Loading...

10 Janda Terkenal Di Alkitab Serta Kisah Mereka

Loading...

 

4. Rut

Seperti halnya Orpa, Rut adalah wanita Moab yang tidak mengenal Allah Israel.

Rut menikah dengan anak kedua Naomi di Moab, yakni Kilyon. Tetapi mereka tidak mempunyai anak.

Kilyon kemudian meninggal serta meninggalkan istrinya, Rut, sebagai janda tanpa anak.

Ketika Naomi hendak pulang ke kampungnya, Betlehem, Israel, ia meminta Orpa dan Rut kembali ke orang tuanya sebagai janda.

Tetapi berbeda dengan Orpa, Rut tidak betsedia pulang ke orang tuanya. Rut bersikeras ingin mengikuti mertuanya itu pulang ke Israel dan menyembah Tuhan Israel (Rut 1).

Akhirnya Naomi dan Rut pun kembali ke Betlehem, kampung halaman Naomi.

Di Betlehem Rut akhirnya dinikahkan dengan Boas, seorang pria kaya namun baik hati dan takut akan Tuhan, yang masih merupakan kerabat Naomi.

Rut melahirkan anak laki-laki bernama Obed. Dan Naomi mengasuh Obed seperti anaknya sendiri (Rut 4).

Obed adalah ayah Isai, ayah Daud, raja terbesar Israel, yang juga menjadi nenek moyang Mesias (Tuhan Yesus secara manusia).

Jadi Rut, menantu Naomi asal Moab,  adalah nenek moyang Sang Mesias.

 

5. Rizpa

Rizpa adalah gundik raja Saul.

Setelah Saul meninggal, maka Rizpa menjadi seorang janda.

Kemudian Abner, panglima raja Saul, mengambil Rizpa menjadi istrinya.  Hal ini membuat anak Saul, Isyboset, menjadi marah. Mungkin Isyboset beranggapan bahwa dengan menikahi janda Saul, Abner berusaha untuk merebut tahta raja darinya.

Isyboset saat itu memang menjadi raja atas sebagian rakyat Israel menggantikan ayahnya, Saul. Tetapi raja yang dipilih Tuhan adalah Daud. Dan sebagian besar rakyat Israel sudah mengikuti Daud.

Abner sangat tersinggung dengan Isyboset, sehingga ia berbalik mendukung raja Daud (2 Samuel 2:8; 2 Samuel 3:7-12).

Rizpa ternyata punya sifat yang baik, ia punya kasih dan pengorbanan yang begitu besar bagi anak-anaknya.

Saat itu terjadi tulah di Israel, rupanya karena Saul membunuh orang-orang Gibeon, yang sebenarnya tidak boleh dibunuh sesuai dengan janji bangsa Israel pada masa Yosua.

Akibatnya bangsa Gibeon meminta tumbal tujuh orang dari anggota keluarga Saul.

Dari antara ketujuh orang tersebut terdapat  dua anak Rizpa. Mereka dihukum gantung hingga mati.

Karena kasihnya kepada anak-anaknya itu, maka Rizpa melindungi mayat-mayat mereka dari burung-burung dan binatang buas, siang dan malam.

Ketika hal ini diberitahu kepada raja Daud, ia sangat tersentuh, sehingga ia meminta agar anak-anak Rizpa dikuburkan secara layak bersama tulang-tulang Saul dan Yonatan yang baru diambilnya setelah digantung oleh orang Filistin (2 Samuel 21:1-14).

 

6. Janda Sarfat

Janda ini tidak disebutkan namanya.

Sarfat adalah salah satu kota di wilayah Sidon, jadi tidak termasuk lagi wilayah Israel, dan janda tersebut beserta anaknya bukanlah orang Israel yang percaya kepada Tuhan.

Tuhan menyuruh nabi Elia ke sana untuk memelihara nabiNya itu, karena kelaparan parah sedang melanda Israel, di mana hujan tidak turun selama tiga setengah tahun di negeri itu.

Awalnya Elia diperintahkan oleh Tuhan bersembunyi di tepi sungai Kerit serta minum dari sungai itu. Dan setiap pagi dan sore burung gagak diperintahkanNya untuk membawa roti dan daging kepada Elia.

Kemudian, ketika sungai itu kering, Tuhan menyuruh Elia pergi ke Sarfat untuk memelihara hidupnya, melalui seorang janda di kota itu.

Namun janda tersebut bukanlah seorang kaya, malahan ia sedang kritis, sebab ia beserta seorang anaknya laki-laki hanya mempunyai sedikit tepung dan minyak sebagai bahan untuk membuat roti.

Namun Elia meminta agar ia dibuatkan dahulu roti. Dan ajaib, ketika janda itu taat, maka ia punya stok roti yang tak habis-habis selama musim kelaparan.

Kemudian anak perempuan itu sakit dan akhirnya meninggal. Lalu Elia mendoakan anak tersebut.

Dan mujizat pun terjadi. Anak tersebut bangkit kembali! (1 Raja-raja 17:8-24).

Sejauh yang dapat kita ketahui, inilah kebangkitan yang pertama kali disebut di Alkitab (Baca: 7 Orang Yang Pernah Dibangkitkan Di Alkitab).

 

7. Janda Nabi Yang Dilayani Elisa

Alkisah, salah satu janda nabi mengadukan nasibnya kepada nabi Elisa.

Janda tersebut mempunyai hutang yang ditinggalkan oleh suaminya. Dia tidak sanggup membayarnya, sehingga kedua anaknya telah diambil sebagai budak.

Nabi Elisa bertanya kepada janda nabi tersebut apa saja yang dia punya di rumah.

Perempuan tersebut menjawab bahwa dia hanya mempunyai minyak dalam buli-buli.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!