6. Secara tersirat penguburan adalah cara yang Tuhan kehendaki, karena ada kebangkitan orang mati

Alkitab berkata bahwa akan ada kebangkitan orang mati pada akhir zaman, baik orang yang percaya maupun orang yang tidak percaya.

Kebangkitan tersebut mencakup kebangkitan tubuh, kebangkitan manusia seutuhnya (1 Korintus 15:35-58).

Karena itu, implikasinya, manusia diharapkan dikubur setelah mati, meskipun Tuhan mampu membangkitkan manusia yang mayatnya telah dikremasi.

 

7. Penguburan lebih sesuai dengan prinsip Alkitab tentang kehidupan dan kematian

Alkitab berkata manusia berasal dari tanah dan akan kembali ke dalam tanah (Kejadian 3:19).

Hal ini berarti bahwa adalah kodrat manusia jika ia dikubur di tanah jika ia sudah meninggal.

Sebab memang pada dasarnya manusia itu berasal dari tanah dan ke tanah pula ia akan kembali, sebelum akhirnya kelak dibangkitkan pada akhir zaman.

 

8. Di mata Tuhan, orang mati adalah seperti hidup, sehingga harus dihormati dan dikasihi layaknya orang hidup

Di mata Tuhan, orang mati adalah seperti layaknya orang yang hidup, sehingga harus dihormati dan dikasihi layaknya orang yang hidup.

Di mata Tuhan, Abraham, Ishak, dan Yakub adalah hidup (Mat 22:31-32), demikianlah dengan semua orang yang telah meninggal, khususnya orang percaya.

Karena itulah umat Tuhan di Alkitab memperlakukan orang mati dengan hormat dan penuh kasih, yakni mendandani dan menguburkan secara layak.

Kremasi adalah tindakan penghancuran tubuh manusia, sekalipun manusia itu sudah meninggal. Dan hal ini tidak sesuai dengan cara penghormatan yang layak bagi orang yang kita kasihi.

 

9. Perjanjian Baru memberi teladan penguburan bagi orang Kristen

Alkitab Perjanjian Baru adalah teladan dan pedoman bagi semua orang percaya di segala zaman dan tempat, termasuk dalam hal memperlakukan orang yang sudah meninggal.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Dan seperti dapat kita baca di Alkitab, orang mati mereka perlakukan dengan penuh hormat dan kasih, merempah-rempahi sesuai tradisi Yahudi, serta menguburkan secara layak.

Hal ini dapat kita lihat ketika mereka menguburkan Tuhan Yesus (Matius 27:57-61) dan Stefanus (Kisah Para Rasul 8:2), martir pertama Kristen.

Demikianlah seharusnya kita memperlakukan orang percaya yang meninggal, menguburkannya secara layak, bukan menghancurkan tubuhnya melalui proses kremasi.

 

10. Kremasi dibolehkan dalam situasi urgent, dalam situasi normal sebaiknya tidak

Meski pada dasarnya Alkitab menganjurkan kita untuk menguburkan mayat, namun pada keadaan tertentu, dalam situasi yang urgent atau darurat, orang Kristen boleh saja mengkremasi jenazah.

Misalnya ketika seseorang meninggal di dalam kapal di tengah lautan, di mana posisinya masih jauh dari tanah/daratan untuk tempat penguburan, sementara mayat akan menimbulkan bau busuk dan penyakit, maka cara kremasi mayat boleh saja dilakukan.

Tetapi dalam keadaan normal di mana masih tersedia lahan dan waktu untuk penguburan, maka menguburkan mayat adalah pilihan terbaik yang harus diambil.

 

Itulah 10 fakta tentang kremasi mayat menurut Kristen dan menurut Alkitab.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

This Post Has 2 Comments

  1. Sedekah

    Biarkanlah orang mati menguburkan orang-orang mati mereka!

  2. Rubrik Kristen

    Itu konteksnya beda, firman itu untuk orang2 yang tidak percaya, yang tidak mengerti tentang Kerajaan Allah. Artikel ini untuk orang Kristen.

Tinggalkan Balasan