Loading...
Loading...

10 Kisah Menarik Antara Mertua Dengan Menantunya Di Alkitab

Artikel ini membahas tentang kisah-kisah menarik antara mertua dengan menantunya di Alkitab.

Bagi kita yang hidup pada zaman modern, kisah hubungan yang tidak harmonis di antara mertua dengan menantunya bukanlah suatu hal yang asing. Khususnya di antara mertua perempuan dengan menantu perempuan.

Baca juga: 10 Janda Terkenal Di Alkitab Serta Kisah Mereka

Kendati demikian, kita juga tentu sering mendengar kisah hubungan yang sangat harmonis, bahkan sangat akrab, antara mertua perempuan dengan menantu perempuannya.

Demikian jugalah yang terjadi pada zaman kuno, seperti yang dicatat di Alkitab.

Kita bisa membaca sejumlah kisah menarik  antara mertua dengan menantunya di Alkitab.

Baca juga: 7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib

Ada kisah yang kurang harmonis, bahkan bermusuhan; tetapi ada juga kisah yang sangat harmonis, bahkan sangat akrab.

Artikel kali ini akan membahas tentang 10 kisah menarik antara mertua dengan menantunya di Alkitab.

Baca juga: 10 Wanita Paling Cantik Di Alkitab

Baik kisah yang kurang harmonis, bahkan bermusuhan, maupun kisah yang sangat harmonis, bahkan sangat akrab.

Kesepuluh kisah menarik antara mertua dengan menantunya di Alkitab ini terdapat di Perjanjian Lama dan di Perjanjian Baru.

Baca juga: 9 Perempuan Yang Melayani Yesus Di Alkitab

Semua kisah tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi setiap kita.

Kisah siapa sajakah yang termasuk ke dalam sepuluh kisah menarik antara mertua dengan menantunya di Alkitab? Berikut pembahasannya.

 

1. Laban Dengan Yakub

Kisah menarik antara mertua dengan menantunya di Alkitab, yang pertama adalah kisah antara Laban dengan Yakub.

Yakub adalah anak Ishak dan Ribka. Ishak dan Ribka berpesan kepada Yakub agar pergi mencari seorang istri ke rumah saudaranya, Laban (Kejadian 27:46).

Karena itu Ribka tidak mau lagi Yakub mengambil istri dari luar kaum mereka yang percaya kepada Tuhan.

Tetapi Laban adalah mertua yang jahat. Sebab ia telah berulang kali menipu Yakub, menantunya.

Laban menipu Yakub dengan memberikan Lea, kakak Rahel kepada Yakub sebagai istrinya. Padahal Yakub menginginkan Rahel, bukan Lea.

Sehingga Yakub harus bekerja selama 14 tahun untuk Laban, ayah Rahel, demi mendapatkan Rahel.

Laban juga berbuat curang dengan upah Yakub yang bekerja padanya. Sebab ia mengubah-ubah upah Yakub yang telah mereka sepakati.

Akibatnya Yakub harus bekerja 6 tahun lagi  pada Laban, mertuanya, sehingga total 20 tahun ia tinggal di negeri mertuanya itu.

Namun selama di rumah mertuanya, Yakub bekerja keras sehingga ia menjadi kaya.

Sekalipun mertuanya berbuat curang kepadanya, Tuhan menyertai Yakub dan memberkatinya berlimpah-limpah hingga ia kembali ke rumah ayahnya, Ishak, di Tanah Kanaan (Kejadian 29-31).

 

2. Yehuda Dengan Tamar

Kisah menarik antara mertua dengan menantunya di Alkitab, yang kedua adalah kisah antara Yehuda dengan Tamar.

Yehuda adalah anak keempat Yakub, anak dari istri pertamanya, Lea.

Yehuda mempunyai tiga orang anak laki-laki. Anak pertama bernama Er, anak kedua bernama Onan, anak ketiga bernama Syela.

Er menikah dengan Tamar. Tetapi Er itu jahat sehingga Tuhan menghukum mati dia.

Lalu Yehuda menyuruh anaknya yang kedua, Onan, mengambil Tamar menjadi istrinya sehingga kakaknya, Er, mendapat keturunan dari Onan.

Tetapi Onan itu juga jahat, sebab setiap kali ia berhubungan dengan Tamar, ia sengaja membiarkan air maninya terbuang, sehingga ia tidak mendapat anak dari Tamar.

Karena pikirnya, dia mendapat anak tapi Er yang “menikmatinya”, anak itu akan dianggap sebagai anak Er, kakaknya yang telah meninggal.

Yehuda sebenarnya masih punya satu lagi anak laki-laki yang bisa diberikannya kepada Tamar, yakni Syela; tetapi dia masih kecil.

Di samping itu Yehuda juga takut memberikannya kepada Tamar, kalau-kalau anak itu nanti juga berlaku sama dengan abang-abangnya sehingga Tuhan menghukum mati dia.

Untuk itu Yehuda meminta Tamar kembali ke orang tuanya sebagai janda. Yehuda berjanji bahwa setelah anak bungsunya besar, ia akan menikahkannya dengan Tamar.

Tetapi ketika anak bungsunya besar, Yehuda tak kunjung memberikannya kepada Tamar, ia tetap menjanda.

Karena itu Tamar menjadi kecewa, sebab ia merasa dipermainkan oleh ayah mertuanya, Yehuda.

Jadi mulailah Tamar memikirkan sebuah ide yang “brilliant”. Ia menjebak Yehuda dengan menyamar sebagai perempuan sundal (pelacur).

Maka Yehuda, tanpa mengetahui bahwa Tamar adalah menantunya sendiri, menghampiri Tamar. Ia memberikan cap meterai, kalung, dan tongkatnya kepada Tamar sebagai jaminan. Dan Tamar pun mengandung.

Ketika Tamar menuntut Yehuda, ia tak bisa mengelak, sebab barang-barang miliknya ada pada Tamar.

Akhirnya Yehuda pun mengaku salah karena ia tidak memberikan anaknya, yang bungsu kepada Tamar. Ia pun akhirnya mengambil Tamar menjadi istrinya.

Dari Tamar Yehuda mendapat dua anak, salah satunya menjadi nenek moyang Tuhan Yesus (Kejadian 38:1-30).

Kendati Yehuda melakukan kesalahan, kasih karunia Allah tetap berlaku bagi dia. Tuhan tetap memilihnya sebagai penerus umat pilihan Tuhan.

 

3. Yitro Dengan Musa

Kisah menarik antara mertua dengan menantu di Alkitab yang ketiga adalah kisah antara Yitro dengan Musa.

Yitro adalah seorang imam di Midian. Dan putrinya, Zipora, adalah istri Musa.

Ketika Musa dipanggil Tuhan untuk membebaskan bangsa Israel dari Mesir menuju Tanah Perjanjian, maka Musa meninggalkan istri dan kedua anaknya pada mertuanya, Yitro.

Dan ketika Musa dan bangsa Israel di padang gurun menuju Tanah Kanaan, maka Yitro, mertuanya datang menemui Musa, dengan membawa istri dan anak-anak Musa.

Yang menarik adalah mertua Musa menasihati Musa agar Musa tidak mengadili bangsa Israel sendirian, sebab ia akan kelelahan dan juga orang Israel.

Maka Yitro menyarankan Musa mengangkat para pemimpin seribu, pemimpin seratus, pemimpin lima puluh, dan pemimpin sepuluh.

Jadi para penimpin tersebut akan membantu Musa mengadili bangsa Israel dalam perkara-perkara yang kecil. Sedangkan perkara-perkara yang besar ditangani langsung oleh Musa.

Usul mertuanya ini diterima oleh Musa (Keluaran 18).

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!