10 Fakta Tentang Perceraian Menurut Alkitab

 

Artikel ini membahas fakta-fakta tentang perceraian menurut Alkitab, yang menjadi dasar bagi pandangan Kristen.

Ada 10 fakta tentang perceraian menurut Alkitab dan pandangan Kristen yang perlu kita ketahui.

Dewasa ini perceraian dalam pernikahan sudah banyak terjadi.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Bercerai

Bukan hanya di antara orang yang tidak percaya/non-Kristen, tetapi juga di antara orang Kristen itu sendiri.

Alkitab juga mencatat banyak kasus perceraian atau orang-orang yang bercerai.

Umumnya orang Kristen memandang perceraian tidak dibolehkan oleh Alkitab, sekalipun dalam prakteknya banyak orang Kristen yang bercerai.

Namun dalam sejumlah denominasi gereja Kristen, perceraian diizinkan dengan alasan tertentu/khusus.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab

Terlepas dari hal tersebut, masalah perceraian masih menimbulkan banyak pertanyaan bagi banyak orang, baik orang Kristen maupun non-Kristen.

Apakah Alkitab mengizinkan perceraian dengan alasan tertentu?

Bolehkah orang Kristen bercerai dengan satu alasan tertentu?

Apakah Tuhan mengizinkan umatNya pada zaman Alkitab bercerai?

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sunat Menurut Pandangan Kristen

Jika tidak, mengapa Ia membiarkan umatNya bercerai?

Dan bagaimanakah pandangan Alkitab Perjanjian Baru tentang perceraian?

Bagaimana pandangan Tuhan Yesus tentang perceraian?

Dan bagaimana pula pandangan rasulNya, Paulus, tentang perceraian?

Baca juga: 10 Fakta Tentang Makanan Halal Dan Haram Menurut Alkitab

Dan bagaimanakah seharusnya pandangan Kristen tentang perceraian?

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Artikel ini akan membahas fakta-fakta penting seputar perceraian menurut Alkitab dan pandangan Kristen.

Berikut pembahasannya.

 

1. Rancangan Awal Tuhan Adalah Pernikahan Seumur Hidup, Tanpa Perceraian

Fakta tentang perceraian menurut Alkitab, yang pertama adalah: Rancangan awal Tuhan bagi manusia bukanlah perceraian, tetapi pernikahan seumur hidup.

Hal itu nyata ketika Allah memberkati manusia pertama, Adam dan istrinya  (Hawa).

Mereka menjadi satu daging dan apa yang dipersatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia (Kejadian 2:21-25; Markus 10:6-9).

 

2. Sejak Manusia Jatuh Ke Dalam Dosa, Perceraian Banyak Terjadi

Fakta tentang perceraian menurut Alkitab, yang kedua adalah: manusia setelah kejatuhan Adam ke dalam dosa banyak yang bercerai.

Kendati rancangan awal manusia bagi pernikahan adalah seumur hidup, bukan perceraian, namun manusia setelah kejatuhan Adam ke dalam dosa banyak yang bercerai.

Sebagai contoh adalah raja Daud yang bercerai dengan Mikhal, istrinya.

Juga perceraian Mikhal dengan suaminya ketika Daud memperistri kembali Mikhal (2 Samuel 3:12-16).

3. Tuhan Membiarkan Perceraian Terjadi, Tetapi Memberi Sejumlah Aturan 

Fakta tentang perceraian menurut Alkitab, yang ketiga adalah: Tuhan memberi aturan atau rambu-rambu dalam bercerai.

Sekalipun Tuhan tidak menghendaki umatNya bercerai, namun Ia memberi sejumlah aturan atau rambu-rambu dalam bercerai.

Maksudnya adalah agar praktek perceraian tersebut tidak merugikan pihak perempuan.

Aturan tersebut adalah bahwa pihak laki-laki yang akan menceraikan istrinya harus membuat surat cerai dan memberikannya kepada istrinya. (Ulangan 24:1-4; Matius 19:7).

 

4. Tuhan Mengizinkan Perceraian Hanya Jika Ada Perzinahan 

Fakta tentang perceraian menurut Alkitab, yang keempat adalah: Tuhan mengizinkan perceraian jika ada perzinahan.

Perceraian terjadi hanya jika di pihak si istri ditemukan hal yang tidak senonoh.

Hal yang tidak senonoh ini umumnya dipahami sebagai perzinahan. (Ulangan 24:1-4).

 

5. Tuhan Juga Mengizinkan Perceraian Jika UmatNya Menikahi Orang Yang Tidak Percaya

Fakta tentang perceraian menurut Alkitab, yang kelima adalah: Tuhan juga mengizinkan umatNya bercerai jika mereka menikahi orang yang tidak seiman.

Contohnya adalah orang-orang Yahudi pada zaman Ezra (Ezra 10).

 

(Visited 70 times, 1 visits today)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!