Loading...
Loading...

10 Fakta Tentang Antikris Menurut Alkitab

satan-the-devil1

Tokoh antikris di Alkitab cukup sering disebut-sebut.

Sebagian besar orang Kristen pasti sudah pernah mendengar istilah antikris. Para pendeta sering berkhotbah tentang antikris. Juga, ada cukup banyak buku yang ditulis tentang topik antikris ini, bahkan juga filmnya ada banyak, walau tidak selalu sesuai dengan apa yang ditulis di Alkitab.

Pada umumnya orang Kristen memahami antikris sebagai tokoh yang sangat jahat yang akan menentang orang percaya. Dan diyakini antikris itu akan muncul pada akhir zaman.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Iblis Menurut Pandangan Kristen

Kedua fakta ini tidaklah salah, tetapi ada banyak lagi fakta seputar antikris yang dicatat di Alkitab dan perlu kita ketahui.

Artikel kali ini akan membahas tentang antikris dengan lebih lengkap.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Malaikat Menurut Pandangan Kristen

Di sini akan ditampilkan 10 fakta penting seputar antikris sebagaimana yang dicatat di Alkitab. Dengan demikian hal-hal ini diharapkan akan melengkapi pemahaman kita akan antikris.

Berikut kesepuluh fakta penting seputar antikris tersebut.

 

1. Antikristus (Antikris) Disebut Hanya Dalam 4 Ayat Alkitab

Istilah antikristus atau biasa disingkat antikris berasal dari bahasa Yunani: antichristos. Kata ini terdiri dari dua kata, anti yang berarti lawan, dan Christos yang artinya Kristus. Jadi secara sederhana antichristos atau antikristus artinya adalah lawan Kristus. Dengan kata lain, dia adalah musuh besar Kristus atau Tuhan Yesus yang berlawanan denganNya dalam hal sifat dasar dan ajaran.

Antichristos hanya disebut dalam 4 ayat di Alkitab dan semuanya terdapat dalam Surat-surat Rasul Yohanes. Keempat ayat tersebut adalah 1 Yohanes 2:18; 1 Yohanes 2:22; 1 Yohanes 4:3; dan 2 Yohanes 1:7.

Mungkin hal ini agak mengherankan bagi kita, sebab antikris ini merupakan tokoh jahat yang sangat populer bagi orang Kristen, tetapi ternyata istilah antikris sangat jarang ditemukan di Alkitab.

Istilah antikris tidak muncul di sebagian besar kitab-kitab Perjanjian Baru selain dalam surat-surat Yohanes. (di kitab-kitab Perjanjian Lama sudah pasti tidak muncul, karena istilah antikris adalah bahasa Yunani, Bahasa Yunani tidak ada di Perjanjian Lama).

Hal yang lebih mengherankan lagi adalah bahwa istilah antikris juga tidak muncul satu kali pun dalam kitab Wahyu, yang merupakan satu-satunya kitab “apokaliptik” (yang mengungkap akhir zaman) di Perjanjian Baru. Juga tidak dalam kitab-kitab Injil  yang juga banyak memuat khotbah Tuhan Yesus tentang akhir zaman. Padahal telah lama diyakini bahwa antikris adalah tokoh yang muncul pada akhir zaman.

 

2. Antikris Mempunyai Banyak Nama/Gelar

Namun demikian, meski istilah antikris hanya disebut dalam surat-surat Yohanes, tetapi bukan berarti tokoh antikris tidak disebut dalam kitab-kitab lain di Alkitab, baik dalam Perjanjian Baru maupun dalam Perjanjian Lama. Antikris muncul di banyak kitab di Alkitab, hanya saja dia disebut dengan istilah-istilah yang berbeda.

Sebagai contoh, antikris telah diidentifikasi dengan tokoh-tokoh jahat lainnya di Alkitab, antara lain: kekejian yang membinasakan (Daniel 11:31), pembinasa keji (Matius 24:15), manusia durhaka (2 Tesalonika 2:3), serta binatang (Wahyu 13:5).

Jadi kendati mempunyai nama atau gelar yang berbeda-beda, nama-nama atau gelar-gelar tersebut mengacu pada tokoh yang sama, yakni antikris. Penyamaan tokoh-tokoh di atas dengan pribadi antikris yang terdapat dalam surat-surat Yohanes tentu bukan secara serampangan. Tetapi melalui persamaan-persamaan ciri dan sifat yang dimiliki, yang membuat kita harus menyamakannya dengan tokoh antikris.

Sejauh yang kita ketahui, tokoh antikris di Alkitab pertama kali disebut secara terang dalam kitab Daniel, yang mana dipakai istilah “kekejian yang membinasakan” atau sejenisnya. Dalam khotbah akhir zaman, Tuhan Yesus mengingatkan murid-muridNya tentang kedatangan si “pembinasa keji”, yang jelas mengacu pada nubuat nabi Daniel.

 

3. Tokoh Antikris Hanya Satu, Tetapi Penjelmaannya Banyak

Antikris itu sebenarnya hanya satu. Tetapi pengikutnya, yang menyerupai dia dalam hal sifat dan ajarannya, ada banyak.

Hal ini dapat kita lihat dari tulisan Rasul Yohanes. Sebab ia berkata bahwa sudah banyak antikris yang muncul dan pergi ke seluruh dunia (2 Yohanes 1:7). Di sini ada dua hal yang ditekankan: antikris itu banyak, dan mereka sudah muncul sekarang, bukan nanti.

Maksudnya adalah, sebenarnya tokoh antikris yang sesungguhnya hanya ada satu, dan dia baru datang pada akhir zaman (bukan pada zaman rasul Yohanes dua ribu tahun yang lalu). Namun demikian, sekarang juga (bahkan pada zaman rasul Yohanes) sebelum akhir zaman tiba, sudah banyak para pengikut antikris yang muncul, yang juga dapat disebut sebagai antikris.

Jadi tidaklah salah jika ada yang melihat penjelmaan antikris pada tokoh-tokoh jahat yang muncul dalam sejarah, seperti Adolf Hitler misalnya. Namun tentu Hitler bukanlah tokoh antikris yang dinubuatkan akan datang pada akhir zaman, Hitler hanya pengikutnya saja (kalau kita menganggapnya sebagai antikris).

Loading...
12 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!