Alkitab tidak menjelaskan semua hal tersebut dengan sangat rinci, masih ada hal-hal lain yang kita belum ketahui. Masih banyak misteri di dunia ini.

Tetapi segala hal yang perlu kita ketahui tentang Tuhan, awal dan akhir dunia, serta awal dan akhir hidup manusia, telah diungkapakan di Alkitab.

 

5. Alkitab Terpelihara Dengan Baik Hingga Sekarang, Tidak Pernah Diubah Dan Berubah

Fakta tentang Alkitab yang kelima adalah, Alkitab itu terpelihara hingga sekarang.

Alkitab sejak ditulis hingga saat ini terpelihara dengan baik. Dia tidak rusak, hancur atau robek hingga menyebabkan manusia tidak mengerti lagi maksud Tuhan yang tertulis dalam Alkitab tersebut.

Memang, naskah asli Alkitab kini tidak ada lagi, namun salinan-salinannya, yang disebut manuscript, masih ada hingga kini, dan jumlahnya sangat banyak, ada ribuan banyaknya.

Naskah-naskah Alkitab penting yang “terbaru” ditemukan adalah yang berada di dekat Laut Mati, Israel, yang dikenal sebagai Gulungan Laut Mati (Inggris: The Dead Sea Scrolls).

Manuscript-manuscript tersebut kini tersimpan dengan baik di berbagai museum terkemuka dunia, seperti di Israel, Italia, dan Inggris.

Manuscript-manuscript Alkitab ini menunjukkan bahwa Alkitab sebagai firman Allah tetap terpelihara hingga kini.

Tuhan berkuasa untuk menjaga firmanNya tetap ada agar bisa dibaca manusia turun-temurun.

Alkitab yang adalah Firman Tuhan tidak pernah diubah dan berubah. Alkitab yang kita punya sekarang masih sama dengan Alkitab yang pertama kali ditulis, yakni naskah aslinya.

Sekalipun ada terdapat perbedaan antara satu naskah Alkitab dengan naskah Alkitab lainnya, itu hanyalah sedikit, dan hanya menyangkut hal-hal yang tidak esensial, bukan menyangkut ajaran-ajaran utama Alkitab.

7 komentar untuk “10 Fakta Tentang Alkitab Yang Wajib Diketahui”

  1. Yahya Naguara

    Luar biasa, ini memang sangat bermanfaat dan kita sebagai orang Kristen harus tahu.

  2. Perjanjian Lama adalah Tauratnya Yahudi. Sedangkan orang2 Yahudi sendiri tidak mempercayai Yesus.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: