Categories: TEOLOGI

10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab

 

6. Poligami Menimbulkan Banyak Masalah

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang keenam adalah: Poligami Menimbulkan Banyak Masalah.

Tuhan pada dasarnya memang mengizinkan poligami terjadi, namun tidak berarti poligami pilihan yang baik dalam berkeluarga.

Ada banyak masalah yang timbul akibat mempraktekkan poligami.

Salah satunya adalah timbulnya saling cemburu dan persaingan di antara istri-istri.

Sebagai contoh adalah istri-istri Yakub, kakak beradik Lea dan Rahel (Kejadian 29-30).

Kemudian poligami juga bisa menimbulkan sakit hati di antara istri-istri atau salah satu di antaranya.

Contohnya adalah istri-istri Abraham, di mana Hagar yang hamil menjadi sombong terhadap Sara yang mandul sehingga Sara menindas Hagar (Kejadian 16).

Hal yang sama terjadi pada istri-istri Elkana, di mana Penina menyakiti hati Hana yang mandul (1 Samuel 1).

Masalah lainnya yang timbul dari poligami adalah permusuhan bahkan pembunuhan di antara anak-anak dari istri-istri.

Salah satunya adalah anak-anak Gideon, di mana anak gundik Gideon, Abimelekh,  membunuh ketujuh puluh anak laki-laki Gideon, hanya satu yang terluput (Hakim-hakim 9).

Atau dalam kasus Gilead, di mana anak-anaknya dari istri tertua mengusir anak dari gundiknya, Yefta (Hakim-hakim 11).

Demikian juga dengan raja-raja Israel/Yehuda, yang dengan jelas Tuhan larang untuk berpoligami (lihat poin 5 di atas), harus menerima akibat buruk dari berpoligami.

Anak-anak Daud dari banyak istrinya saling membunuh dan juga terjadi pemerkosaan di antara mereka (2 Samuel 13; 1 Raja-raja 2).

Gundik-gundik Daud sendiri diperkosa oleh anak kandungnya, Absalom (2 Samuel 16).

Salomo juga sangat “menderita” akibat berpoligami.

Salomo, yang mempunyai 700 istri dan 300 gundik, harus membayar mahal praktek poligaminya.

Ketika ia sudah tua, istri-istrinya, yang merupakan para penyembah berhala, membawanya kepada allah-allah mereka dan meninggalkan Allah yang hidup.

Akibatnya Tuhan murka kepada Salomo dan “mengoyakkan” 10 suku Israel dari kerajaannya, sehingga keturunan Salomo hanya memerintah atas suku Yehuda dan Benyamin (1 Raja-raja 12:1-24).

 

7. Tuhan Yesus Secara Tersirat Mengajarkan Orang Kristen Bermonogami

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang ketujuh adalah: Tuhan Yesus secara tersirat Mengajarkan Orang Kristen Bermonogami.

Injil Markus mencatat bahwa dalam sebuah tanya jawab dengan orang-orang Farisi,  Tuhan Yesus secara tersirat mengatakan bahwa rancangan awal Allah bagi manusia adalah monogami, bukan poligami (Markus 10:6-8).

Di sini Tuhan Yesus sedang menunjuk pada awal penciptaan Adam dan Hawa dalam kitab Kejadian, yang memang merupakan pernikahan monogami (lihat poin 1 di atas).

Hal ini berarti bahwa sejak kedatangan Tuhan Yesus ke dunia, rancangan Allah semula bagi manusia, yakni pernikahan monogami, telah dipulihkan.

Dengan demikian pernikahan monogami, bukan poligami, merupakan norma yang berlaku bagi orang Kristen.

 

8. Secara Implisit Rasul Paulus Mengajarkan Orang Kristen Bermonogami                 

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang kedelapan adalah: Secara Implisit Rasul Paulus Mengajarkan Orang Kristen Bermonogami.

Selaras dengan pandangan Tuhan Yesus yang menyebut bahwa monogami merupakan rancangan awal Allah bagi manusia, dan yang berlaku bagi orang Kristen, rasul Paulus juga mengajarkan demikian.

Misalnya dalam 1 Tesalonika 4:3-4, rasul Paulus mendorong anggota jemaat Tesalonika untuk mengambil seorang perempuan menjadi istri sehingga mereka terhindar dari percabulan.

Dari pemakaian kata “seorang” dalam ayat tersebut, secara implisit/tersirat bahwa rasul Paulus mengajarkan monogami.

Ayat-ayat seperti ini banyak ditemukan di Perjanjian Baru.

 

9. Secara Eksplisit Rasul Paulus Mengharuskan Pemimpin Gereja Bermonogami   

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang kesembilan adalah: Secara Eksplisit Rasul Paulus Mengharuskan Pemimpin Gereja Bermonogami.

Jika monogami anggota jemaat hanya disinggung secara tersirat, maka monogami para pemimpin gereja diperintahkan secara eksplisit.

Rasul Paulus memberi syarat monogami dalam mengangkat para pemimpin gereja, yakni para penilik atau penatua jemaat (1 Timotius 3:2).

Bahwa pemimpin gereja secara tegas diperintahkan bermonogami sedangkan anggota jemaat biasa hanya secara tersirat, bisa dibandingkan dengan raja Israel yang harus monogami tetapi umat/rakyat Israel tidak (lihat poin 5 di atas).

Tetapi ayat ini juga bisa ditafsirkan bahwa monogami seluruh anggota jemaat juga diharuskan dalam gereja Kristen; hanya saja karena rasul Paulus sedang membahas tentang pemimpin gereja, maka hanya monogami merekalah yamg disinggungnya.

Jika demikian halnya, maka pandangan Alkitab Perjanjian Baru tentang poligami adalah jelas: menolak poligami dan mengajarkan monogami.

Artinya demikian jugalah seharusnya pandangan orang Kristen masa kini terhadap poligami.

 

10. Hanya Ada Satu Tokoh Alkitab Perjanjian Baru Yang Berpoligami

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang terakhir adalah: Hanya Ada Satu Tokoh Alkitab Perjanjian Baru Yang Berpoligami.

Di Alkitab Perjanjian Baru, hanya ada satu kasus poligami yang disebut; atau hanya ada satu tokoh Alkitab Perjanjian Baru yang berpoligami, setidaknya yang disebut di Alkitab.

Kasus poligami di Perjanjian Baru ini disebutkan oleh rasul Paulus ketika ia mengecam dosa besar di dalam gereja Korintus yang seolah dibiarkan oleh jemaat.

Yang dimaksud rasul Paulus adalah  salah satu anggota jemaat gereja di kota Korintus yang hidup dengan istri ayahnya (1 Korintus 5:1-13).

Yang dimaksud rasul Paulus dengan “istri ayahnya” tentu adalah gundik ayahnya atau ibu tirinya. Bukan ibu kandung anggota jemaat tersebut.

Hal ini berarti bahwa ayah anggota jemaat Korintus tersebut hidup berpoligami.

Dan tidak jelas apakah orang tersebut adalah anggota jemaat Korintus (orang percaya) atau bukan.

Yang jelas orang tersebut adalah satu-satunya tokoh Alkitab yang disebut berpoligami di Perjanjian Baru.

Fakta bahwa Alkitab hanya menyebut satu tokoh yang berpoligami di Perjanjian Baru (dan yang belum tentu orang Kristen), dapat diartikan bahwa monogami sudah menjadi suatu norma baku yang diterima di dalam gereja Kristen Perjanjian Baru.

 

Itulah 10 fakta tentang poligami menurut Alkitab dan pandangan Kristen.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Page: 1 2

View Comments

      • Saya saat ini sedang bingung dengan keadaan saya. Saat ini saya sedang punya WIL, saya punya alasan yang menurut saya cukup kuat sehingga saya sampai membina hubungan dengan wanita lain.

        Apakah saya bisa berkonsultasi dengan pembina rubrik ini? Saya sangat membutuhkan pencerahan saat ini. Terima kasih.

  • Larangan tersurat mungkin tidak ada tetapi yang tersirat ada. Karena jika seseorang sudah bersuami atau beristri, lalu masih menginginkan perempuan atau laki-laki lain maka itu sudah termasuk berzinah dan itu dosa di hadapan Tuhan.

    • Shalom, larangan tersirat dan tersurat ada dibahas di artikel ini, silakan baca artikelnya baik-baik. Terima kasih, Gbu.