Kremasi menurut Kristen adalah pandangan Kristen tentang pembakaran mayat atau proses pengabuan jenazah, berdasarkan Alkitab.

Maka Kremasi menurut Kristen menjadi begitu penting untuk kita ketahui sehingga kita sebagai orang percaya bisa mengambil sikap yang benar dan tepat tentang pembakaran mayat atau proses pengabuan jenazah.

Baca juga: 10 Fakta tentang makanan halal dan haram menurut Alkitab

Kremasi menurut Kristen merupakan pandangan Kristen yang timbul dari hasil pemahaman/penafsiran terhadap Alkitab, sekalipun gereja-gereja Kristen punya pandangan yang berbeda tentang hal ini.

Seperti kita tahu, kremasi atau pembakaran mayat, ataupun proses pengabuan jenazah, bukan lagi hal yang asing bagi kita saat ini. Sebab merupakan pemandangan sehari-hari, terutama lewat pemberitaan media.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab

Kremasi atau pembakaran mayat merupakan tradisi dalam budaya dan agama tertentu. Dan banyak orang Kristen yang mempraktekkannya, terutama dari latar belakang budaya yang mempraktekkan kremasi.

Di kalangan Kristen sendiri isu kremasi masih menjadi sebuah pro-kontra.

Sebagian orang Kristen menolak praktek Kremasi atau pembakaran mayat dengan alasan tidak sesuai dengan prinsip Alkitab, namun sebagian Kristen menerimanya dengan alasan bahwa Alkitab tidak melarangnya.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sunat Menurut Kristen

Lalu, bagaimanakah sebenarnya pandangan Alkitab terhadap Kremasi?

Bagaimanakah seharusnya pandangan Kristen terhadap Kremasi?

Apakah ada ayat-ayat Alkitab yang secara tegas  melarang Kremasi?

Berikut penjelasannya.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

1. Kremasi mayat dipraktekkan oleh banyak bangsa pada zaman Alkitab

Kremasi mayat dipraktekkan oleh banyak bangsa pada zaman Alkitab, khususnya di Perjanjian Lama.

Kremasi mayat tersebut dipraktekkan oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Tuhan.

 

2. Kremasi mayat bukanlah kebiasaan umat Tuhan pada zaman Alkitab

Meskipun Alkitab mencatat sejumlah kasus kremasi di Alkitab, khususnya di Perjanjian Lama, namun hal itu bukanlah suatu kebiasaan yang terjadi di antara orang yang percaya.

Karena itu praktek kremasi bukanlah untuk diteladani oleh kita, umat Tuhan masa kini.

Faktanya praktek kremasi tidak umum terjadi di antara orang Israel sebagai umat Tuhan.

 

3. Penguburan mayat adalah cara yang umum di antara umat Tuhan pada zaman Alkitab

Penguburan orang mati adalah cara yang paling umum di antara umat Tuhan
pada zaman Perjanjian Lama.

Orang-orang Israel dan para bapa leluhur mereka menguburkan orang mati mereka di tanah, umumnya adalah di dalam gua, seperti penguburan Sara dan Ishak (Kejadian 23:19; 35:29).

 

4. Kremasi mayat pernah dilakukan orang Israel pada zaman Alkitab terhadap orang jahat

Meski kremasi mayat bukan tradisi orang Israel sebagai umat Tuhan, namun hal ini juga pernah dilakukan mereka terhadap orang jahat.

Misalnya dalam kasus Akhan yang mencuri barang-barang yang harus dimusnahkan pada saat jatuhnya kota Yerikho (Yosua 7:25).

Sementara dalam kasus kremasi lain, terjadi sebagai bentuk penghinaan dan penolakan terhadap praktek penyembahan berhala, seperti yang dilakukan oleh Yosia, raja Yehuda yang saleh (2 Raja-Raja 23:16-20).

 

5. Kremasi mayat juga pernah dilakukan oleh umat Tuhan

pada zaman Perjanjian Lama,  ketika mayat sudah tidak utuh

Kremasi mayat juga pernah dilakukan oleh umat Tuhan pada zaman Perjanjian Lama ketika mayat sudah tidak utuh.

Hal itu terjadi pada jenazah Saul dan anaknya, Yonatan, yang tewas dibunuh oleh orang Filistin dalam sebuah pertempuran (1 Samuel 31:12).

Saat itu kepala Saul telah dipancung, dan orang Israel membawa mayatnya dan mayat anaknya lalu dibakar.

Mungkin hal ini terjadi agar orang Filistin tidak mengambil mayat tersebut lagi atau membuangnya sehingga membuat orang Israel semakin terhina.

 

This Post Has 2 Comments

  1. Sedekah

    Biarkanlah orang mati menguburkan orang-orang mati mereka!

  2. Rubrik Kristen

    Itu konteksnya beda, firman itu untuk orang2 yang tidak percaya, yang tidak mengerti tentang Kerajaan Allah. Artikel ini untuk orang Kristen.

Tinggalkan Balasan