Pejabat Kristen terpopuler di Indonesia adalah para Pejabat Kristiani atau Pejabat Kristen Protestan dan Pejabat Kristen Katolik paling berpengaruh saat ini di Indonesia.

10 Pejabat Kristen terpopuler di Indonesia ini  adalah para pejabat negara atau pejabat pemerintahan di eksekutif, baik di pusat maupun di daerah, tidak termasuk para pejabat legislatif atau anggota DPR RI/DPD RI.

Baca juga: 19 Tokoh Kristen Paling Berpengaruh Di Indonesia

Pejabat Kristen terpopuler di Indonesia ini disebut paling populer karena mereka adalah para pejabat tinggi negara dan para kepala daerah yang sering muncul di berbagai media.

Mereka adalah para menteri, gubernur, pimpinan KPK, kepala lembaga negara setingkat menteri, dan staf menteri.

Baca juga: 10 Tokoh Agama Kristen Paling Berpengaruh Di Indonesia

Sejak dulu, sejak kemerdekaan Indonesia, memang sudah banyak pejabat Kristen/Katolik yang berpengaruh di bangsa ini, atau para pejabat Kristen paling populer di Indonesia.

Mereka terdiri dari berbagai latar belakang, yang saat ini sebagiannya sudah ditetapkan sebagai pahlawan bangsa Indonesia.

Baca juga: 100 Tokoh Muda Kristen Yang Menginspirasi

Saat ini pun banyak pejabat Kristen yang berpengaruh di Indonesia.

Artikel ini akan membahas tentang 10 Pejabat Kristen terpopuler di Indonesia saat ini.

Lalu, siapa sajakah Pejabat Kristen terpopuler di Indonesia saat ini? Berikut pembahasannya.

 

1. Luhut Binsar Panjaitan (Menko Kemaritiman/Penanggung jawab Covid 19)

Saat ini Jenderal Luhut Binsar Panjaitan adalah Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, serta sebagai pemegang komando penanganan Covid 19.

Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan lahir di Simargala, Huta Namora, Silaen, Toba Samosir, Sumatera Utara, pada 28 September 1947.

Pada Kabinet Kerja periode sebelumnya, 2014-2019, Luhut juga menempati jabatan yang sama (saat itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman).

Sebelumnya Luhut Binsar Panjaitan menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, sejak 31 Desember 2014 hingga 2 September 2015.

Pada 12 Agustus 2015 ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno, pada reshuffle Kabinet Kerja Jilid I.

Sebelum masuk dalam Kabinet Kerja, Luhut Panjaitan adalah wakil ketua Dewan Penasehat Partai Golkar.

Kemudian, ia mengundurkan diri dari jabatan tersebut dan menjadi Tim Sukses Jokowi-Jusuf Kalla pada pemilu presiden 2014.

Luhut Binsar Panjaitan pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan saat Abdurrahman Wahid (Gusdur) menjabat sebagai Presiden RI.

Sebelum menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan, ia menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura pada masa pemerintahan presiden B.J. Habibie.

Luhut Binsar Panjaitan adalah seorang pensiunan jenderal bintang empat, dan merupakan lulusan terbaik dari Akademi Militer Nasional angkatan tahun 1970 serta mendapat banyak penghargaan selama berdinas di militer. (Baca: 20 Jenderal Terbaik Indonesia Beragama Kristen)

Pengaruh Luhut sangat kuat di pemerintahan saat ini, bahkan ia pernah dianggap menjadi orang terkuat kedua di Indonesia.

Luhut Binsar Panjaitan adalah salah satu Tokoh Kristen Paling Berpengaruh Di Indonesia saat ini.

 

2. Johnny G. Plate (Menkominfo/Sekjen Nasdem)

Johnny Gerard Plate, S.E, lahir di Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 10 September 1956.

Ia terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur I setelah memperoleh 33.704 suara. (Baca juga: 82 Anggota DPR RI Beragama Kristen)

Johnny duduk di Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan.

Johnny G. Plate sebelumnya adalah seorang pengusaha.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Ia juga merupakan Ketua Departemen Energi SDA dan Lingkungan Hidup, DPP Partai NasDem.

Kemudian ia dipilih sebagai Sekjen Partai Nasdem, dan kemudian diangkat menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) dalam Kabinet Jokowi jilid 2.

Pendidikannya ia tempuh di Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) dan S1, Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta.

 

3. Jenderal. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo (Kapolri)

Saat ini Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo  lahir pada 5 Mei 1969.

Jenderal Listyo merupakan lulusan Akpol tahun 1991.

Jenderal Listyo merupakan mantan ajudan Presiden Jokowi.

Jabatan yang pernah dipegang Jenderal Listyo di Polri antara lain adalah:

Kapolres Pati, Kapolres Sukoharjo, Kapolresta Surakarta (Solo), Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri, Dirreskrimum Polda Sultra, Kapolda Banten, dan Kadiv Propam Mabes Polri.

Lalu, Kabareskrim, dan saat ini menjabat Kapolri.

 

4. Yasonna H. Laoly (Menteri Hukum Dan HAM)

Yasonna Hamonangan Laoly, lahir di Sorkam, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada 27 Mei 1953 dari ayah seorang Nias dan ibu Batak.

Yasonna saat ini menjabat sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Kerja Jokowi yang menjabat sejak 27 Oktober 2014.

Sebelumnya ia adalah anggota DPR RI periode 2004-2014 dari fraksi PDI-P.

Ia menempuh pendidikan dasar dan menengahnya di Sibolga.

Pendidikan tinggi ditempuhnya di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Virginia Commonwealth University (gelar Master), North Carolina University (gelar doktor), dan Internship in Higher Education Administration Roanoke College, Salem Virginia, semuanya di Amerika Serikat.

Ia pernah bekerja sebagai Pengacara & Penasehat Hukum, dosen dan dekan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen Medan.

Ia mulai aktif berorganisasi sejak di Medan, antara lain sebagai Sekretaris BKS PGI-GMKI Sumut-Aceh, Wakil Bendahara KNPI Medan, Kepala Badiklatda PDI-P Sumut dan Wakil Ketua DPD PDI-P Sumut. Ia kemudian menjadi anggota DPRD Sumut pada periode 1999-2004.

Pada tahun 2004-2014 ia menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan. Di parlemen ia tergabung dalam Badan Anggaran DPR RI, dan di MPR RI, ia menjadi Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, hingga ia diangkat menjadi menteri.

 

5. Arya Sinulingga (Staf Khusus Menteri BUMN)

Arya Sinulingga adalah Staf Khusus Menteri BUMN yang kerap bertindak sebagai Juru Bicara kementerian BUMN.

Pada pilpres 2019 ini, Arya Sinulingga menjabat sebagai salah satu juru bicara tim sukses Jokowi, bersama dengan beberapa tokoh lainnya, pendukung Jokowi-Ma’ruf.

Pada pilpres 2014 silam, Arya adalah salah satu tim sukses Prabowo.

Arya Mahendra Sinulingga lahir di Kabanjahe, Sumatera Utara, pada 18 Februari 1971.

Arya Sinulingga sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pemberitaan di Media Nusantara Citra (MNC Group yang membawahi beberapa stasiun televisi, RCTI, GTV, MNCTV, iNews) dan komisaris MD Entertainment.

MNC Group adalah milik pengusaha dan ketua umum partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.

Sebelumnya Arya pernah menjadi Sekretaris Perusahaan MNC Group dan Pemimpin Redaksi RCTI.

Awal bergabungnya Arya Sinulingga ke MNC Group dimulai dari Indovision, tv berlangganan.

Akhirnya ia semakin banyak mendapat tugas baru, mulai dari “corporate secretary” Indovision, Dirut Majalah Sindoweekly, Direktur Global TV, Direktur pengelola satelit MNC, Pimpinan Redaksi, corporate secretary di MNC Grup, Direktur Corporate Secretary MNC Group, hingga sebagai Direktur Pemberitaan MNC Grup saat ini.

Arya kemudian mulai terlibat dalam politik, yakni sebagai salah satu ketua di partai Perindo pimpinan Hary Tanoesoedibjo, tapi kini telah mengundurkan diri.

Arya Sinulingga merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB).

 

Tinggalkan Balasan