10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab

Artikel ini membahas seputar fakta-fakta tentang poligami menurut Alkitab dan pandangan Kristen.

Poligami menurut Alkitab dan pandangan Kristen sangat penting kita ketahui.

Dewasa ini praktek poligami umumnya dipandang sebagai sesuatu yang tidak ideal, ketinggalan zaman, dan kurang menghargai perempuan.

Namun Alkitab mencatat banyak kasus poligami atau orang-orang yang mempunyai lebih dari satu istri pada saat yang bersamaan.

Baca juga: 25 Tokoh Alkitab Yang Berpoligami

Ada yang mempunyai dua istri, tiga istri, lima istri, belasan istri, puluhan istri, bahkan seribu istri!

Istri-istri tersebut ada yang menjadi istri yang sah, yang setara kedudukannya dengan istri pertama.

Tetapi ada juga istri-istri, yang kedua dan seterusnya, yang kedudukannya lebih rendah daripada istri yang sah. Inilah yang disebut sebagai gundik.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Makanan Halal Dan Haram Menurut Alkitab

Hal ini telah sering menimbulkan pertanyaan: Apakah Tuhan menghendaki umatNya untuk berpoligami?

Jika tidak, mengapa Ia membiarkan umatNya berpoligami?

Dan bagaimanakah pandangan Alkitab Perjanjian Baru tentang poligami?

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sunat Menurut Pandangan Kristen

Bagaimana pandangan Tuhan Yesus tentang poligami?

Dan bagaimana pula pandangan para rasulNya tentang poligami?

Apakah ada tokoh Alkitab di Perjanjian Baru yang berpoligami?

Bagaimanakah seharusnya pandangan Kristen/Katolik tentang poligami?

Baca juga: 10 Fakta Tentang Sabat Menurut Alkitab

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Artikel ini akan membahas fakta-fakta penting seputar poligami menurut Alkitab dan pandangan Kristen.

Lalu, apa sajakah fakta-fakta penting tentang poligami menurut Alkitab dan menurut pandangan Kristen?

Berikut pembahasannya.

 

1. Rancangan Awal Tuhan Bagi Manusia Adalah Monogami, Bukan Poligami

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang pertama adalah: Rancangan awal Tuhan bagi manusia bukanlah poligami atau banyak istri, tetapi monogami atau satu istri.

Hal itu nyata dari penciptaan seorang perempuan (Hawa) bagi Adam, manusia pertama yang Tuhan ciptakan (Kejadian 2).

Tuhan tidak menciptakan dua, tiga, atau banyak perempuan bagi Adam, melainkan hanya satu perempuan, yakni Hawa.

Hal ini menunjukkan bahwa pernikahan manusia yang ideal, yang sesuai dengan rancangan Tuhan, adalah monogami, bukan poligami.

 

2. Sejak Manusia Jatuh Ke Dalam Dosa, Poligami Banyak Dipraktekkan

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang kedua adalah: manusia setelah kejatuhan Adam ke dalam dosa banyak yang mempraktekkan poligami.

Kendati rancangan awal manusia bagi pernikahan adalah monogami, bukan poligami, manusia setelah kejatuhan Adam ke dalam dosa banyak yang mempraktekkan poligami.

Dan Lamekh adalah manusia pertama di bumi yang berpoligami, seperti yang dicatat di Alkitab (Kejadian 4:19).

Sejak Lamekh,  makin banyak lagi tokoh Alkitab  yang berpoligami.

Misalnya anak-anak Allah yang dicatat dalam Kejadian 6:2, dan anak-anak Rehabeam, raja Yehuda, yang dicatat dalam 2 Tawarikh 11:23.

Dalam masa-masa setelah itu, poligami sudah dipandang sesuatu hal yang umum, terutama di wilayah Israel dan sekitarnya (Timur Tengah), tempat di mana sebagian besar peristiwa Alkitab terjadi.

Poligami umumnya terdapat di antara orang kaya ataupun para pemimpin, baik para pemimpin suku/puak, maupun para raja, baik yang percaya kepada Tuhan maupun yang tidak percaya kepadaNya.

 

3. Tuhan Tidak Melarang UmatNya Berpoligami

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang ketiga adalah: Tuhan tidak melarang poligami terjadi.

Ternyata Tuhan tidak melarang poligami terjadi, bahkan umat pilihanNya pun, bangsa Israel, tidak dilarangnya berpoligami.

Tidak ada ayat Alkitab tentang larangan berpoligami yang ditujukan kepada umat Israel secara umum, kecuali larangan poligami bagi para raja Israel (lihat poin 5 di bawah).

Mungkin hal ini agak mengejutkan, mengingat monogami adalah rancangan awal Tuhan bagi manusia.

Apalagi praktek poligami biasanya dinilai  merugikan bagi kaum perempuan.

Tampaknya, sejak manusia jatuh ke dalam dosa, Tuhan mengizinkan pelanggaran terjadi, yakni poligami, sekalipun hal itu tidak disukaiNya.

 

4. Tuhan Memberi Aturan Yang Berkaitan Dengan Poligami

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang keempat adalah: Tuhan memberi aturan atau rambu-rambu dalam berpoligami.

Sekalipun Tuhan tidak melarang umatNya berpoligami, namun Tuhan memberi aturan atau rambu-rambu dalam berpoligami.

Setidaknya ada dua bagian ayat-ayat Alkitab Perjanjian Lama yang “mengatur” tentang praktek poligami di antara umat Tuhan.

Maksudnya adalah agar praktek pernikahan poligami tersebut tidak merugikan istri kedua atau istri-istri lainnya di luar istri pertama, serta anak-anak mereka.

Ayat pertama di Alkitab Perjanjian Lama yang mengatur praktek poligami adalah Keluaran 21:10.

Dalam ayat tersebut Tuhan memerintahkan agar para lelaki Israel yang ingin berpoligami jangan mengambil adik istrinya sebagai istrinya.

Hal seperti ini memang pernah dilakukan oleh Yakub, nenek moyang bangsa Israel, walaupun bukan dengan sengaja.

Ayat lainnya yang mengatur poligami di Alkitab Perjanjian Lama adalah Ulangan 21:15-17.

Dalam ayat-ayat tersebut Tuhan memerintahkan adanya persamaan hak antara anak sulung yang lahir dari istri pertama dengan anak sulung yang lahir dari istri kedua atau istri selain istri pertama.

 

5. Tuhan Melarang Raja Israel Berpoligami

Fakta tentang poligami menurut Alkitab, yang kelima adalah: Tuhan melarang raja Israel berpoligami

Meskipun Tuhan pada dasarnya tidak melarang umatNya berpoligami, hanya memberikan dua aturan yang berkaitan dengan poligami, namun Tuhan melarang raja Israel berpoligami.

Ayat yang melarang poligami bagi raja Israel ini terdapat dalam Ulangan 17:17.

Bahwa Tuhan melarang raja Israel berpoligami sementara Dia tidak melarang umat/rakyat berpoligami, tidaklah terlalu sukar untuk dipahami.

Raja adalah pemimpin, dan Tuhan tidak ingin raja Israel menerima akibat buruk dari praktek poligami yang dapat berakibat pada rakyat yang dipimpinnya.

Kendati demikian, larangan berpoligami ini justru sering dilanggar oleh raja-raja Israel. Faktanya, banyak raja Israel yang kemudian berpoligami.

Raja pertama Israel (Saul), raja kedua Israel  (Daud), raja ketiga Israel (Salomo), raja keempat Israel (Rehabeam), dan banyak raja Israel/Yehuda lainnya, hidup berpoligami.

Akibat pelanggaran terhadap larangan  berpoligami ini banyak masalah yang timbul dalam keluarga raja-raja tersebut, bahkan masalah-masalah yang sangat fatal (lihat poin 6 di bawah).

(Visited 190 times, 5 visits today)

6 komentar untuk “10 Fakta Tentang Poligami Menurut Alkitab”

      1. Saya saat ini sedang bingung dengan keadaan saya. Saat ini saya sedang punya WIL, saya punya alasan yang menurut saya cukup kuat sehingga saya sampai membina hubungan dengan wanita lain.

        Apakah saya bisa berkonsultasi dengan pembina rubrik ini? Saya sangat membutuhkan pencerahan saat ini. Terima kasih.

  1. Danny Gandahanindija

    Larangan tersurat mungkin tidak ada tetapi yang tersirat ada. Karena jika seseorang sudah bersuami atau beristri, lalu masih menginginkan perempuan atau laki-laki lain maka itu sudah termasuk berzinah dan itu dosa di hadapan Tuhan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!