Loading...

10 Gelar Yesus Terpopuler Di Alkitab

Loading...

jesus

Artikel ini membahas 10 gelar Yesus terpopuler di Alkitab.

Selama hidup dan pelayananNya di bumi, Yesus memakai banyak gelar, ada sampai puluhan banyaknya. Gelar-gelar tersebut sangat populer pada masaNya dan masa sesudah Ia naik ke sorga.

Namun demikian, ada beberapa dari gelarNya tersebut yang lebih populer dibanding gelar-gelar lainnya. Hal ini disebabkan oleh seringnya gelar tersebut disebutkan di Alkitab, baik melalui perkataan Yesus sendiri maupun melalui tulisan para rasulNya.

Baca juga: 10 Bukti Alkitab Bahwa Yesus Adalah Tuhan

Gelar-gelar Yesus tersebut menggambarkan sifat, hakekat, tugas dan jabatanNya. Bahkan ada di antara gelar-gelar tersebut yang kemudian menjadi nama diri Yesus.

Di sini didaftarkan 10 gelar Yesus terpopuler di Alkitab. Gelar-gelar apa sajakah itu? Berikut penjelasannya.

 

1. Kristus

Gelar Yesus terpopuler di Alkitab yang pertama adalah Kristus.

Kristus merupakan terjemahan Yunani dari kata Ibrani Masyiakh, yang berarti “Yang diurapi”. Kata ini biasanya menunjuk pada raja, nabi atau imam, sebagai pemimpin-pemimpin Israel pada zaman Perjanjian Lama. Sesekali kata Masyiakh juga ditransliterasikan menjadi Messias, dalam bahasa Yunani, seperti dalam Yohanes 1:41.

Gelar Kristus adalah gelar utama Yesus. Bahkan gelar ini telah menjadi nama pribadi Yesus. Hal ini terbukti dari banyaknya kata ini muncul sebagai nama pribadi yang menunjuk pada Yesus, terutama dalam tulisan rasul Paulus. Selain itu, frasa Yesus Kristus atau Kristus Yesus juga sering kali muncul di Alkitab.

Dengan memakai gelar Kristus atau Yang diurapi, berarti Yesus adalah Raja yang diurapi atau disahkan oleh Allah Bapa untuk membebaskan manusia dari dosa dan membawa mereka pada hidup yang kekal di sorga.

Sekalipun gelar Kristus lebih populer setelah kebangkitan Yesus di antara orang percaya (dalam surat-surat rasul), namun gelar ini sudah muncul juga dalam kitab-kitab Injil. Ketika seorang malaikat memberitahukan kelahiran Yesus kepada para gembala di padang, malaikat tersebut menyebut Yesus sebagai Kristus (Lukas 2:10-11).

Walaupun istilah Kristus pada dasarnya punya makna yang sama dengan Mesias, namun menarik, istilah Kristuslah yang paling sering muncul dalam Perjanjian Baru, terutama dalam tulisan-tulisan para rasul.

Ada dua alasan untuk hal ini. Pertama, Injil tersebar di dunia Yunani-Romawi yang berbahasa Yunani, sehingga istilah Kristus lebih familiar dari istilah Mesias. Yang kedua, istilah Mesias sering kali bernada politis dalam pandangan orang Yahudi. Itulah sebabnya mengapa gelar ini jarang dipakai oleh Yesus (lihat poin 2 di bawah).

 

2. Mesias

Gelar Yesus terpopuler selanjutnya adalah Mesias.

Gelar ini populer terutama dalam kitab-kitab Injil, dan sesekali muncul dalam kitab-kitab Perjanjian Baru lainnya. Dalam kitab-kitab Perjanjian Baru di luar kitab-kitab Injil, terjemahan Yunani dari Mesias, yakni Kristus, jauh lebih populer (lihat poin 1 di atas).

Walau Yesus benar adalah Mesias (Matius 16:15-17), namun Ia sangat jarang memakai gelar ini bagi diriNya, sekalipun Ia tidak menolak ketika orang lain mengkonfirmasi hal itu kepadaNya. Sebagai contoh adalah ketika Imam Besar Yahudi bertanya kepada Yesus apakah Ia Mesias, Ia mengakuinya (Matius 26:63-64).

Alasan mengapa Yesus jarang memakai gelar Mesias adalah karena gelar ini sudah sering ditafsirkan secara politis oleh orang-orang Yahudi pada zamanNya (Baca: 10 Fakta Tentang Mesias Yang Perlu Anda Tahu).

Tidak heran jika gelar Kristus lebih populer (setelah Yesus bangkit) bagi orang Kristen dari segala bangsa, sedangkan gelar Mesias lebih populer bagi orang-orang Yahudi, baik orang yang percaya kepada Yesus maupun mereka yang tidak percaya kepadaNya.

Namun di kalangan orang Yahudi yang percaya Yesus dengan yang tidak percaya kepadaNya, makna Mesias agak berbeda. Bagi mereka yang percaya kepada Yesus, Mesias adalah Tuhan dan Juruselamat dunia. Sedangkan bagi mereka yang tidak percaya Yesus, Mesias umumnya dipahami sebagai Anak Daud yang akan membawa kejayaan bagi bangsa Israel.

 

3. Tuhan

Gelar Yesus terpopuler lainnya adalah Tuhan.

Istilah Tuhan yang merujuk pada Yesus sangat banyak ditemukan di Perjanjian Baru. Namun Yesus sendiri agak jarang memakai gelar tersebut. (Baca: 10 Cara Yesus Menyatakan Dia Adalah Tuhan)

Kata “Tuhan” berasal dari bahasa Yunani, Kurios. Kata ini punya makna ganda, yakni “Tuhan” atau yang ilahi, maupun “tuan”, atau yang insani/manusia.

Hal ini dapat dibandingkan dengan kata Lord dalam bahasa Inggris, atau kata Gusti dalam bahasa Jawa. Kata lord atau gusti bisa dikenakan baik kepada Tuhan maupun  kepada manusia.

Kata “Kurios” adalah padanan kata Ibrani, Adonai, yang juga bisa diterapkan kepada Tuhan atau manusia.

Jika diterapkan kepada manusia, maka kata Kurios atau Adonai punya makna penguasa, tuan, pemilik, dan sebagainya.

Jadi jika murid-murid menyebut Yesus sebagai Tuhan, baik secara langsung maupun dalam tulisan-tulisan mereka dalam Kitab Suci Perjanjian Baru (yang semuanya ditulis setelah kebangkitan Yesus), maka umumnya yang dimaksud adalah Tuhan atau yang ilahi.

Sementara jika hal itu diucapkan oleh orang lain yang tidak percaya kepadaNya, maka kemungkinan besar yang dimaksud adalah tuan, pemimpin, atau bahkan dewa.

Dengan memakai gelar Tuhan, maka Yesus adalah Tuan kita, pemimpin utama kita, pemilik kita. Dan sebagai yang ilahi, Dialah Tuhan kita, dalam arti bahwa Dia merupakan salah satu Oknum Allah Tritunggal. Itulah sebabnya dalam tulisan para rasul, gelar ini sering disandingkan dengan nama Yesus: Tuhan Yesus (misalnya dalam Kisah Para Rasul 1:21).

 

4. Juruselamat

Gelar Yesus terpopuler berikutnya adalah Juruselamat.

Istilah Juruselamat punya makna bahwa Yesus adalah penyelamat manusia dari hukuman dosa. Yesus datang ke dunia sebagai Juruselamat dunia, yang akan menyelamatkan manusia dari hukuman dosa.

Di Perjanjian Baru gelar ini pertama sekali muncul dalam Injil Lukas (Lukas 2:11). Bahkan arti nama Yesus sendiri adalah “Jehova (Tuhan) menyelamatkan”.

Selain dalam kitab Injil, gelar Juruselamat banyak ditemukan dalam kitab-kitab lainnya dalam Perjanjian Baru, misalnya dalam Yohanes 4:42 dan 2 Timotius 1:10.

Alkitab berkata bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat manusia (bukan salah satunya) yang mampu menyelamatkan manusia dari dosa dan membawa kita kepada Allah (Yohanes 14:6; Kisah Para Rasul 4:12).

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!