10 Mujizat Yesus Terbesar Di Alkitab

 

6. Membangkitkan Anak Janda Di Nain 

Mujizat Yesus terbesar di Alkitab yang keenam adalah membangkitkan anak seorang janda di Nain.

Suatu ketika Tuhan Yesus dan murid-muridNya memasuki suatu kota yang bernama Nain.

Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.

Ketika Dia berada dekat pintu gerbang kota itu, Ia melihat orang-orang membawa tandu jenazah untuk dimakamkan di luar kota.

Dalam tandu tersebut ialah seorang pemuda, anak tunggal ibunya yang sudah janda.

Tidak disebutkan nama janda itu dan juga anaknya.

Janda itu menangisi kematian anak tunggalnya. Dan janda tersebut disertai oleh banyak orang dari kota Nain.

Melihat hal itu, Tuhan Yesus sangat tersentuh hatiNya, Ia berbelas kasihan kepada janda itu.

Ia berkata kepadanya, “Jangan menangis!”

Maka Ia menghampiri usungan jenazah itu dan menyentuhnya, sementara para pengusungnya berhenti.

Lalu Ia berkata kepada jenazah anak itu, “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!”

Maka anak itu pun bangkit dan hidup kembali! (Baca: 7 Orang Di Alkitab Yang Pernah Dibangkitkan Dari Kematian)

Ia mulai duduk dan berkata-kata.

Lalu Tuhan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.

Hal ini membuat orang-orang di situ sangat heran, dan mereka memuliakan Allah.

Setelah kebangkitan anak tunggal janda ini, nama Tuhan Yesus pun makin tersiar di seluruh Yudea dan di seluruh wilayah sekitarnya (Lukas 7:11-17).

 

7. Menyembuhkan Hamba 

Perwira Di Kapernaum 

Mujizat Yesus terbesar di Alkitab yang ketujuh adalah menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum.

Perwira ini adalah perwira Romawi yang bertugas di Kapernaum, Galilea, markas tentara Romawi di Galilea.

Ia datang kepada Yesus melalui tua-tua Yahudi.

Tua-tua tersebut bersedia menolongnya sebab perwira ini ternyata orang yang baik.

Terbukti ia membantu pendirian rumah ibadah (sinagoge) orang Yahudi, walau belum tentu ia seorang penganut Agama Yahudi (proselit).

Dia datang kepada Yesus dengan bantuan tua-tua Yahudi mungkin karena ia merasa bahwa seorang rabi Yahudi tidak akan mau menolong perwira Romawi (perwira Romawi biasanya jahat dan membenci orang Yahudi).

Perwira ini mempunyai seorang hamba yang sedang sakit keras.

Dan dia meminta Yesus untuk menyembuhkannya.

(Terlihat lagi di sini kebaikan perwira tersebut, yang sangat perhatian kepada hambanya).

Dan yang luar biasa lagi adalah bahwa perwira ini begitu rendah hati dan beriman.

Ketika Yesus sudah dekat ke rumahnya, ia mengutus sahabat-sahabatnya kepada Yesus untuk mengatakan bahwa ia tidak layak menerima Yesus di rumahnya.

Jadi dia memohon agar Yesus mengucapkan sepatah kata saja agar hambanya itu sembuh.

Ini adalah iman yang luar biasa. Itulah sebabnya Yesus sangat memujinya.

Tuhan Yesus berkata bahwa iman sebesar itu belum pernah Ia temui, bahkan di antara orang Israel (umat pilihan Tuhan) sekalipun!

Hamba perwira ini pun akhirnya sembuh (Lukas 7:1-10).

 

8. Menyembuhkan Perempuan Yang Bungkuk Selama 18 Tahun 

Mujizat Yesus terbesar di Alkitab yang kedelapan adalah menyembuhkan seorang perempuan yang bungkuk selama 18 tahun.

Suatu ketika, pada hari Sabat, Tuhan Yesus sedang mengajar di sinagoge (rumah ibadah Yahudi).

Lalu datanglah seorang perempuan yang dirasuk roh jahat sehingga badannya bungkuk dan tak bisa lagi berdiri dengan tegak.

Perempuan itu sudah 18 tahun menderita penyakitnya itu.

Lalu Tuhan Yesus memanggil dan menyembuhkan wanita yang bungkuk tersebut.

Maka ia pun sembuh seketika dan memuliakan Allah.

Tetapi hal ini menggusarkan kepala rumah ibadat.

Sebab bagi orang Yahudi tidak boleh melakukan aktivitas di hari Sabat, termasuk menyembuhkan orang sakit.

Ia meminta agar orang banyak datang untuk disembuhkan di luar hari Sabat.

Tetapi Yesus dengan cerdas menjawab bahwa mereka pasti melepaskan sapi atau keledainya dari kandang dan membawanya ke tempat minuman, bahkan pada hari Sabat!

Demikianlah wanita tersebut harus dilepaskan dari ikatan iblis yang membuatnya sakit selama 18 tahun, sekalipun pada hari Sabat.

Apalagi dia adalah keturunan Abraham, seperti halnya orang-orang Yahudi lainnya.

Dan kepala rumah ibadat dan orang-orang Yahudi lainnya tidak dapat membantah jawaban Tuhan Yesus tersebut (Lukas 13:10-17).

Memang, pandangan orang Yahudi saat itu tentang Sabat sangat sempit.

(Untuk pemahaman yang lebih lengkap tentang Sabat silakan baca: 10 Fakta Tentang Sabat Menurut Alkitab)

 

9. Menyembuhkan 10 

Orang Kusta Dari Jarak Jauh

Mujizat Yesus terbesar di Alkitab yang kesembilan adalah menyembuhkan 10 orang kusta dari jarak jauh.

10 orang kusta ini terdiri dari satu orang Samaria dan sembilan orang Israel/Yahudi.

Kesepuluh orang kusta tersebut memohon kepada Yesus untuk disembuhkan.

Mereka berteriak kepada Yesus dari tempat yang agak jauh, sebab pada masa itu orang berpenyakit kusta berada dalam satu kelompok yang terpisah dari mereka yang tahir (yang tidak berpenyakit kusta).

Yesus pun menyuruh mereka memperlihatkan diri kepada imam-imam (agar diperiksa sebagai bukti bahwa mereka telah tahir/sembuh), walau saat itu mereka belum sembuh.

Dan mereka percaya serta taat pada perkataan Yesus!

Mereka pergi kepada imam-imam.

Sementara mereka dalam perjalanan, terjadilah mujizat.

Mereka sembuh dari kusta mereka!

Ketika menyadari kesembuhannya, yang orang Samaria kembali kepada Yesus sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring.

Ia tersungkur di kaki Yesus dan mengucap syukur kepadaNya.

Hal ini begitu mengherankan Yesus.

Sebab bukankah kesembilan orang Israel itu adalah umat pilihan Tuhan? Mengapa mereka justru melupakan kebaikan Tuhan yang mereka alami?

Mengapa orang Samaria yang bukan umat Tuhan yang justru kembali kepada Yesus dan mengucap syukur kepadaNya?

Selain memuji orang Samaria ini, dan secara tidak langsung menyindir kesembilan orang Israel, Yesus pun meneguhkan kesembuhan orang Samaria ini: “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.” (Lukas 17:1-11).

 

10. Memberi Makan 4000 Laki-Laki Dengan 7 Roti Dan Beberapa Ikan

Mujizat Yesus terbesar di Alkitab yang terakhir adalah memberi makan empat ribu orang laki-laki hanya dengan 7 ketul roti dan beberapa ekor ikan.

Mujizat Tuhan Yesus ini dicatat dalam dua kitab Injil, yakni dalam Injil Matius dan Injil Markus.

Mujzat ini bermula sewaktu Tuhan Yesus melihat sejumlah besar orang yang mengikutiNya sehingga Ia berbelas kasihan kepada mereka.

Jumlah orang tersebut sangatlah banyak, laki-laki saja 4000 orang, belum termasuk perempuan dan anak-anak.

Tentu memberi orang makan sebanyak itu sangatlah sulit, bahkan boleh dikatakan mustahil.

Itulah sebabnya murid-murid Yesus mengatakan bahwa mustahil untuk memberi makan orang sebanyak itu.

Lalu Tuhan Yesus bertanya berapa roti yang mereka punya.

Murid-muridNya menjawab bahwa mereka mempunyai 7 ketul roti dan beberapa ekor ikan.

Mendengar hal itu, maka Yesus pun mulai bertindak.

Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.

Kemudian Ia mengambil roti-roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur atasnya (mendoakannya), lalu membagi-bagikannya kepada orang banyak.

Mujizat pun terjadi. Mereka semua makan sampai kenyang, bahkan masih ada sisanya sebanyak 7 bakul! (Matius 15:32-39).

Mujizat ini mirip dengan mujizat memberi makan lima ribu orang laki-laki hanya dengan 5 ketul roti dan 2 ekor ikan.

Sebab kedua mujizat itu diawali dengan belas kasihan Yesus kepada orang banyak yang mengikutiNya, jumlah orang yang mencapai ribuan, tetapi dengan roti dan ikan yang hanya sedikit.

Karena itu sebagian orang melihat mujizat ini sebagai kisah yang sama dengan mujizat memberi makan 5000 orang laki-laki hanya dengan 5 roti dan 2 ikan.

Tetapi kedua mujizat tersebut jelas adalah dua kisah yang berbeda.

Bukan saja karena jumlah roti dan ikan serta jumlah orang yang makan berbeda, tetapi juga karena Tuhan Yesus menyebut kedua mujizat tersebut sebagai dua kisah yang berbeda (Matius 16:9-10).

 

Itulah 10 mujizat Yesus terbesar di Alkitab (bagian 2).

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!