Loading...

10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab

Loading...

Artikel ini membahas seputar fakta-fakta tentang poligami menurut Alkitab dan pandangan Kristen.

Dewasa ini praktek poligami umumnya dipandang sebagai sesuatu yang tidak ideal, ketinggalan zaman, dan kurang menghargai perempuan.

Namun Alkitab mencatat banyak kasus poligami atau orang-orang yang mempunyai lebih dari satu istri pada saat yang bersamaan.

Ada yang mempunyai dua istri, tiga istri, lima istri, belasan istri, puluhan istri, bahkan seribu istri!

Istri-istri tersebut ada yang menjadi istri yang sah, yang setara kedudukannya dengan istri pertama.

Tetapi ada juga istri-istri, yang kedua dan seterusnya, yang kedudukannya lebih rendah daripada istri yang sah. Inilah yang disebut sebagai gundik.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Makanan Halal Dan Haram Menurut Alkitab

Hal ini telah sering menimbulkan pertanyaan: Apakah Tuhan menghendaki umatNya untuk berpoligami?

Jika tidak, mengapa Ia membiarkan umatNya berpoligami?

Dan bagaimanakah pandangan Alkitab Perjanjian Baru tentang poligami?

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sunat Menurut Pandangan Kristen

Bagaimana pandangan Tuhan Yesus tentang poligami?

Dan bagaimana pula pandangan para rasulNya tentang poligami?

Apakah ada tokoh Alkitab di Perjanjian Baru yang berpoligami?

Bagaimanakah seharusnya pandangan Kristen/Katolik tentang poligami?

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sabat Menurut Alkitab

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Artikel ini akan membahas fakta-fakta penting seputar poligami menurut Alkitab dan pandangan Kristen.

Lalu, apa sajakah fakta-fakta penting tentang poligami menurut Alkitab dan menurut pandangan Kristen?

Berikut pembahasannya.

 

1. Rancangan Awal Tuhan Bagi Manusia Adalah Monogami, Bukan Poligami

Rancangan awal Tuhan bagi manusia bukanlah poligami atau banyak istri, tetapi monogami atau satu istri.

Hal itu nyata dari penciptaan seorang perempuan (Hawa) bagi Adam, manusia pertama yang Tuhan ciptakan (Kejadian 2).

Tuhan tidak menciptakan dua, tiga, atau banyak perempuan bagi Adam, melainkan hanya satu perempuan, yakni Hawa.

Hal ini menunjukkan bahwa pernikahan manusia yang ideal, yang sesuai dengan rancangan Tuhan, adalah monogami, bukan poligami.

 

2. Sejak Manusia Jatuh Ke Dalam Dosa, Poligami Banyak Dipraktekkan

Kendati rancangan awal manusia bagi pernikahan adalah monogami, bukan poligami, manusia setelah Adam banyak yang mempraktekkan poligami.

Dan Lamekh adalah manusia pertama di bumi yang berpoligami, seperti yang dicatat di Alkitab (Kejadian 4:19).

Sejak Lamekh,  makin banyak lagi tokoh Alkitab  yang berpoligami (Baca: 25 Tokoh Alkitab Yang Berpoligami).

Misalnya anak-anak Allah yang dicatat dalam Kejadian 6:2, dan anak-anak Rehabeam, raja Yehuda, yang dicatat dalam 2 Tawarikh 11:23.

Dalam masa-masa setelah itu, poligami sudah dipandang sesuatu hal yang umum, terutama di wilayah Israel dan sekitarnya (Timur Tengah), tempat di mana sebagian besar peristiwa Alkitab terjadi.

Poligami umumnya terdapat di antara orang kaya ataupun para pemimpin, baik para pemimpin suku/puak, maupun para raja, baik yang percaya kepada Tuhan maupun yang tidak percaya kepadaNya.

 

3. Tuhan Tidak Melarang UmatNya Berpoligami

Ternyata Tuhan tidak melarang poligami terjadi, bahkan umat pilihanNya pun, bangsa Israel, tidak dilarangnya berpoligami.

Tidak ada ayat Alkitab tentang larangan berpoligami yang ditujukan kepada umat Israel secara umum, kecuali larangan poligami bagi para raja Israel (lihat poin 5 di bawah).

Mungkin hal ini agak mengejutkan, mengingat monogami adalah rancangan awal Tuhan bagi manusia.

Apalagi praktek poligami biasanya dinilai  merugikan bagi kaum perempuan.

Tampaknya, sejak manusia jatuh ke dalam dosa, Tuhan mengizinkan pelanggaran terjadi, yakni poligami, sekalipun hal itu tidak disukaiNya.

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!