10 Perbedaan Mormon Dengan Gereja Protestan Lainnya

 

6. Perbedaan Dalam Pengkultusan Pemimpin

Perbedaan antara Gereja Mormon dengan gereja-gereja Protestan lainnya yang keenam adalah dalam hal pengkultusan pemimpin.

Bagi Gereja Mormon, Joseph Smith, pendiri gereja mereka, adalah rasul dan nabi.

Joseph Smith diyakini sebagai penerus kepemimpinan para rasul di Alkitab dalam memimpin gereja Tuhan.

Sedangkan bagi gereja-gereja Protestan lainnya, pengkultusan seperti itu umumnya tidak ada, mungkin kecuali gereja Advent, sekalipun banyak tokoh gereja yang sangat dihormati.

 

7. Perbedaan Dalam Hal Kepemimpinan Gereja

Perbedaan antara Gereja Mormon dengan gereja-gereja Protestan lainnya yang ketujuh adalah dalam hal organisasi dan kepemimpinam gereja.

Gereja Mormon di seluruh dunia dipimpin oleh seorang presiden gereja dan didampingi dua orang penasihat, yang berpusat di Amerika Serikat

Seperti halnya Joseph Smith, pendiri Gereja Mormon, para pemimpin ini juga sangat dihormati dan diyakini sebagai penerus rasul-rasul di Alkitab.

Sedangkan gereja-gereja Protestan lainnya kepemimpinan gerejanya umumnya tidak terpusat di satu negara saja, tetapi di tiap negara (kecuali Advent dan Saksi Jehova).

 

8. Perbedaan Dalam Hal Poligami

Perbedaan antara Gereja Mormon dengan gereja-gereja Protestan lainnya yang kedelapan adalah dalam hal praktek poligami.

Gereja Mormon membolehkan praktek poligami, seperti yang diajarkan dan dipraktekkan oleh Joseph Smith dan pemimpin-pemimpin Gereja Mormon lainnya.

Hanya saja saat ini praktek poligami umumnya sudah ditinggalkan, kecuali pada sebagian kecil aliran Gereja Mormon.

Sedangkan dalam gereja-gereja Protestan lainnya poligami tidak diajarkan dan tidak dipraktekkan.

 

9. Perbedaan Dalam Hal

Imamat Am Orang Percaya

Perbedaan antara Saksi Jehova dengan gereja-gereja Protestan lainnya yang kesembilan adalah dalam imamat am orang percaya.

Gereja Mormon menolak doktrin gereja Protestan tentang imamat am orang percaya.

Imamat am orang percaya maksudnya adalah bahwa semua orang percaya adalah imam atau pelayan sehingga boleh bahkan harus mengambil bagian dalam pelayanan gerejawi.

Jadi Gereja Mormon membedakan secara tajam antara para pemimpin gereja/rohaniwan dengan jemaat biasa.

Sementara gereja-gereja Protestan lainnya menganut prinsip imamat am orang percaya, semua orang percaya adalah imam atau pelayan yang harus melayani Tuhan dan sesama.

 

10. Perbedaan Dalam Hal Klaim Sebagai Satu-satunya Gereja Yang Benar

Perbedaan antara Gereja Mormon dengan gereja-gereja Protestan lainnya yang kesepuluh adalah klaim sebagai satu-satunya gereja yang benar.

Gereja Mormon percaya bahwa gereja mereka adalah satu-satunya gereja yang benar, yang telah dipulihkan oleh Tuhan seperti gereja mula-mula di Alkitab.

Sementara gereja-gereja Protestan lainnya umumnya tidak pernah mengklaim bahwa gerejanya adalah satu-satunya gereja yang benar, yang diperkenan Tuhan.

 

Itulah 10 Perbedaan antara Gereja Mormon dengan gereja-gereja Protestan lainnya.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!