Loading...
Loading...

10 Karakter Tokoh Alkitab Perjanjian Lama Yang Patut Diteladani

4. Berintegritas Tinggi (Yusuf)

Karakter tokoh Alkitab yang patut diteladani, yang keempat adalah punya integritas tinggi.

Salah satu tokoh Alkitab yang punya karakter berintegritas tinggi adalah Yusuf. (Baca: 10 Pria Paling Tampan Di Alkitab).

Yusuf adalah anak kesayangan Yakub, sebab Yusuf lahir di masa tua Yakub dari istri kesayangannya, Rahel. Karena itulah Yakub memanjakan Yusuf. Ia membelikan Yusuf jubah yang sangat indah.

Hal ini membuat saudara-saudara Yusuf menjadi cemburu. Apalagi setelah Yusuf menceritakan mimpinya kepada mereka yang menggambarkan keunggulan Yusuf atas saudara-saudaranya itu, makin bencilah mereka kepada Yusuf.

Karena itulah Yusuf mereka jual kepada seorang Ismael yang kemudian membawa Yusuf ke Mesir. Yusuf dijual kepada seorang pegawai istana Firaun yang bernama Potifar.

Yusuf kemudian menjadi kepala rumah tangga Potifar dan orang kepercayaannya.

Yusuf adalah seorang pemuda yang tampan serta punya karakter yang baik, karena itu istri Potifar sangat tertarik kepadanya, dan ia berkali-kali menggoda Yusuf agar mau berhubungan intim dengannya.

Tetapi Yusuf tidak pernah mau menuruti ajakan istri Potifar itu, karena ia takut akan Tuhan dan tidak mau melakukan dosa di hadapanNya (Kejadian 39:1-23).

Lalu Yusuf difitnah oleh istri Potifar dengan berkata bahwa Yusuf ingin memperkosanya, sehingga Yusuf dimasukkan ke penjara.

Tetapi oleh campur tangan Tuhan, Yusuf akhirnya keluar penjara dan menjadi pemimpin tertinggi di Mesir di bawah kuasa Firaun.

5. Suka Menolong (Musa)

Karakter tokoh Alkitab yang patut diteladani, yang kelima adalah suka menolong orang lain.

Salah satu tokoh Alkitab yang punya karakter suka menolong orang lain adalah Musa.

Musa lahir di Mesir, di mana orang Israel berada di bawah perbudakan orang Mesir.

Musa kemudian menjadi anak angkat putri Firaun hingga ia berusia 40 tahun. Setelah itu ia keluar istana Firaun untuk menemui teman sebangsanya.

Ketika ia melihat seorang Mesir memukul orang Israel, ia membelanya dengan membunuh orang Mesir tersebut dan menyembunyikan mayatnya.

Lalu ketika dua orang sesama Israel berkelahi, Musa melerai mereka. Ia menegur orang yang bersalah, yang memukul temannya.

Tetapi orang tersebut tidak mendengarkan Musa, malahan ia menyinggung pembunuhan yang dilakukan oleh Musa terhadap orang Mesir tersebut.

Mendengar hal itu, takutlah Musa lalu ia pergi ke Midian. Ia duduk-duduk di dekat sebuah sumur.

Lalu Musa bertemu dengan perempuan-perempuan dari seorang imam yang akan menimba air untuk ternak mereka.

Ketika para gembala di tempat itu mengusir perempuan-perempuan itu, maka Musa bangkit menolong mereka dan memberi minum ternak mereka (Keluaran 2:11-22).

Karena karakter Musa yang suka menolong ini, salah satu dari perempuan yang ditolongnya tersebut kemudian menjadi istrinya.

Musa tinggal di Midian dan bekerja sebagai gembala kambing-domba mertuanya selama 40 tahun, hingga Tuhan memanggilnya untuk membawa umatNya, Israel, keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian.

6. Pemberani (Daud)

Karakter tokoh Alkitab yang patut diteladani, yang keenam adalah pemberani.

Salah satu tokoh Alkitab yang punya karakter pemberani adalah Daud.

Daud adalah raja kedua Israel setelah Saul dan raja terbesar Israel sepanjang masa.

Awalnya Daud hanyalah seorang gembala kambing domba ayahnya.

Namun, ketika Saul telah ditolak oleh Tuhan sebagai raja Israel, maka Daud diurapi oleh nabi Samuel menjadi raja Israel menggantikan Saul.

Saat itu Daud masih sangat muda, diperkirakan sekitar 20 tahun.

Tetapi Daud belum bisa langsung duduk di tahta kerajaan, sebab Saul masih enggan lengser dari jabatannya.

Lalu Daud menjadi hamba Saul di istana.

Daud kemudian tampil sebagai pembela bagi Israel, tatkala Goliat, pahlawan Filistin, datang menakut-nakuti bangsanya.

Saat itu tidak ada seorang pun dari antara prajurit Israel, termasuk raja Saul, yang berani menghadapi ancaman Goliat.

Namun Daud, seorang gembala kambing domba yang masih belia, dengan gagah berani maju menghadapi Goliat.

Dan dengan sebuah pengumban di tangan, serta keyakinan akan pertolongan Tuhan, Daud pun berhasil mengalahkan Goliat (1 Samuel 17:1-58).

Sejak itu Daud menjadi terkenal dan mendapat simpati dari rakyat Israel. Hal ini membuat Saul iri hati kepadanya. Bahkan Saul berusaha untuk membunuh Daud .

Namun Daud selalu luput dari tangan Saul, hingga ia berhasil duduk sebagai raja Israel ketika Saul telah mati.

7. Mengandalkan Tuhan (Yosafat)

Karakter tokoh Alkitab yang patut diteladani, yang ketujuh adalah mengandalkan Tuhan.

Salah satu tokoh Alkitab yang punya karakter mengandalkan Tuhan adalah Yosafat.

Yosafat adalah seorang raja yang (hampir) selalu bersandar pada Tuhan. Dan selama ia mengandalkan Tuhan, ia melihat mujizat Tuhan terjadi di dalam hidupnya.

Ketika orang Moab, orang Amon dan orang Meunim datang menyerbu Yehuda, Yosafat mengandalkan Tuhan, bukan tentaranya,  dengan berdoa dan berpuasa bersama seluruh rakyat Yerusalem.

Akhirnya Tuhan pun bertindak, sehingga secara ajaib bangsa Yehuda dapat mengalahkan musuh-musuhnya tanpa berperang! (2 Tawarikh 20:1-30).

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!