10 Gereja Calvinist Terbesar Di Indonesia

 

6. Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST): 420.529 Jiwa

Gereja Calvinist terbesar di Indonesia yang keenam adalah Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST).

Sejarah GKST sangat erat hubungannya dengan dua tokoh pekabaran Injil, yaitu Dr. A.C. Kruyt dan Dr. N. Adriani, masing-masing diutus oleh NZG (Nederlandsch Zendeling Genootschap) dan Lembaga Alkitab Belanda.

Jumlah gereja lokal GKST ada 383 buah dan 24 kelompok kebaktian. Jumlah anggota jemaatnya sebanyak 420.529 jiwa. Jumlah pendeta 630 orang, jumlah pelayan lainnya 1915 orang, dan jumlah pelayan kategorial sebanyak 400 orang.

Kantor Pusat Sinode GKST berada di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah. Wilayah pelayanannya meliputi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

 

7. Gereja Toraja (GT): 400.000 Jiwa

Gereja Calvinist terbesar di Indonesia yang ketujuh adalah Gereja Toraja (GT).

Nama Gereja Toraja awalnya adalah Gereja Kristen Toraja Makale dan Rantepao. Kemudian Gereja Toraja berdiri sendiri (mandiri) pada tahun 1947 dengan nama Gereja Toraja.

Gereja Toraja lahir dan tumbuh dari hasil kegiatan pekabaran injil misionaris Perhimpunan Pekabaran Injil Gereformeerd (Gereformeerde Zendingsbond- (GZB) Belanda.

Atas kerja keras dan pengorbanan mereka, terbentuklah jemaat-jemaat di berbagai tempat yang kemudian mendirikan Gereja Toraja yang berdiri sendiri. Gereja Toraja kemudian tersebar di luar Toraja, seperti Makassar, Surabaya, Jakarta, dan kota lainnya.

Saat ini, kantor Pusat Gereja Toraja terletak di Rantepao, Tanah Toraja, Sulawesi Selatan.

Saat ini Gereja Toraja terbagi atas 89 klasis dan 1088 gereja lokal yang tergabung atas 4 wilayah, dengan jumlah anggota jemaat sebanyak 400.000 jiwa.

 

8. Gereja Kalimantan Evangelis (GKE): 329.776 Jiwa

Gereja Calvinist terbesar di Indonesia yang berikut adalah Gereja Kalimantan Evangelis (GKE).

GKE didirikan pada tanggal 4 April 1935, awalnya dengan nama Gereja Dayak Evangelis (GDE).

Gereja ini melakukan pelayanan iman kepada suku-suku di pulau Kalimantan, yaitu suku-suku yang termasuk ke dalam rumpun Dayak. Meski demikian, GKE tidak tertutup bagi anggota non-Dayak.

GKE memiliki wilayah pelayanan yang bisa dikatakan cukup luas. Wilayah pelayanan GKE meliputi Pulau Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Sumatera, dan Malaysia (ada 7 gereja).

Kantor Pusat Sinode GKE berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Menurut data tahun 2013, jumlah gereja lokal dan calon gereja lokal ada 1.227 buah, dengan jumlah anggota jemaat sebanyak 329.776 jiwa.

 

9. Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH): 300.000 Jiwa

Gereja Calvinist terbesar di Indonesia yang lainnya adalah Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH).

Gereja ini lahir sebagai buah misi Utrech Zendings Verenigeeng (UZV) dari Belanda, seperti Hendrijk van Dijken yang berkerja di Halmahera sejak tahun 1866.

GMIH kemudian menjadi gereja otonom pada 6 Juni 1949, melalui sidang perdana sinode yang bertempat di Tobelo, Halmahera, Maluku Utara.

Wilayah pelayanan GMIH mencakup: Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Ternate, dan Morotai.

Hingga kini jumlah gereja lokal GMIH ada 411, jumlah anggota jemaat sebanyak 300.000 orang, serta jumlah hamba Tuhan 326 Pendeta dan 48 Penginjil.

Pusat Sinode Gereja ini ada di Tobelo, Halmahera, Maluku Utara.

 

10. Gereja Batak Karo Protestan (GBKP): 275.000 Jiwa

Gereja Calvinist terbesar di Indonesia yang tarakhir adalah Gereja Batak Karo Protestan (GBKP).

GBKP lahir dari penginjilan para misionaris Belanda. Karena itu sinode gereja ini beraliran Calvinis (seperti umumnya dengan gereja-gereja Protestan di Belanda).

Seperti namanya, sinode gereja ini merupakan gereja etnis (Batak) Karo.

Menurut statistik tahun 2000, GBKP terdiri dari 22 Klasis (wilayah), 745 gereja lokal dan sekitar 275.000 anggota jemaat.

Anggota gerejanya tersebar di seluruh Sumatera, Jawa, dan Kalimantan, yang memiliki wilayah pelayanan di Sanggau sekitarnya dan Ngabang sekitarnya, serta satu calon gereja di Simpang Tanjung (di tepi jalan antarnegara Indonesia-Malaysia).

Gereja ini dilayani oleh 160 orang pendeta penuh waktu, 32 calon pendeta (vikaris), 3 guru agama, dan 50 guru injil.

Pusat Sinode atau Moderamen GBKP berada di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

 

Itulah 10 sinode Gereja beraliran Calvinist/Reformed terbesar di Indonesia.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!