Loading...
Loading...

10 Kisah Menarik Tentang Pasangan Suami Istri Di Alkitab

 

4. Potifar Dan Istrinya

Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya kepada seorang Ismael yang kemudian membawa Yusuf ke Mesir.

Di Mesir Yusuf dijual kepada seorang pegawai istana Firaun yang bernama Potifar. Yusuf kemudian menjadi kepala rumah tangga Potifar dan orang kepercayaannya (Kejadian 39:4, 6).

Yusuf adalah seorang pemuda yang tampan serta punya karakter yang baik.

Karena itu istri Potifar sangat tertarik kepadanya, dan ia berkali-kali menggoda Yusuf agar mau berhubungan intim dengannya.

Tetapi Yusuf tidak pernah mau menuruti ajakan istri Potifar itu, karena ia takut akan Tuhan dan tidak mau melakukan dosa di hadapanNya.

Suatu ketika, saat istri Potifar terus ngotot menggoda Yusuf, maka Yusuf pun melarikan diri dan meninggalkan bajunya yang ditarik oleh istri Potifar.

Merasa kesal dengan penolakan Yusuf, maka istri Potifar pun memfitnah Yusuf dengan berkata bahwa Yusuf ingin memperkosanya, lalu ia berteriak sehingga Yusuf pergi melarikan diri serta meninggalkan pakaiannya.

Jelas istri Potifar berbohong dan berkata tidak jujur, sebab dialah yang sesungguhnya yang menginginkan Yusuf, bukan Yusuf yang ingin memperkosanya.

Tetapi suaminya, Potifar, dan para pegawainya tentu saja lebih percaya kepada istri Potifar, sebab ia seorang istri pejabat dan majikan Yusuf, sedangkan Yusuf hanya pelayannya.

Maka Potifar menjadi sangat marah, lalu ia memasukkan Yusuf ke dalam penjara.

Namun di penjara, atas penyertaan Tuhan, Yusuf menjadi orang kepercayaan kepala penjara (Kejadian 41:39-44).

Yusuf kemudian bahkan menjadi pemimpin tertinggi di Mesir di bawah kuasa Firaun.

Istri potifar adalah seorang perempuan yang tidak setia dan pembohong. Tapi sayang, suaminya tidak menyadari hal itu.

 

5. Nabal Dan Abigail

Abigail adalah seorang perempuan yang cantik dan juga bijak. Suaminya adalah Nabal, laki-laki yang kasar dan jahat kelakuannya.

Nabal seorang yang kaya namun pelit. Ketika ia sedang menggunting bulu domba-dombanya (artinya ia sedang panen), Daud mengirim sepuluh anak buahnya untuk meminta bantuan kepada Nabal.

Sebab Daud saat itu sedang dalam pelarian dari kejaran Saul yang ingin membunuhnya, walau saat itu Daud sudah diurapi menjadi raja.

Namun jawaban Nabal sangat kasar. Hal ini membuat Daud menjadi marah sehingga ia dan anak-anak buahnya berencana membunuh Nabal.

Untunglah ia punya istri yang bijak, Abigail. Abigail segera mendatangi Daud dan meminta maaf serta memberi apa yang Daud minta.

Hal ini membuat Daud membatalkan niatnya membunuh Nabal.

Namun ketika mendengar rencana Daud yang ingin membunuhnya, Nabal pun meninggal seketika. Lalu Daud mengambil Abigail menjadi istrinya (1 Samuel 25).

 

6. Perempuan Sunem Dan Suaminya

Seorang perempuan bersama suaminya di Sunem, yang masih termasuk wilayah Israel, juga merupakan pasangan suami istri di Alkitab yang punya kisah yang menarik.

Nama perempuan Sunem ini tidak disebutkan, pun nama suaminya. Tetapi suami-istri tersebut adalah orang kaya, juga orang yang murah hati.

Ketika nabi Elisa singgah di Sunem dalam perjalanannya, perempuan dan suaminya itu sering kali mengundangnya makan ke rumah mereka.

Mereka bahkan menyediakan sebuah kamar khusus untuk Elisa, sehingga ketika abdi Allah itu pergi ke Sunem, dia boleh menginap di kamar tersebut.

Kemurahan hati perempuan Sunem ini mendapat ganjarannya.

Waktu itu pasangan suami-istri tersebut belum mempunyai anak. Jadi Elisa berdoa dan bernubuat bahwa tahun depannya perempuan tersebut akan hamil dan punya anak. Dan hal itu benar-benar terjadi, tahun depannya mereka punya anak.

Selang beberapa tahun, anak ibu tersebut sakit lalu meninggal. Hal ini diberitahukan kepada nabi Elisa. Elisa pun mendoakan anak tersebut, dan anak itu pun bangkit kembali! (2 Raja-raja 4:8-37).

Bahkan ketika keluarga perempuan Sunem ini terpaksa mengungsi karena kelaparan di Israel, seluruh harta mereka dikembalikan oleh raja Israel, ketika mereka kembali dari pengungsian (2 Raja-raja 8:1-6).

 

7. Zakharia Dan Elisabet

Zakharia adalah seorang imam Yahudi. Ia dan istrinya, Elisabet, sudah tua dan tidak mempunyai anak.

Istrinya juga seorang yang mandul. Tetapi ia beserta istrinya adalah orang benar di hadapan Tuhan.

Suatu ketika Zakharia bertugas di Bait Suci untuk membakar ukupan (berdoa). Tiba-tiba seorang malaikat menampakkan diri kepadanya dan berkata bahwa doanya sudah dikabulkan Tuhan.

Istrinya akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak dan hendaklah ia menamainya Yohanes.

Rupanya Zakharia sudah lama berdoa bagi kelahiran seorang anak.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!