10 Provinsi Di Indonesia Dengan Persentase Kristen Tertinggi

 

6. Kalimantan Barat (Kristen: 34, 32 %)

Provinsi dengan persentase Kristen tertinggi selanjutnya di Indonesia adalah Kalimantan Barat.

Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terletak di Pulau Kalimantan bagian barat dengan ibu kotanya Pontianak. Jumlah penduduknya  5.348.954 jiwa.

Persentase penganut agama Kristen di Kalimantan Barat adalah 34, 32 %, dengan perinciannya: Kristen Katolik 22.94% dan Kristen Protestan 11.38 %.

Kalbar adalah termasuk ke dalam tiga provinsi di Indonesia (bersama Nusa Tenggara Timur dan Yogyakarta) di mana jumlah populasi Kristen Katolik lebih banyak daripada populasi Kristen Protestan.

Sebagian besar orang Kristen/Katolik di Kalbar berasal dari etnis Dayak (etnis terbesar di Kalbar), termasuk Gubernur Kalbar saat ini, Cornelis, yang beragama Katolik.

Salah satu gereja terbesar di Kalimantan Barat adalah Gereja Kalimantan Evangelis (GKE).

 

7. Sumatera Utara (Kristen: 31, 00 %)

Provinsi dengan persentase Kristen tertinggi lainnya di Indonesia adalah Sumatera Utara.

Sumatera Utara (Sumut) merupakan provinsi paling ujung barat kedua di Indonesia, setelah Aceh. Ibu kotanya Medan, dan memiliki jumlah penduduk sebesar 12.982.204 jiwa.

Persentase penganut agama Kristen di Sumatera Utara adalah 31, 00 % dari jumlah penduduk, dengan perincian: Kristen Protestan 27.03% dan Kristen Katolik 3.97%.

Mayoritas populasi Kristen/Katolik di Sumut berasal dari etnis Batak (terutama Toba, Karo, Simalungun, Pakpak), etnis terbesar di Sumut, serta etnis Nias yang bermukim di Pulau Nias.

Dan banyak kabupaten/kota di Sumut yang mayoritas penduduknya beragama Kristen.

Sejumlah gereja besar berdiri di provinsi ini, khususnya dari etnis Batak dan Nias. Antara lain: Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Huria Kristen Indonesia (HKI), Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), dan Banua Niha Kriso Protestan (BNKP).

Semua gereja ini termasuk ke dalam 25 Sinode Gereja Terbesar Di Indonesia.

 

8. Maluku Utara (Kristen: 25, 42 %)

Provinsi dengan persentase Kristen tertinggi selanjutnya di Indonesia adalah Maluku Utara.

Maluku Utara merupakan provinsi hasil pemekaran dari provinsi Maluku. Ibu kotanya adalah Sofifi, yang terletak di Pulau Halmahera, pulau terbesar di Maluku Utara. Provinsi ini terdiri dari ratusan pulau, seperti pulau Halmahera, Ternate, dan Tidore.

Total jumlah penduduk Maluku Utara adalah sebanyak 1.038.087 jiwa.

Persentase agama Kristen dan Katolik di provinsi ini adalah sebesar 25, 42 % dari total jumlah penduduk.

Gereja terbesar di antara orang Kristen di Maluku Utara adalah Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH).

Sangat disayangkan juga, karena seperti halnya provinsi Maluku, Maluku Utara juga pernah mengalami konflik berbau agama yang menelan banyak korban jiwa.

 

9. Kalimantan Tengah (Kristen: 18.61 %)

Provinsi Kalimantan Tengah berada di pulau Kalimantan bagian tengah dengan ibu kotanya Palangka Raya.

Provinsi ini mempunyai populasi sebanyak 2.212.089 jiwa.

Jumlah persentase penganut agama Kristen dan Katolik di Kalimantan Tengah adalah sebesar 18,61 %.

Sebagian besar populasi Kristen di Kalimantan Tengah adalah etnis Dayak, etnis terbesar di Kalimantan Tengah.

Dan ada juga kabupaten di provinsi ini yang mayoritas beragama Kristen dan beberapa kabupaten dengan persentase yang cukup tinggi.

 

10. Sulawesi Tengah (Kristen: 17, 80 %)

Provinsi dengan persentase Kristen tertinggi terakhir di Indonesia adalah Sulawesi Tengah.

Sulawesi Tengah terletak di bagian tengah Pulau Sulawesi. Ibu kota provinsi ini adalah Palu. Jumlah penduduknya 2.635.009.

Sebanyak 17, 80% penduduk Sulawesi Tengah memeluk agama Kristen/Katolik.

Sebagian besar dari orang Kristen tersebut tinggal di kabupaten Poso, satu-satunya kabupaten di SulTeng yang mayoritas penduduknya beragama Kristen Protestan.

Gereja terbesar di antara orang Kristen di Sulawesi Tengah adalah Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST).

Seperti halnya provinsi Maluku dan Maluku Utara, Sulawesi Tengah, khususnya di kabupaten Poso, juga pernah didera konflik berbau agama yang menelan banyak korban jiwa. Ini patut disayangkan.

 

Itulah 10 Provinsi dengan persentase Kristen/Katolik tertinggi di Indonesia menurut Sensus Penduduk BPS 2010.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

9 komentar untuk “10 Provinsi Di Indonesia Dengan Persentase Kristen Tertinggi”

  1. Dalmasius Agustinus

    Transmigran adalah faktor utama yang membuat prosentase Kristiani Kalbar semakin rendah. Dari sekitar 5,5 juta penduduk, sekitar 1,5 juta adalah transmigran dan pendatang yang hampir 100% non Kristiani…Dampak demografinya Kristiani (Dayak) jadi minoritas di rumahnya sendiri.

  2. Hasil yang saya peroleh per tahun 2017 (Lebih dari 10%/Bisa di cek data BPS tahun 2017) adalah:

    1. Nusa Tenggara Timur (90.11%)
    2. Papua (84.83%)
    3. Sulawesi Utara (69.36%)
    4. Papua Barat (64.61%)
    5. Maluku (49.20%)
    6. Kalimantan Barat (37.11%)
    7. Sumatera Utara (33.27%)
    8. Kalimantan Utara (31.38%)
    9. Maluku Utara (27%)
    10. Kalimantan Tengah (19.97%)
    11. Sulawesi Tengah (19.50%)
    12. Sulawesi Barat (15.28%)
    13. Kepulauan Riau (14.74%)
    14. DKI Jakarta (12.63%)
    15. Kalimantan Timur (12.33%)
    16. Riau (11.05%)
    17. Sulawesi Selatan (10.37%)

    Terima Kasih

    1. Shalom, di pendahuluan artikel sudah dijelaskan bahwa data yang dipakai adalah data BPS tahun 2010. Kenapa tahun 2010? Karena itulah data BPS pusat terakhir hingga saat ini. Memang di banyak BPS provinsi sudah ada juga data terbaru, bahkan data tahun 2017, tetapi karena itu baru ada di sebagian provinsi, belum secara nasional, maka kami tidak memakai data itu.

      Karena itu data BPS pusat tahun 2010 sudah pasti berbeda dgn data terbaru BPS daerah, katakanlah data tahun 2017. Memang kalau kita lihat beberapa data BPS daerah yang terbaru, ada peningkatan populasi Kristen/Katolik.

      Tetapi terima kasih untuk info yang Anda berikan. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!