Loading...
Loading...

10 Peristiwa Terpenting Yang Akan Terjadi Pada Akhir Zaman

11-judgement2

Artikel ini membahas tentang 10 peristiwa terpenting yang akan terjadi pada akhir zaman menurut pandangan Kristen seperti yang dicatat di Alkitab.

Ajaran tentang akhir zaman, yang biasa disebut sebagai eskatologi, merupakan ajaran yang penting di Alkitab. Itulah sebabnya akhir zaman kerap disebut di Alkitab.

Hal ini sangat wajar, mengingat kekristenan bukan hanya berbicara tentang hal-hal di dunia sekarang, tetapi, dan terutama, juga berbicara tentang hal-hal yang akan datang.

Baca juga: 10 Peristiwa Terpenting Yang Terjadi Di Perjanjian Lama

Bagian-bagian Alkitab yang banyak menyinggung tentang akhir zaman adalah kitab-kitab apokaliptik (yang bersifat menyingkapkan akhir zaman), yakni kitab Daniel dan kitab Wahyu.

Selain itu juga bagian-bagian lain Alkitab, seperti kitab Yesaya, kitab Yehezkiel, serta khotbah Tuhan Yesus tentang akhir zaman (Matius pasal 24).

Baca juga: 10 Peristiwa Terpenting Yang Terjadi Di Perjanjian Baru

Akhir zaman menurut pandangan Kristen adalah masa akhir dalam sejarah dunia, hingga tibanya kehidupan kekal di sorga atau penghukuman kekal di neraka. Oleh karena itu akhir zaman sangat penting untuk kita orang Kristen ketahui.

Banyak hal yang akan terjadi pada masa-masa akhir tersebut. Alkitab menyebut paling tidak ada 10 peristiwa terpenting yang akan terjadi pada akhir zaman. Peristiwa apa saja?

Berikut penjelasannya.

 

1. Masa Tribulasi

Peristiwa terpenting yang akan terjadi pada akhir zaman yang pertama adalah masa tribulasi.

Tribulasi adalah kesengsaraan besar yang akan terjadi pada akhir zaman. Hal ini sebelumnya telah diberitahukan sendiri oleh Tuhan Yesus kepada murid-muridNya dalam khotbahNya tentang akhir zaman (Matius 24:21,29), dan dicatat oleh Yohanes sendiri dalam kitab Wahyu (Wahyu 7:14).

Kesengsaraan besar ini berbeda dengan kesengsaraan atau penderitaan-penderitaan yang terjadi di sepanjang zaman. Hal ini secara tegas digarisbawahi oleh Tuhan Yesus bahwa kesengsaraan ini akan terbilang unik, belum pernah ada kesengsaraan seperti ini sebelumnya dan tidak akan terjadi lagi.

Jadi hal itu benar-benar sebuah kesengsaraan yang sangat dahsyat yang akan menimpa bumi dan penduduknya pada akhir zaman. Bahkan Tuhan Yesus berkata bahwa seandainya waktunya tidak dipersingkat, maka tidak akan ada orang yang selamat dalam masa kesengsaraan tersebut (Matius 24:22).

Umumnya diyakini bahwa peristiwa-peristiwa yang tercatat dalam Wahyu 4-18 adalah kesengsaraan besar yang disebut-sebut oleh Tuhan Yesus, dan biasanya diyakini selama 7 tahun, sebagaimana nubuat nabi Daniel (Daniel 9:27).

 

2. Kedatangan Antikris

Pada kurun waktu dari masa kesengsaraan itu, akan terjadi hal yang lebih sulit lagi dengan tampilnya seorang tokoh jahat, yakni antikris (baca: 10 Fakta Tentang Antikris Yang Perlu Anda Ketahui).

Antikris itu akan menentang Kristus dan ajaranNya serta para pengikutNya. Dia akan mengajarkan kesesatan dan menyesatkan banyak orang untuk percaya kepadanya dan menjauhkan mereka dari imannya kepada Tuhan.

Walau istilah antikris hanya disebut dalam surat-surat Yohanes, tetapi antikris ini juga disebut di bagian-bagian Alkitab lainnya dengan nama atau gelar yang berbeda-beda. Misalnya, kekejian yang membinasakan (Daniel 11:31), pembinasa keji (Matius 24:15), manusia durhaka (2 Tesalonika 2:3), serta binatang (Wahyu 13:5).

Antikris ini telah dinubuatkan berulang kali di Alkitab. Dalam khotbah akhir zaman, Tuhan Yesus mengingatkan murid-muridNya tentang kedatangan si pembinasa keji, seperti yang dinubuatkan oleh nabi Daniel.

Antikris, atau Manusia durhaka dalam 2 Tesalonika, menurut Paulus akan menyesatkan banyak orang dengan mengadakan banyak mujizat, terutama pada akhir zaman.

Namun Tuhan Yesus akan membunuhnya pada saat kedatangaNya kembali ke dunia (2 Tesalonika 2:8-10) dan akan dimasukkan ke neraka bersama iblis dan nabi palsunya (Wahyu 20:10).

Menurut nubuat Daniel, antikris akan berkuasa selama separoh terakhir dari masa tribulasi atau kesengsaraan besar, yakni selama tiga setengah tahun (Daniel 9:27). Hal ini didukung oleh penglihatan Yohanes (Wahyu 13:5).

 

3. Kedatangan Kristus Kedua Kalinya

Kedatangan Kristus kedua kali merupakan fokus utama eskatologi (akhir zaman) Kristen. Dan hal ini sudah sering dinubuatkan, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru.

Salah satu bagian Alkitab di Perjanjian Lama yang menubuatkan kedatangan Tuhan Yesus adalah kitab Daniel, di mana dikatakan bahwa ada yang datang dari sorga seperti anak manusia. Ia datang dengan awan kemuliaan dan diberi kuasa untuk memerintah di bumi (Daniel 7:13-14).

Hal inilah yang mendasari pemakaian gelar Anak Manusia sebagai salah satu gelar Kristus ketika Ia hidup di dunia, dan itulah gelar yang paling disukai olehNya, yang dipakaiNya untuk menyebut diriNya sendiri.

Tuhan Yesus sendiri berulang kali mengatakan kepada murid-muridNya bahwa Ia akan datang kembali ke dunia sebagai hakim dan raja, yang menghakimi semua manusia dan memerintah dalam kerajaanNya (Matius 16:27).

Kepada murid-muridNya, Ia juga berkata bahwa Ia pergi ke rumah Bapa untuk menyediakan tempat bagi orang-orang yang percaya kepadaNya. Jika tempat tersebut telah siap maka Ia akan menjemput murid-muridNya, supaya Ia bersama-sama dengan mereka selama-lamanya (Yohanes 14:2-3).

Kedatangan Tuhan Yesus kedua kali sering disebut sebagai parousia, sebuah istilah dalam bahasa Yunani yang secara harfiah berarti kedatangan (1 Korintus 15:23).

Pada masa Tuhan Yesus, kata ini dipakai untuk menggambarkan kedatangan seorang raja atau kaisar ke sebuah kota dengan dielu-elukan oleh penduduk setempat.

Tuhan Yesus berkata bahwa ketika Ia datang ke bumi Ia akan disertai oleh malaikat malaikatNya. Ia akan datang dengan penuh kemuliaan, sebagai Raja dan Hakim atas seluruh bumi (Matius 25:31).

Tuhan Yesus juga berkata bahwa ketika Ia datang kembali maka semua orang akan dapat melihatNya. Hal ini juga disaksikan oleh Yohanes dalam kitab Wahyu (Wahyu 1:7). Bagaimanakah caranya Dia datang di suatu tempat lalu semua orang bisa melihatnya?

Dengan kecanggihan teknologi sekarang maka kita dapat mengerti, melalui televisi atau internet kelak semua orang akan bisa melihat kedatangan Yesus, bahkan sangat mungkin bahwa kemajuan teknologi akan semakin meningkat menjelang kedatanganNya sehingga kedatanganNya tersebut bisa benar-benarĀ  terlihat oleh semua orang dengan jelas.

Tuhan Yesus juga mengatakan bahwa kedatanganNya itu akan terjadi secara mendadak, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. KedatanganNya akan secara tiba-tiba, seperti seorang pencuri memasuki rumah orang yang akan dicurinya (1 Tesalonika 5:2; 2 Petrus 3:10). Karena itulah Ia mengatakan agar murid-muridNya tetap waspada dan berjaga-jaga.

Menurut tradisi Kristen, diyakini Tuhan Yesus akan datang kembali ke bumi di wilayah Israel, yakni di bukit Zaitun, dari mana Ia terangkat ke sorga. Hal ini didasari oleh nubuat nabi Zakharia bahwa kaki Mesias akan berjejak di bukit Zaitun (Zakharia 14:4).

Loading...
12 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!