10 Gelar Yesus Terpopuler Di Alkitab

 

6. Anak Manusia

Gelar Yesus terpopuler selanjutnya adalah Anak Manusia.

Jika semasa hidup dan melayani di dunia Yesus sangat jarang memakai gelar Mesias (lihat poin 2 di atas), maka Ia sangat sering memakai gelar Anak Manusia.

Inilah gelar yang paling disukai Yesus untuk menyebut diriNya.

Sekalipun istilah Anak Manusia dapat berarti sebagai manusia pada umumnya, namun Yesus memakainya dalam arti ilahi.

Gelar Anak Manusia ini berasal dari penglihatan Nabi Daniel di Perjanjian Lama.

Dalam penglihatannya, Daniel melihat Anak Manusia datang dari langit dengan awan-awan untuk memerintah secara kekal atas segala bangsa (Daniel 7:13-14). Baca: 5 Kerajaan Dalam Penglihatan Daniel Dan Penjelasannya

Dalam beberapa kesempatan, Tuhan Yesus dengan jelas memperlihatkan bahwa Ia menghindari gelar Mesias dan menggantinya dengan gelar Anak Manusia.

Hal ini misalnya tampak ketika Imam Besar Yahudi bertanya kepada Tuhan Yesus apakah benar Ia adalah Mesias atau tidak.

Yesus mengakui Ia adalah Mesias.

Namun Ia melanjutkan bahwa kelak Anak Manusia akan datang dalam awan-awan di langit (Markus 14:61b-62).

Jelas ini menunjukkan keilahianNya sebagai Hakim dunia.

Makna gelar Anak Manusia, selain untuk menunjukkan keilahianNya, juga menunjukkan bahwa Yesus memang adalah Tuhan yang telah menjadi manusia, sehingga Ia dapat mati bagi dosa-dosa manusia.

Namun gelar Anak Manusia hanya populer dalam pemakaian Yesus.

Setelah itu, gelar ini sangat jarang dipakai lagi di Perjanjian Baru.

 

7. Anak Daud

Gelar Yesus terpopuler berikutnya adalah Anak Daud.

Mesias adalah salah satu keturunan raja Daud yang akan menjadi pemimpin Israel.

Mesias memang dapat mengacu pada raja-raja Israel, yang merupakan keturunan Daud.

Tetapi yang terutama adalah pada salah seorang keturunan Daud yang menjadi raja selama-lamanya.

“Engkau telah berkata: Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun.” (Mazmur 89:4-5).

Jadi Mesias adalah seorang tokoh penting, dari keturunan Daud, yang dinanti-nantikan oleh orang-orang Yahudi sebagai pemimpin mereka.

Daud sendiri adalah raja terbesar Israel, dan ia merupakan raja pilihan Tuhan.

Pada masa pemerintahannya, Israel berjaya atas bangsa-bangsa lain.

Orang Israel berharap Mesias kelak akan menjadi pemimpin Israel seperti Daud, bahkan melebihi Daud, yang membawa bangsa Israel kembali pada kejayaan seperti di masa raja Daud.

Ketika Yesus melayani di bumi, orang-orang Yahudi menyebutnya sebagai Anak Daud, dalam arti keturunan Daud yang datang sebagai pemimpin mereka.

Dan istilah Anak Daud menjadi sinonim bagi Mesias (Markus 10:47).

Tetapi sejatinya istilah Anak Daud bukan hanya berarti bahwa ia manusia biasa, ia juga yang ilahi, Tuhan.

Namun sayang, umumnya orang Yahudi terjebak dalam istilah Anak Daud, dengan menganggap Mesias itu melulu anak atau keturunan Daud (manusia biasa), bukan sekaligus Anak Allah (yang ilahi atau Tuhan).

Sebagai contoh, bacalah Matius 22:41-46.

 

8. Raja

Gelar Yesus terpopuler lainnya adalah Raja.

Seperti halnya Mesias, gelar ini jarang dipakai oleh Yesus secara terbuka.

Hal ini terjadi tidak terlepas dari konsep orang Yahudi yang salah tentang Mesias, seperti telah disebut di atas.

Selain itu, juga karena istilah raja sangat sensitif bagi orang Romawi yang saat itu sedang berkuasa atas Israel.

Bagi orang Romawi, mengakui diri raja berarti memberontak pada kaisar dan pemerintahannya yang sah.

Akan tetapi dalam berbagai pengajaranNya, Yesus menyatakan, secara eksplisit maupun implisit, bahwa Ia adalah seorang Raja (Matius 25:34).

Namun bukan raja dalam arti politis, tetapi dalam arti rohani dan pada masa eskatologis atau pada akhir zaman.

Hal ini menunjuk pada masa pemerintahan Mesias kelak atau yang biasa disebut Kerajaan Seribu Tahun atau Kerajaan Milenium.

Ketika wali negeri Roma, Pontius Pilatus, bertanya apakah Yesus raja, Ia menjawab Ya, bahkan untuk itulah Ia datang ke dunia ini.

Tetapi Ia melanjutkan perkataanNya bahwa kerajaanNya bukan berasal dari dunia ini (Yohanes 18:36-37).

Pada masa sesudah kebangkitanNya, para rasul juga memakai istilah ini untuk menekankan ke-raja-an Yesus.

 

9. Guru

Gelar terpopuler Yesus berikutnya adalah guru.

Kata “guru” berasal dari bahasa Yunani, bahasa asli Perjanjian Baru, didaskalos.

Dalam bahasa Ibrani, Bahasa asli Perjanjian Lama, dipakai kata rabi, gelar yang biasa dipakai oleh para pengajar Taurat Yahudi.

Para rabi biasanya menempuh pendidikan teologi dalam jangka waktu tertentu sebelum mereka dapat mengajar orang banyak serta layak disebut sebagai rabi.

Yesus juga disapa sebagai rabi, baik oleh murid-muridNya sendiri (Yohanes 4:31), maupun oleh orang banyak (Yohanes 6:25).

Hal ini menunjukkan bahwa Ia dianggap sebagai pengajar Taurat Tuhan.

Yesus sendiri mengakui bahwa Ia adalah guru (Yohanes 13:13).

Namun, Yesus tampaknya tidak memasuki sekolah keagamaan yang resmi, seperti umumnya para rabi Yahudi.

Dia hanya belajar Taurat secara umum, sebagaimana lazimnya para pemuda Yahudi.

Itulah sebabnya orang banyak sangat heran ketia Ia mengajar dengan luar biasa (Markus 6:2).

Tetapi Yesus bukan hanya seorang guru biasa, Ia adalah guru di atas segala guru.

Dalam khotbahNya yang terkenal, yang dikenal sebagai Khotbah Di Atas Bukit (Matius 5-7), kita bisa melihat bagaimana ajaranNya begitu luar biasa, sangat berbeda dengan ajaran guru-guru agama Yahudi lainnya, yakni para ahli Taurat dan orang Farisi.

Itulah sebabnya orang banyak yang mendengar khotbah dan pengajaranNya begitu takjub (Matius 7:28-29).

Sebagai Guru, Yesus juga tidak hanya mengajar Taurat, tetapi mengajar tentang Kerajaan Allah yang jauh lebih luas, yang menggenapi seluruh Taurat Yahudi.

 

10. Nabi

Gelar Yesus terpopuler terakhir adalah nabi.

Yesus sebagai seorang nabi diakui oleh banyak orang Yahudi (Yohanes 7:40).

Tetapi tidak semua orang Yahudi percaya bahwa Ia adalah seorang nabi (Yohanes 7:52).

Yesus sendiri secara tidak langsung mengakui bahwa diriNya adalah nabi (Lukas 4:24).

Nabi adalah perantara Tuhan dengan manusia.

Nabi menerima pesan Tuhan dan menyampaikannya kepada manusia.

Nabi harus menyerukan jalan kebenaran dan pertobatan bagi manusia.

Demikianlah halnya dengan Yesus.

Ia datang ke dunia sebagai nabi untuk menyampaikan firman Tuhan, memberitakan jalan kebenaran dan menyerukan pertobatan kepada bangsa Israel, namun mereka menolakNya bahkan menyalibkanNya.

Yesus juga merupakan penggenapan nubuat Perjanjian Lama tentang seorang nabi seperti Musa yang akan muncul di kemudian hari (Kisah Para Rasul 3:22-26).

Sekalipun demikian, Yesus jelas lebih daripada seorang nabi.

Ia juga adalah Tuhan, yang ilahi (lihat poin 3 di atas).

 

Itulah 10 gelar Yesus terpopuler di Alkitab.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

4 komentar untuk “10 Gelar Yesus Terpopuler Di Alkitab”

  1. Bagus bagus isi situs ini, sangat memberkati…tapi tolong beri tahu saya bagaimana cara menyimpannya karena halaman halaman ini terkunci…Tuhan berkati, makasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!