10 Jenis Doa Kristen Menurut Alkitab

 

6. Doa Penyembuhan

Jenis doa Kristen menurut Alkitab yang keenam adalah doa penyembuhan.

Contohnya adalah seperti yang disebutkan di bawah ini.

“Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.” (Yakobus 5:14)

Dalam kutipan ayat firman Tuhan di atas  dikatakan bahwa jika ada yang sakit, baiklah dipanggil seorang penatua jemaat supaya orang sakit tersebut didoakan dan sembuh.

Penatua adalah sebutan bagi pemimpin rohani pada saat itu, di bawah kepemimpinan rasul-rasul. Setelah rasul-rasul tidak ada lagi merekalah yang memimpin jemaat.

Pada dasarnya semua orang percaya adalah imam (1 Ptrus 2:9), artinya mereka bisa langsung berdoa kepada Tuhan tanpa perantaraan siapa pun, termasuk pemimpin rohani.

Namun demikian para pemimpin rohani punya kapasitas dan tanggugjawab  lebih, karena mereka dipilih Tuhan untuk memimpin gerejaNya. Jadi penting untuk berada di bawah otoritas mereka, termasuk didoakan oleh mereka.

Ketika kita mengalami masa sulit, misalnya penyakit, ada baiknya kita minta didoakan oleh pemimpin rohani kita, gembala, pendeta, penatua, penginjil atau apapun sebutannya.

Tetapi hal ini tidak berarti bahwa kita sendiri tidak perlu lagi berdoa untuk kesembuhan kita, kita harus tetap berdoa di samping kita meminta bantuan doa para pemimpin rohani/rohaniwan.

Jadi doa kesembuhan itu bisa dilakukan secara pribadi atau secara bersama, dengan agak formal, dengan cara mengundang seorang rohaniwan/hamba Tuhan.

 

7. Doa Ucapan Syukur

Jenis doa Kristen menurut Alkitab yang ketujuh adalah doa ucapan syukur, seperti doa raja Daud di bawah ini.

“Ya TUHAN, oleh karena hamba-Mu ini dan menurut hati-Mu Engkau telah melakukan segala perkara yang besar ini dengan memberitahukan segala perkara yang besar itu. Ya TUHAN, tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami.” (1 Tawarikh 17: 19-20)

Suatu ketika Daud berdoa kepada Allah agar ia diizinkan untuk membangun Bait Allah. Namun, walaupun hal itu adalah niat yang mulia, Tuhan menolak keinginan Daud karena dosa Daud di hadapan Tuhan.

Akan tetapi Allah akan memilih anak kandung Daud sendiri, yang akan menggantikan dia duduk di takhtanya sebagai raja Israel, dia itulah yang akan membangun Bait Allah.

Dan bukan hanya itu, Allah juga berjanji akan mengokohkan kerajaan Daud melalui keturunannya sampai selama-lamanya.

Mendengar ini semua Daud pun bersyukur kepada Tuhan, terutama karena keturunannya akan dikokohkan Tuhan sebagai raja-raja Israel turun-temurun.

Jadi walaupun doanya untuk membangun Bait Allah ditolak oleh Allah, namun Daud tetap bersyukur karena keluarganya akan tetap menjadi raja-raja di Israel.

Doa syukur juga bisa dinaikkan ketika kita mengalami berkat-berkat Tuhan secara khusus, seperti naik gaji, naik pangkat/jabatan, diwisuda, memasuki rumah baru, dll.

Seperti halnya doa kesembuhan, doa syukur bisa dilakukan secara pribadi, tetapi bisa juga secara bersama dengan agak formal, misalnya dengan melakukan ibadah khusus dan mengundang seorang rohaniwan.

 

8. Doa Nazar

Jenis doa Kristen menurut Alkitab yang kedelapan adalah doa nazar.

Doa nazar adalah jenis doa dan permohonan tentang sesuatu hal kepada Allah dengan cara bernazar/berjanji akan melakukan/memberikan sesuatu kepada Tuhan, jika doa/permohonannya tersebut dikabulkan.

Contoh doa seperti ini adalah doa yang dilakukan oleh Hana, ibu nabi Samuel, ketika ia meminta seorang anak (Samuel) kepada Tuhan.

“Kemudian bernazarlah ia, katanya: TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hambaMu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hambaMu ini, tetapi memberikan kepada hambaMu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia untuk TUHAN seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya.” (1 Samuel 1: 11)

Hana berdoa meminta anak kepada Tuhan dan bernazar apabila Tuhan memberikan anak kepadanya, maka ia akan memberikan anak tersebut kepada Tuhan seumur hidupnya untuk melayaniNya. Tuhan mengabulkan doanya tersebut dengan memberikan Samuel kepadanya.

Dan Hana juga menepati nazarnya kepada Tuhan dengan menyerahkan Samuel kepada Tuhan sebagai pelayanNya (1 Samuel 1:1-28).

Hal bernazar memang hanya dua kali disebut di dalam Perjanjian Baru (Kisah Para Rasul 18:18 dan 21: 23-24, 26). Namun demikian kita masih bisa mempraktekkan doa nazar pada masa kini.

Jika kita ingin mengajukan suatu permohonan kepada Tuhan, kita bisa bernazar, misalnya, bahwa kita akan lebih sungguh-sungguh lagi mengikut Tuhan, atau  menyerahkan sebagian harta milik kita untuk pekerjaan Tuhan, dan sebagainya.

Yang penting, janganlah sampai kita menunda-nunda memenuhi nazar kita, apalagi sampai tidak menepatinya, jika Tuhan telah mengabulkan doa kita.

Dalam Perjanjian Lama, jika seseorang menunda-nunda memenuhi nazarnya kepada Tuhan, ia dipandang berdosa (Ulangan 23:21).

Itulah sebabnya kita harus berpikir dulu matang-matang sebelum kita bernazar dalam doa kita. (Amsal 20:25).

 

9. Doa Semalam-malaman

Jenis doa Kristen menurut Alkitab yang kesembilan adalah doa semalam-malaman.

Doa semalam-malaman/doa semalam suntuk adalah doa yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama, yaitu semalam-malaman atau beberapa jam.

Tentu doa seperti ini tidak bisa dilakukan setiap hari, sebab setiap orang mempunyai pekerjaan/pelayanan lain yang harus dilakukan yang juga merupakan ibadah kita di hadapan Tuhan, seperti halnya doa; serta karena setiap orang harus mempunyai waktu yang cukup untuk beristirahat.

Doa seperti ini dapat dilakukan sesekali, secara rutin dalam jangka waktu tertentu, misalnya setiap minggu atau setiap bulan.

Salah satu doa seperti ini adalah doa Samuel, seperti yang dikutip dalam firman Tuhan di bawah ini.

“Lalu datanglah firman TUHAN kepada Samuel, demikian: Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku. Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman.” (1 Samuel 15:10-11)

Nabi Samuel berseru/berdoa semalam-malaman kepada Tuhan setelah Tuhan menolak Saul sebagai raja Israel akibat ketidak-taatannya kepada perintah Tuhan.

Tuhan Yesus juga pernah, paling tidak dua kali,  berdoa semalam-malaman (Lukas 6:12 dan Matius 14:23-25, bandingkan dengan Yohanes 6:15-17). (Baca: 7 Ciri Doa Tuhan Yesus Yang Patut Diteladani)

Demikian juga dengan Daud, ketika ia bergumul tentang anaknya yang sakit, ia berdoa sampai semalam-malaman (2 Samuel 12:16).

Doa semalam-malaman bisa dilakukan secara kolektif, misalnya dengan anggota gereja setempat; atau seorang diri, khususnya ketika kita sedang mengalami pergumulan hidup, atau ketika sangat membutuhkan campur tangan Tuhan dalam suatu hal tertentu dalam hidup kita, seperti yang dialami Samuel.

 

10. Doa Peperangan Rohani

“Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis…. dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus.” (Efesus 6:11,17,18)

Jenis doa Kristen menurut Alkitab yang terakhir adalah doa peperangan rohani.

Doa peperangan rohani adalah doa untuk memerangi kuasa-kuasa gelap/iblis dan pengikut-pengikutnya. (Baca: 10 Fakta Tentang Iblis Menurut Pandangan Kristen)

Dalam Efesus 6:10-18, dikatakan bahwa perjuangan setiap orang Kristen bukanlah melawan darah dan daging (manusia) melainkan melawan pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, dan roh-roh jahat di udara.

Singkatnya: melawan iblis dan pengikut-pengikutnya, yaitu setan-setan/roh-roh jahat (iblis hanya satu, tetapi pengikutnya, yaitu roh-roh jahat/setan-setan, banyak).

Selanjutnya dalam ayat tersebut dijelaskan berbagai macam “senjata” yang dapat digunakan orang percaya untuk melawan mereka. Salah satu dari senjata-senjata tersebut adalah doa.

Melalui doa kita bisa memerangi kuasa iblis dan setan-setan/roh-roh jahat.

Iblis dan setan-setan bisa merasuk orang-orang yang belum percaya kepada Kristus. Dan untuk melepaskan orang tersebut, harus diikat terlebih dahulu “orang kuat” yang menguasainya (Markus 3:22-27), antara lain melalui doa, dan mengusirnya dalam nama Tuhan Yesus.

Iblis dan pengikutnya juga bisa mempengaruhi/mengikat orang-orang tertentu sehingga mereka tidak dapat percaya pada injil (2 Korintus 4:3-4). Oleh karena itu mereka perlu dilepaskan dari ikatan iblis dan setan-setan, antara lain melalui doa.

Mengusir setan-setan adalah salah satu kuasa yang diberikan Tuhan Yesus kepada orang-orang percaya (Markus 6:6-7; 16:17).

Namun yang tidak kalah pentingnya dalam doa peperangan rohani adalah melawan tipu muslihat iblis.

Pada dasarnya iblis sudah dikalahkan Tuhan Yesus di kayu salib melalui kematianNya (Ibrani 2:14). Dia tidak mempunyai kuasa lagi atas hidup kita. Satu-satunya “senjatanya” saat ini adalah tipu muslihatnya. Ia hanya bisa menipu dan membohongi orang percaya, sebab ia adalah bapa segala dusta (Yohanes 8: 44).

Jika kita tidak hati-hati, kita bisa jatuh dalam kelicikan dan tipu dayanya yang halus, sebab ia juga bisa menyamar sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:14), pada hal ia adalah kegelapan yang paling gelap.

Itulah sebabnya kita perlu berdoa, agar kita bisa memerangi tipu dayanya yang licik. Doalah “senjata pamungkas” kita dalam mengalahkan iblis.

 

Itulah 10 jenis doa Kristen menurut Alkitab.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!