10 Makna Kenaikan Yesus Ke Surga

 

6. Yesus Hamba Yang Diperkenan Allah

Makna kenaikan Yesus ke surga yang keenam adalah Yesus berkenan kepada Allah Bapa.

Sebagai seorang hamba Tuhan, Tuhan yang menjadi manusia, Yesus sangat menderita, disalibkan dan mati. Ia begitu terhina di dunia.

Tetapi Allah sangat menghargai segala penderitaan dan pengorbanan Yesus di kayu salib demi menebus manusia yang berdosa (Yesaya 53:12).

Allah puas dengan pelayanan dan karya Yesus di bumi. Karena itulah Ia sangat dimuliakan Allah setelah Ia naik ke surga (Filipi 2:5-11).

Penulis Surat Ibrani membandingkan Yesus yang telah naik ke surga dengan para malaikat Allah.

Sekalipun para malaikat itu adalah pelayan-pelayan Allah yang taat, namun kepada mereka tidak diberikan hak istimewa seperti yang diberikanNya kepada AnakNya, Tuhan Yesus.

“Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?” (Ibrani 1:13).

Kepada Yesus Allah Bapa berkata agar Ia duduk di sebelah kananNya di surga. Ini adalah tanda perkenanan selain tanda otoritas (lihat poin 5 di atas).

Allah Bapa juga berkata kepada AnakNya, bahwa semua musuhNya akan dibuat menjadi tumpuan kakiNya. Artinya, akan ditaklukkan!

Iblis dan para pengikutnya adalah musuh utama Yesus. Sekalipun mereka pada dasarnya telah dikalahkan Yesus melalui kematianNya di kayu salib (Kolose 2:14-15), namun mereka masih punya kuasa yang terbatas di bumi.

Kekuasaan iblis dan antek-anteknya baru benar-benar hancur pada saat kedatangan Yesus kedua kali. (Baca: 10 Fakta Tentang Iblis Menurut Pandangan Kristen)

Pada saat itulah musuh Tuhan Yesus benar-benar ditaklukkan.

 

7. Yesus Menjadi Pendoa Bagi Kita

Makna kenaikan Yesus ke surga yang ketujuh adalah Yesus adalah pendoa bagi kita.

Seperti telah disebut di atas, Tuhan Yesus saat ini digambarkan sedang duduk di sebelah kanan Bapa di surga.

Namun ini tidak menunjukkan keadaan yang pasif, seolah-olah Yesus hanya duduk-duduk saja menantikan penaklukan musuhNya, iblis. Tidak!

Yesus tidak hanya duduk saja di surga, Ia pergi kepada Bapa justru demi kepentingan kita umatNya (Ibrani 9:24).

Ia ada di surga menjadi Pengantara bagi kita.

“Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.” (Ibrani 7:25).

Pengantara yang dimaksud dalam ayat ini adalah pendoa syafaat, seperti yang terdapat dalam Alkitab Terjemahan Lama (TL) di bawah ini,

“Oleh sebab itulah Ia berkuasa juga menyelamatkan dengan sempurnanya segala orang yang menghampiri Allah oleh sebab Dia, sedangkan Ia hidup senantiasa memohonkan syafaat karena mereka itu.”

Jadi Tuhan Yesus berdoa syafaat bagi kita dari surga.

Yesus bukan hanya berdoa bagi para pengikutNya ketika Ia masih berada di bumi, tetapi juga ketika Ia kini sudah berada di surga. (Baca: 7 Ciri Doa Tuhan Yesus Yang Patut Diteladani)

 

8. Yesus Menyediakan Tempat Bagi Kita UmatNya

Makna kenaikan Yesus ke surga yang kedelapan adalah Yesus menyediakan tempat bagi kita di surga.

Kepada murid-muridNya yang tidak lama lagi akan ditinggalkanNya, Tuhan Yesus berkata,

“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.” (Yohanes 14:2-3).

Yesus pergi ke surga salah satunya adalah untuk mempersiapkan tempat bagi kita umatNya.

Setelah Ia selesai mempersiapkan tempat kita di surga, maka Ia akan datang kembali menjemput kita.

Dengan demikian kita akan bersama-sama dengan Dia sampai selama-lamanya.

Surga itu adalah langit dan bumi yang baru, di mana tidak ada lagi penderitaan, penyakit, kekurangan, permusuhan, dan kematian.

Inilah yang disebut dengan surga. (Baca: 10 Fakta Tentang Surga Menurut Pandangan Kristen)

Di dunia ini kita masih mengalami banyak penderitaan dan pergumulan hidup. Tetapi di surga kelak kita tidak lagi mengalaminya, melainkan hidup bahagia selamanya.

 

9. Yesus Akan Datang Kembali Ke Dunia

Makna kenaikan Yesus ke surga yang kesembilan adalah Yesus akan datang kembali ke dunia.

Ketika murid-murid Yesus menatap ke langit, melihat Yesus yang naik ke surga dan ditutupi awan, para malaikat datang kepada mereka.

Malaikat-malaikat itu berkata,

“Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga. (Kisah Para Rasul 1:10-11).

Tuhan Yesus akan datang kembali ke dunia, bahkan dengan cara yang sama seperti Ia naik ke surga, yakni dengan penuh kemuliaan dan disertai dengan para malaikatNya.

Tuhan Yesus berkata bahwa Ia akan segera datang kembali (Wahyu 22:7).

Yesus akan datang kembali ke bumi untuk menghakimi manusia, serta memerintah dalam kerajaanNya, Kerajaan seribu tahun.

Kedatangan Yesus kedua kali merupakan hal terpenting dalam akhir zaman. (Baca: 10 Peristiwa Terpenting Yang Akan Terjadi Pada Akhir Zaman)

 

10. Nubuat Alkitab Dapat Dipercayai

Makna kenaikan Yesus ke surga yang kesepuluh atau terakhir adalah nubuat Alkitab dapat dipercayai.

Kenaikan Yesus ke surga adalah penggenapan nubuat Alkitab.

Salah satunya adalah dalam Perjanjian Lama, yakni Mazmur 68:19, yang dikutip oleh rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Efesus.

“Itulah sebabnya kata nas: Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia. Bukankah Ia telah naik berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.” (Efesus 4:8-10).

Dalam ayat di atas dinubuatkan tentang kenaikan Yesus ke surga, kemenanganNya atas musuhNya, serta pemberianNya kepada gerejaNya.

Tuhan Yesus sendiri juga telah menubuatkan terlebih dulu kenaikanNya ke surga (lihat poin 4 di atas).

Kelahiran, penderitaan/penyaliban, kematian, dan kebangkitan Yesus juga telah dinubuatkan di Alkitab, seperti halnya kenaikanNya ini.

Sebagai contoh, silakan baca: 7 Nubuat Perjanjian Lama Yang Digenapi Saat Kematian Yesus)

Nubuat-nubuat tentang kenaikan Yesus ini, atau nubuat lain tentang pribadi dan karyaNya, menunjukkan bahwa Alkitab adalah benar firman Allah dan nubuat-nubuatnya dapat dipercayai.

 

Itulah 10 makna kenaikan Yesus ke surga bagi orang percaya sebagaimana yang diajarkan di Alkitab Perjanjian Baru.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!