Loading...
Loading...

10 Fase Dalam Riwayat Hidup Yesus Menurut Alkitab

 

3. Fase Penderitaan Dan Penyaliban

Pada saat Tuhan Yesus memberitakan Injil, banyak orang yang mengikutiNya dan percaya kepadaNya.

Hal ini membuat para pemimpin Yahudi – para tua-tua, imam-imam kepala, ahli Taurat, orang Farisi, orang Saduki – menjadi iri dan benci kepada Yesus.

Apalagi Tuhan Yesus kerap mengecam mereka sebagai orang-orang munafik, yang lebih memperhatikan tradisi nenek moyang daripada firman Tuhan.

Karena itu mereka sepakat untuk menyingkirkan Yesus dengan cara menghukum mati Dia.

Hal pertama yang mereka lakukan adalah bersekongkol dengan salah satu murid Tuhan Yesus, Yudas Iskariot.

Yudas Iskariot bersedia menyerahkan Yesus kepada para pemimpin Yahudi dengan imbalan 30 uang perak, yang pada saat itu bukanlah uang yang bernilai tinggi.

Yudas menunjukkan tempat di mana Yesus biasanya berkumpul dengan murid-muridNya, yakni di Taman Getsemani.

Jadi ketika Tuhan Yesus dan 11 muridNya sedang berada di taman itu pada malam hari, Yudas dan utusan para pemimpin Yahudi datang untuk menangkap Yesus.

Karena Yesus sadar bahwa Ia harus mati demi pengampunan dosa manusia, maka Ia menyerahkan diriNya dan membiarkan murid-muridNya pergi.

Yesus pertama kali dibawa ke rumah Hanas, imam besar Yahudi yang sudah pensiun (tapi masih punya pengaruh) serta mertua imam besar pada masa itu, Kayafas.

Di rumah Hanas, dengan Hanas pemimpin sidang, Yesus diadili secara tidak adil. Sebab mereka menghadirkan saksi-saksi palsu, diakibatkan mereka tidak punya bukti untuk menghukum mati Yesus.

Mereka memutuskan bahwa Yesus bersalah dengan tuduhan menghujat Allah sehingga layak dihukum mati.

Lalu Yesus dibawa ke rumah imam besar Kayafas. Di sini hukuman Yesus diteguhkan.

Karena pada masa itu bangsa Israel berada di bawah kekuasaan bangsa Romawi, sehingga tidak berhak menghukum mati seseorang, maka mereka menyerahkan Yesus kepada pemimpin Romawi di Yudea saat itu, Pontius Pilatus.

Mereka menuduh Yesus dengan tuduhan-tuduhan palsu, yakni menghasut rakyat melawan kaisar dan melarang rakyat membayar pajak.

Meskipun Pilatus menganggap Yesus tidak bersalah, dan tahu para pemimpin Yahudi menyerahkan Yesus karena dengki, namun atas desakan para pemimpin Yahudi, Akhirnya Pilatus pun menyerahkan Yesus untuk disalibkan. (Baca: 7 Fakta Tentang Pontius Pilatus)

Pada masa itu hukuman mati dilakukan oleh orang Romawi dengan cara disalibkan, bukan dengan cara dilempari batu, seperti hukuman mati orang Yahudi.

Yesus disalibkan di sebuah bukit di luar kota Yerusalem, yakni bukit Golgota atau bukit Calvary.

 

4. Fase Kematian Dan Penguburan

Yesus disalibkan pukul 9 pagi, wafat di kayu salib pada pukul 3 sore, dan diturunkan dari kayu salib tersebut pada pukul 6 sore, ketika matahari mulai terbenam.

Yesus kemudian dikuburkan di sebuah makam baru, tidak jauh dari bukit Golgota, bukit di mana Ia disalibkan.

Tempat pemakaman Yesus tersebut adalah milik Yusuf Arimatea, seorang yang kaya dan salah satu murid Tuhan Yesus.

Yusuf Arimatea meminta izin kepada Pilatus untuk menurunkan mayat Yesus, mengapaniNya, sebagaimana lazimnya jenazah orang Yahudi, dan menguburkanNya.

Murid-murid Yesus yang lain, seperti para wanita yang menyaksikan penyaliban Yesus, juga menyaksikan penguburan Yesus (Lukas 23:50-55).

Kematian Yesus di kayu salib ternyata bukan kematian biasa, tetapi punya makna khusus bagi manusia, khususnya orang percaya. (Baca: 7 Makna Kematian Yesus Bagi Orang Percaya).

Yesus adalah Tuhan. Tetapi tentu Tuhan tidak dapat mati, manusia yang dapat mati. Karena itu Tuhan harus menjadi manusia terlebih dahulu agar Ia bisa mati.

Dan itulah yang dilakukan Tuhan Yesus. Dia menjadi manusia agar Ia bisa mati bagi manusia.

Jadi kematianNya di atas kayu salib bukan terjadi karena manusia – manusia hanya alat saja – tetapi karena Yesus sendiri yang secara sukarela datang ke dunia menjadi manusia dan mengalami kematian.

Mengapa Yesus harus mengalami kematian? Karena hanya dengan kematianNyalah manusia dapat beroleh pengampunan dosa dan hidup kekal di surga (Markus 10:45).

 

5.  Fase Kebangkitan

Pada hari yang ketiga, pada hari Minggu pagi, ketika para wanita tersebut mendatangi kubur Yesus, kubur telah kosong.

Yesus telah bangkit!

Kebangkitan Yesus ini diperkuat oleh kesaksian dua malaikat yang hadir di kubur Yesus (Lukas 24:1-12).

Kebangkitan Yesus mempunyai makna yang dalam bagi orang Kristen.

Dengan kebangkitan Yesus, maka keilahianNya diteguhkan, kebangkitan orang mati terjamin, dan orang percaya memasuki hidup yang baru. (Baca: 7 Makna Kebangkitan Yesus Bagi Orang Percaya)

 

6.  Fase Penampakan

Setelah bangkit dari kematian, Tuhan Yesus menampakkan diri kepada murid-muridNya dalam berbagai kesempatan.

Penampakan Yesus ini terjadi secara berulang-ulang selama kurun waktu 40 hari (Kisah Para Rasul 1:3).

Jadi setelah kebangkitanNya, Yesus tidak langsung naik ke surga, tetapi masih ada di bumi selama 40 hari lagi.

Penampakan Yesus terutama ditujukan kepada murid-muridNya, orang yang percaya kepadaNya, walau dalam beberapa kasus, Ia menampakkan diri juga kepada orang-orang yang tidak percaya kepadaNya, misalnya kepada Yakobus, saudaraNya.

Tujuan Penampakan Yesus tersebut, selain untuk menunjukkan bahwa Ia telah bangkit dari kematian dan hidup selamanya, juga untuk menguatkan murid-muridNya, yang tidak lama lagi akan Ia tinggalkan ketika Ia kembali kepada Bapa di sorga.

Selain itu, juga untuk mengajarkan murid-muridNya tentang Kerajaan Allah.

Sedangkan penampakan diriNya kepada orang yang tidak percaya bertujuan untuk memanggilnya menjadi rasulNya.

Setelah kebangkitanNya dari kematian, dan sebelum kenaikanNya ke sorga, Alkitab mencatat bahwa Tuhan Yesus menampakkan diri paling tidak sebanyak 10 kali kepada murid-muridNya dan kepada orang yang belum percaya kepadaNya, baik kepada individu maupun kepada kelompok.

Penampakan Yesus ini tidak termasuk penampakan setelah kenaikanNya ke sorga, seperti penampakan yang diterima oleh Saulus/rasul Paulus (1 Korintus 15:8).(Baca: 10 Penampakan Yesus Setelah KebangkitanNya)

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!