Loading...

10 Fakta Tentang Iblis Menurut Pandangan Kristen

Loading...

A man dressed as a devil performs during a Krampus show in the southern Bohemian town of Kaplice December 13, 2014. Each year people in traditional costumes and masks parade through the streets to perform an old ritual to disperse the ghosts of winter. REUTERS/David W Cerny (CZECH REPUBLIC - Tags: SOCIETY RELIGION) - RTR4HWIL

Artikel ini berisi tentang iblis menurut pandangan Kristen seperti yang dicatat di Alkitab.

Dalam setiap agama dan kepercayaan, umumnya terdapat ajaran tentang kejahatan, atau yang dipersonifikasikan sebagai oknum jahat, atau yang biasa disebut iblis. Demikianlah dengan ajaran Kristen, ajaran tentang iblis menurut pandangan Kristen merupakan ajaran yang sangat penting.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Malaikat Menurut Pandangan Kristen

Iblis menurut pandangan Kristen merupakan musuh kekal Tuhan dan orang percaya. Dia diyakini aktif untuk melawan Tuhan, menggagalkan rencana-rencanaNya yang baik, menimbulkan penderitaan bagi hidup manusia, serta menggoda orang percaya untuk jatuh ke dalam dosa dan memberontak kepada Tuhan.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Neraka Menurut Pandangan Kristen

Artikel ini akan mencoba memberikan penjelasan yang lebih lengkap tentang iblis menurut pandangan Kristen, sebagaimana yang diajarkan dalam Alkitab.

 

1. Arti Utama Nama Iblis Adalah “Lawan”

Dalam bahasa Ibrani, bahasa asli Alkitab Perjanjian Lama, iblis disebut satan. Arti nama tersebut adalah lawan atau musuh (Bilangan 22:22). Hal ini menunjukkan sifat dasar atau pekerjaan yang dilakukan oleh iblis. Dalam bahasa Yunani, bahasa asli Perjanjian Baru, iblis disebut satanas atau diabolos.

Sebagaimana manusia memiliki nama yang menunjukkan sifat orang tersebut atau harapan akan sifat tertentu yang terkandung dalam namanya, demikian juga iblis punya nama yang menunjukkan sifat dan pekerjaannya.

Dengan memakai nama “lawan” berarti iblis bekerja sebagai lawan atau musuh bagi Allah dan manusia. Ia adalah musuh segala kebaikan dan kemanusiaan.

 

2. Iblis Adalah Makhluk Roh

Iblis bukanlah makhluk biasa seperti halnya manusia, yang bisa dilihat secara kasat mata, sekalipun manusia sering menggambarkannya dengan tubuh dan wajah manusia atau binatang yang paling buruk. Iblis adalah makhluk roh seperti halnya Tuhan atau malaikat. Tentu dia bisa menampakkan diri dalam berbagai bentuk yang dapat dilihat oleh manusia.

Sebagai contoh adalah ketika iblis datang kepada Hawa dalam bentuk ular (lihat poin 3 di bawah), sehingga ular menjadi salah satu gelar untuk iblis (lihat poin 4 di bawah). Namun demikian, pada dasarnya iblis adalah makhluk roh.

 

3. Kemunculan Iblis Pertama Kali Di Alkitab Adalah Di Taman Eden

Iblis pertama kali muncul di Alkitab ketika dia menampakkan diri kepada Hawa dan menggodanya untuk berbuat dosa. Ia datang dalam bentuk ular kepada Hawa.

Iblis memelintir firman Tuhan yang disampaikanNya kepada Adam dan Hawa, yakni bahwa mereka tidak boleh memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, yang terdapat di tengah-tengah Taman Eden. Sebab jika mereka memakannya, maka mereka akan mati.

Iblis mengatakan kepada Hawa bahwa ketika mereka memakan buah pohon yang dilarang oleh Tuhan tersebut, mereka tidak akan mati, tetapi mereka akan menjadi sama seperti Tuhan, tahu yang baik dan yang jahat.

Hawa tertarik dengan godaan iblis itu dan melupakan larangan Tuhan. Ia memakan buah pohon tersebut dan memberikannya kepada Adam, suaminya. Tetapi mereka tidak menjadi sama dengan Tuhan seperti yang dikatakan oleh iblis, malahan semakin sadar akan keberadaan mereka yang berdosa dan dalamnya “jurang perbedaan” antara mereka dengan Tuhan (Kejadian 3:1-8).

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!