Loading...
Loading...

10 Fakta Tentang Neraka Menurut Pandangan Kristen

 

4. Konsep Neraka Yang Paling Jelas Ada Di Perjanjian Baru

Fakta keempat tentang neraka menurut pandangan Kristen adalah bahwa konsep neraka yang paling jelas baru ada di Perjanjian Baru.

Konsep orang Yahudi di Perjanjian Lama dan di zaman intertestamental tentang hukuman kekal di neraka semakin jelas lagi pada zaman Perjanjian Baru. Tuhan Yesus dan para rasulNya sering kali berbicara tentang neraka sebagai hukuman kekal bagi orang berdosa.

Kata Ibrani Ge Hinnom ditransliterasi ke dalam bahasa Yunani menjadi Geenna atau gehenna. Dan istilah Gehenna di Perjanjian Baru dipahami sebagai Neraka  atau tempat hukuman kekal bagi orang yang tidak percaya atau orang berdosa.

Tafsiran para rabi Yahudi dalam Targum atas Yesaya 66:24, seperti telah disebut di atas, ternyata sesuai dengan konsep Perjanjian Baru. Dengan jelas ayat tersebut dikutip oleh Tuhan Yesus sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa ayat tersebut memang berbicara tentang neraka.

“Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka, di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.” (Markus 9:47-48).

Kata “neraka” (gehenna) dalam ayat di atas berasal dari kata Ge Hinnom atau Lembah Hinom, tetapi dengan makna penghukuman kekal.

 

5. Neraka Adalah Hukuman Yang Paling Menyakitkan

Fakta kelima tentang neraka menurut pandangan Kristen adalah bahwa neraka merupakan hukuman yang paling menyakitkan.

Di Perjanjian Baru istilah-istilah yang dipakai untuk neraka ada bermacam-macam. Misalnya dapur api, tempat ratapan dan kertakan gigi, menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan, api yang tak terpadamkan, lautan api dan belerang, dan sebagainya.

“Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.” (Matius 13:42).

“Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan.” (Markus 9:43).

 “Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya.” (2 Tesalonika 1:9)

“Dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.” (Wahyu 20:10)

Hal ini semua menggambarkan betapa neraka sangat menyakitkan dan menyengsarakan. Neraka adalah hukuman yang paling berat dari segala hukuman yang pernah dijalani manusia di bumi. Bukan saja karena intensitasnya tetapi juga karena lamanya hukuman tersebut, yakni selama-lamanya atau kekal.

Jadi beratnya hukuman itu tidak terbatas dan lamanya pun tidak terbatas juga. Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkannya dengan sangat tepat.

 

6. Neraka Sebenarnya Diciptakan Untuk Iblis

Fakta keenam tentang neraka menurut pandangan Kristen adalah bahwa neraka sebenarnya diciptakan untuk iblis.

Alkitab mengatakan bahwa neraka pada dasarnya tersedia bagi iblis dan malaikat-malaikatnya. Malaikat-malaikat iblis adalah para pengikutnya, yakni setan-setan ataupun roh-roh jahat.  Jadi penciptaan neraka sebenarnya bukan ditujukan bagi manusia, tetapi demi iblis dan pengikut-pengikutnya.

Tuhan Yesus sendiri yang mengatakan hal tersebut.

“Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.” (Matius 25:41)

Iblis adalah musuh utama Allah dan umatNya. Dialah yang membuat manusia pertama, Adam dan Hawa, jatuh ke dalam dosa. Dialah di balik segala kerusakan dan kekacauan yang ada di dunia ini. Dialah juga yang selalu menggoda manusia untuk memberontak kepada Allah dan berbuat dosa.

Dengan segala “karya” iblis tersebut, maka sangat layak bila ia dan para pengikutnya diganjar dengan hukuman kekal di neraka.

 

7. Neraka Juga Tersedia Bagi Orang Yang Tidak Percaya Tuhan Yesus

Fakta ketujuh tentang neraka menurut pandangan Kristen adalah bahwa neraka juga tersedia bagi orang yang tidak percaya Tuhan Yesus.

Namun, sekalipun neraka awalnya diciptakan untuk iblis dan para pengikutnya, manusia juga akan masuk ke sana. Mereka yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus dan hidup di dalam dosa (yang tidak tertulis namanya dalam kitab kehidupan), akan ambil bagian di dalam neraka tersebut.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!