Loading...

10 Mujizat Yesus Terbesar Sepanjang Masa

Loading...

 

3. Memberi Makan 5000 Laki-Laki Dengan 5 Roti Dan 2 Ikan (Yohanes 6:1-15)

Mujizat Yesus lainnya yang paling populer adalah memberi makan lima ribu orang laki-laki hanya dengan 5 ketul roti dan 2 ekor ikan.

Inilah satu-satunya mujizat Yesus yang dicatat dalam keempat kitab Injil (Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes). Tetapi di sini akan dibahas berdasarkan Injil Yohanes.

Satu hal yang menarik dari mujizat ini adalah peran penting seorang anak kecil. Sebab lima roti dan dua ikan, yang menjadi “bahan” bagi Yesus mengadakan mujizatNya adalah milik anak kecil tersebut.

Tidak disebutkan siapa anak kecil itu, tetapi dia dikenang karena perbuatan baiknya dengan rela memberikan bekal makannya untuk “dibagikan” kepada orang banyak, suatu perbuatan yang patut dipuji.

Mujzat ini bermula sewaktu Yesus naik ke atas gunung bersama murid-muridNya. Ia melihat sejumlah besar orang yang datang mengikutiNya karena mujizat-mujizat kesembuhan yang dilakukanNya kepada orang sakit. Jumlah orang tersebut sangatlah banyak, laki-laki saja 5000 orang, belum termasuk perempuan dan anak-anak.

Tentu memberi orang makan sebanyak itu sangatlah sulit, bahkan boleh dikatakan mustahil. Itulah sebabnya Filipus, salah seorang murid Yesus, mengatakan bahwa roti seharga dua ratus dinar (nilai uang yang sangat besar waktu itu) tidak akan cukup untuk orang sebanyak itu sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.

Andreas, murid Yesus yang lain, memberitahuNya tentang seorang anak kecil yang mempunyai 5 ketul roti dan 2 ekor ikan. Namun, seperti Filipus, Andreas juga berpikir sangat logis dan realistis. Apalah artinya 5 ketul roti dan 2 ekor ikan untuk 5000 orang laki-laki?

Mendengar hal itu, maka Yesus pun mulai bertindak. Ia menyuruh orang banyak itu duduk di rumput. Kemudian Ia mengambil roti-roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur atasnya (mendoakannya), lalu membagi-bagikannya kepada orang banyak. Mujizat pun terjadi. Mereka semua makan sampai kenyang, bahkan masih ada sisanya sebanyak 12 bakul!

Mujizat ini membuat orang-orang Yahudi sangat takjub dan menganggap Yesus sebagai nabi yang akan datang, yang dinubuatkan di Perjanjian Lama. Bahkan mereka melihat Yesus sebagai figur yang tepat untuk menjadi raja, dan memaksaNya menjadi raja mereka, yang jelas ditolakNya.

 

4. Membangkitkan Lazarus Dari Kematian (Yohanes 11:1-45)

Mujizat Yesus lain yang terpopuler adalah membangkitkan Lazarus dari kematian.

Semasa hidup dan pelayananNya di bumi, Yesus tiga kali membangkitkan orang mati,
yakni Lazarus, anak perempuan Yairus, dan anak seorang janda di kota Nain. Baca: 7 Orang Di Alkitab Yang Pernah Dibangkitkan Dari Kematian.

Lazarus adalah saudara dari kakak-beradik Maria dan Marta. Dan Lazarus disebut sebagai orang yang dikasihi Tuhan Yesus. Tuhan Yesus pernah beberapa kali datang ke rumah mereka di Betania.

Ketika Lazarus meninggal, Maria dan Marta memberitahukannya kepada Tuhan Yesus. Tetapi dengan sengaja Tuhan Yesus tidak segera datang ke rumah mereka. Hal ini bukan karena Ia tidak peduli dengan mereka, tetapi karena Ia ingin agar mereka melihat kuasa Allah dinyatakan pada Lazarus.

Empat hari setelah kematian Lazarus, barulah Yesus datang menjenguk Marta dan Maria, sedang orang banyak berkumpul untuk memberi penghiburan kepada mereka sehubungan dengan kematian Lazarus.

Kemudian Yesus pergi ke kubur Lazarus. Ia menyuruh orang untuk mengangkat batu penutup kubur Lazarus. Lalu Yesus berdoa kepada BapaNya. Sesudah itu Ia berteriak dengan suara yang keras, “Lazarus, marilah keluar!” Lazarus pun bangkit dan keluar dari kubur!

Banyak orang yang melihat hal tersebut menjadi percaya kepada Yesus. Tetapi imam-imam kepala Yahudi dan orang-orang farisi justru semakin benci kepada Yesus dan bersepakat untuk membunuhNya. Bahkan mereka juga berusaha untuk membunuh Lazarus. Sebab oleh kebangkitannya banyak orang yang percaya kepada Tuhan Yesus dan meninggalkan mereka (Yohanes 12:10-11).

 

5. Menghentikan Angin Topan Di Danau Galilea (Markus 4:35-41)

Mujizat Yesus selanjutnya yang paling populer adalah menghentikan angin topan di danau Galilea.

Suatu saat Tuhan Yesus beserta murid-muridNya sedang naik perahu menuju suatu tempat di seberang danau Galilea.

Di tengah perjalanan itu tiba-tiba datanglah badai topan yang dahsyat dan gelombang air menyembur masuk ke perahu mereka sehingga perahu itu mulai penuh air. Seluruh murid-murid Tuhan Yesus saat itu sangat ketakutan.

Sekalipun sebagian dari murid-murid itu adalah para nelayan, yang sudah terbiasa bekerja di tengah danau Galilea, ternyata tetap saja mereka ketakutan. Mungkin mereka belum pernah mendapat badai sehebat itu.

Yang menarik adalah bahwa Yesus sedang tidur di buritan. Mungkin Dia sedang lelah. Seperti yang banyak dicatat di Alkitab, Yesus kerap kali pelayanan sampai malam hari dan pagi-pagi sekali sudah bangun lagi untuk berdoa atau berkomunikasi dengan BapaNya.

Murid-muridNya pun segera membangunkanNya. “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” kata mereka. Tetapi Ia tidak panik sedikit pun. Ia bangun dari tidurNya, lalu menghardik topan itu dan berteriak pada danau, “Diam! Tenanglah!” Seketika itu juga badai topan itu berhenti dan danau itu kembali tenang!

Lalu Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain, “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”

Sangat menarik, sekalipun murid-muridNya sudah bersama-sama dengan Dia dalam beberapa waktu, namun rupanya mereka belum begitu mengenalNya, mereka belum tahu bahwa Dia adalah Tuhan yang mampu mengadakan mujzat di luar nalar manusia.

Tetapi sudah pasti bahwa mujizat menghardik angin topan itu membuat murid-murid tersebut semakin percaya kepadaNya.

 

6. Menyembuhkan Seorang Yang Kerasukan Setan (Markus 5:1-20)

Menyembuhkan orang yang kerasukan setan merupakan salah satu mujizat Yesus paling populer.

Peristiwa ini terjadi di Gerasa, di wilayah di mana penduduknya mayoritas adalah orang-orang Yunani/non-Yahudi. Jadi kemungkinan besar orang yang kerasukan setan tersebut bukanlah orang Yahudi.

Orang yang kerasukan setan itu tidak berpakaian dan ia tinggal di pekuburan. Ia juga mempunyai kekuatan yang luar biasa. Sebab sekalipun ia sudah diikat dengan rantai, rantai tersebut selalu dapat dipatahkannya. Ia juga selalu berteriak-teriak sambil memukuli dirinya. Hal-hal ini tentu sangat menakutkan bagi banyak orang.

Keadaan orang yang kerasukan itu pastilah karena kuasa setan. Ia benar-benar dikendalikan oleh setan-setan, bukan hanya satu setan, tetapi banyak setan.

Ketika Tuhan Yesus mendatangi orang yang kerasukan itu, maka setan-setan yang ada dalam dirinya mengenali Tuhan Yesus sebagai Anak Allah. Mereka sangat takut kepadaNya dan sujud menyembahNya. Mereka memohon agar Ia tidak menghukum mereka. Sebaliknya, mereka memintaNya untuk menyuruh mereka masuk ke dalam babi-babi yang saat itu sedang makan di perbukitan.

Permintaan setan-setan ini sangat aneh. Tetapi itulah cara mereka untuk menghindari penghukuman Yesus. Rupanya mereka sadar bahwa mereka akan dihukum pada akhir zaman, dan bahwa Yesuslah hakim yang akan menghukum mereka kelak. Tetapi mereka tidak ingin penghukuman itu dijalankan sekarang.

Tuhan Yesus pun merestui permintaan setan-setan tersebut. Mereka masuk ke dalam babi-babi itu, sebanyak 2000 ekor, lalu babi-babi tersebut terjun ke danau dan mati lemas di situ.

Orang yang kerasukan setan itu pun sembuh! Ia duduk dan berpakaian. Sementara orang-orang Gerasa yang melihat hal tersebut sangat ketakutan dan meminta Yesus meninggalkan kota mereka.

Harga yang harus dibayar untuk kesembuhan orang yang kerasukan setan ini sangat mahal, harus mengorbankan sebanyak 2000 ekor babi. Hal ini membuktikan bahwa di mata Tuhan, seorang manusia jauh lebih berharga dari binatang sebanyak 2000 ekor, bahkan sekalipun manusia itu belum tentu orang yang percaya kepadaNya.

Orang yang telah sembuh dari kerasukan itu menjadi percaya kepada Yesus. Ia bahkan meminta kepadaNya agar ia diizinkan untuk mengikutiNya. Tetapi Yesus tidak mengizinkannya. Sebaliknya, Ia memintanya pulang ke rumah dan ke kampung halamannya untuk menyaksikan apa yang telah Yesus lakukan kepadanya. Hal ini dituruti orang tersebut dan semua orang yang mendengarnya menjadi heran.

Loading...
4 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!