10 Terjemahan Alkitab Bahasa Indonesia Paling Berpengaruh

 

6. Alkitab Terjemahan Lama (TL)

Terjemahan Alkitab selanjutnya yang paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab Terjemahan Lama atau biasa disingkat TL.

Sebenarnya terjemahan ini adalah Alkitab “sementara” yang diterbitkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), Jakarta, yang baru saja berdiri pada tahun 1954. Alkitab ini adalah penggabungan antara Perjanjian Lama terjemahan Klinkert dan Perjanjian Baru terjemahan Bode, yang terbit pada tahun 1958.

Namun demikian, terjemahan ini sangat berpengaruh, bahkan hingga kini masih cukup sering dikutip dalam buku-buku Kristen, khususnya buku-buku teologi.

 

7. Indjil – Kabar Gembira Jesus Kristus

Terjemahan Alkitab berikutnya yang paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab Perjanjian Baru Gereja Roma Katholik.

Perjanjian Baru Gereja Roma Katholik ini diterjemahkan oleh Pastor J. Bouma, SVD, dan diterbitkan oleh Penerbit Arnoldus Ende, Flores, pada tahun 1964, serta direvisi tahun 1968.

Judul asli terjemahan Alkitab ini adalah: Indjil – Kabar Gembira Jesus Kristus: Kitab Kudus Perdjandjian Baru Diterdjemahkan Menurut Naskah-Naskah Junani.

Penerbitan edisi Perjanjian Lama Alkitab ini dihentikan pada tahun 1968, karena Gereja Roma Katholik sepakat untuk menerjemahkannya melalui Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), lembaga Alkitab Kristen Protestan.

 

8. Alkitab Terjemahan Baru (TB)

Terjemahan Alkitab selanjutnya yang paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab Terjemahan Baru atau biasa disingkat TB.

Alkitab ini diterjemahkan dan diterbitkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), yang juga dipakai oleh Gereja Roma Katholik. Hingga kini, Alkitab inilah yang paling banyak dipakai oleh umat kristiani di Indonesia (Katholik dan Protestan). Karena itu, inilah Alkitab terjemahan bahasa Indonesia paling berpengaruh hingga saat ini.

Terjemahan Alkitab ini dikerjakan oleh sebuah tim yang terdiri dari beberapa orang asing (Belanda, Swiss) dan orang Indonesia.

Perjanjian Baru terjemahan Alkitab ini terbit pada tahun 1971, sedangkan Perjanjian Lamanya terbit tahun 1974.

Pada tahun 1997, sudah terbit juga revisi terjemahan Perjanjian Baru dari Alkitab ini. Namun pengaruhnya tidak sebesar edisi Terjemahan Baru ini.

 

9. Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS)

Terjemahan Alkitab selanjutnya yang paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari atau biasa disingkat BIS.

Ini adalah Alkitab terbitan LAI dalam Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS), yang kemudian disebut juga sebagai Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini (BIMK). Seperti namanya, Alkitab ini memakai bahasa yang lebih “bebas”, tidak terlalu formal.

Alkitab Perjanjian Baru terjemahan BIS terbit pada tahun 1976 dan Alkitab lengkapnya terbit pada tahun 1987.

Alkitab terjemahan BIS sangat banyak dipakai saat ini, khususnya jika kata-kata atau kalimat-kalimat tertentu dalam edisi Terjemahan Baru (TB) dianggap kurang tepat.

 

10. Firman Allah Yang Hidup (FAYH)

Terjemahan Alkitab terakhir paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab Firman Allah Yang Hidup atau biasa disingkat FAYH.

Alkitab ini merupakan terjemahan Alkitab bahasa Inggris The Living Bible, karya Kenneth N. Taylor, yang diterbitkan oleh penerbit Kalam Hidup, Bandung.

The Living Bible merupakan saduran dari Alkitab American Standard Version (ASV), dengan memakai bahasa Inggris Amerika yang lebih sederhana sehingga lebih mudah dipahami oleh kaum awam. ASV sendiri adalah revisi dari Alkitab King James Version (KJV), salah satu Alkitab terjemahan bahasa Inggris paling berpengaruh di dunia.

Karena itu, terjemahan FAYH boleh dikatakan cukup sederhana dan bahasanya tidak begitu formal.

Alkitab Perjanjian Baru FAYH terbit tahun 1976, sedangkan Alkitab lengkapnya terbit tahun 1989.

Terjemahan Alkitab ini cukup sering dikutip dalam buku-buku rohani atau teologi jika terjemahan LAI dirasa kurang pas.

 

Itulah 10 Terjemahan Alkitab paling berpengaruh dalam bahasa Melayu dan Indonesia.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!