Loading...
Loading...

10 Penampakan Yesus Setelah KebangkitanNya

 

4. Kepada Dua Orang Murid Yang Pergi Ke Emaus

“Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.” (Lukas 24:13-16)

Dua orang murid Tuhan Yesus, yang bukan dari antara 12 murid pertamaNya, pergi ke sebuah kampung bernama Emaus. Seperti murid-muridNya yang lain, kedua murid ini juga sangat sedih akan kematian Yesus. Mereka tidak menyadari kebangkitanNya pada hari ketiga (hari Minggu), sekalipun mereka berharap Ia bangkit pada hari yang ketiga.

Yesus tiba-tiba hadir di antara mereka, berjalan dan berbicara dengan mereka, tanpa mereka sadari bahwa itu adalah Yesus. Setelah Ia makan bersama mereka dengan memecahkan roti, maka mereka pun mengenali Yesus.

Yang menarik adalah bahwa ketika Yesus bertemu kedua murid ini, mereka langsung kembali ke Yerusalem, yang berjarak 7 mil atau lebih dari 10 kilometer dari Emaus. Hati mereka sangat bersukacita sehingga tidak lagi mempedulikan jarak yang harus ditempuh untuk kembali ke Yerusalem memberitahukan penampakan Yesus tersebut kepada murid-murid yang lainnya (Lukas 24:17-33).

Kisah penampakan Yesus kepada dua orang murid ini juga disinggung di dalam Markus 16:12-13.

 

5. Kepada Sepuluh Murid Dengan Teman-Teman Mereka, Tidak Termasuk Tomas

“Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: Damai sejahtera bagi kamu! Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan.” (Yohanes 20:19-20)

Kisah dalam Injil Yohanes ini (Yohanes 20:19-25) punya kemiripan dengan kisah dalam Lukas 24:36-48, sehingga harus diartikan bahwa ini adalah kisah yang sama, yang diceritakan oleh masing-masing penulis Injil (Lukas dan Yohanes) dengan penekanan yang berbeda.

Dalam Injil Lukas dijelaskan bahwa ketika kedua murid dari Emaus kembali ke Yerusalem (lihat poin 4 di atas), mereka bertemu murid-murid lainnya dan para rasul, lalu tiba-tiba Yesus menampakkan diri kepada mereka.

Sedangkan dalam Injil Yohanes dijelaskan bahwa Yesus datang pada malam hari di hari Minggu, hari di mana Ia bangkit. Ia masuk ke dalam ruangan yang pintunya terkunci karena para murid takut terhadap orang-orang Yahudi. Hal ini berarti bahwa secara fisik Ia punya tubuh kebangkitan yang berbeda, yang bisa menembus ruang.

Kendati demikian, inti kedua kisah tersebut sama, yakni Yesus membuktikan kepada mereka kebangkitanNya dengan menunjukkan bekas luka-lukaNya, serta memberi perintah kepada mereka untuk memberitakan Injil kepada segala bangsa.

 

6. Kepada Semua Murid Pada Suatu Malam, Termasuk Tomas

“Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: Damai sejahtera bagi kamu! Kemudian Ia berkata kepada Tomas: Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah. Tomas menjawab Dia: Ya Tuhanku dan Allahku! Kata Yesus kepadanya: Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” (Yohanes 20:26-29)

Ketika Yesus menampakkan diri kepada murid-murid pertamaNya (lihat poin 5 di atas), ternyata Tomas, salah satu murid pertamaNya, tidak hadir di situ, dengan alasan yang tidak disebutkan. Yang pasti, Tomas tidak berarti mengundurkan diri sebagai murid, boleh jadi karena ia ingin menyendiri akibat kesedihan hatinya ditinggal oleh Sang Guru.

Ketika murid-murid memberitahu Tomas bahwa Yesus telah menampakkan diri kepada mereka, Tomas tidak percaya. Ia mengatakan bahwa ia baru percaya jika melihat langsung Yesus dan mencucukkan tangannya ke bekas luka di tangan dan lambung Yesus (Yohanes 20:24-25).

Satu minggu kemudian, Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-muridNya, dan Tomas hadir. Seperti dalam penampakan sebelumnya (poin 5 di atas), Yesus tiba-tiba hadir di tengah-tengah mereka dan memberi salam, sekalipun saat itu pintu sedang terkunci.

Pada kesempatan ini, Tuhan Yesus secara khusus menunjukkan luka penyaliban di tangan dan dilambungNya kepada Tomas, yang membuatnya percaya pada kebangkitan Yesus, bahkan pada keilahianNya, dengan menyebut Yesus sebagai Tuhan dan Allahnya. (Baca: 12 Murid Yesus Dan Akhir Hidup Mereka [2])

 

7. Kepada Tujuh Murid Di Pantai Danau Galilea

“Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut. Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain. Kata Simon Petrus kepada mereka: Aku pergi menangkap ikan. Kata mereka kepadanya: Kami pergi juga dengan engkau. Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.” (Yohanes 21:1-4)

Tuhan Yesus juga menampakkan diri kepada tujuh muridNya di pantai Danau Tiberias atau Danau Galilea. Di antara mereka termasuk Petrus, Yakobus, Yohanes dan Tomas.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!