Loading...

10 Terjemahan Alkitab Bahasa Indonesia Paling Berpengaruh

Loading...

 

4. Alkitab Terjemahan W.G. Shellabear

Terjemahan Alkitab lainnya yang paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab terjemahan W.G. Shellabear.

William G. Shellabear, seorang misisonaris asal Inggris, atas permintaan Lembaga Alkitab Inggris, menerjemahkan Perjanjian Baru ke dalam bahasa Melayu. Perjanjian Baru terbit pada tahun 1910, sedangkan Perjanjian Lama dalam aksara Arab terbit pada tahun 1912, dan Perjanjian Lama aksara Latin terbit tahun 1927.

Terjemahan Alkitab ini memakai istilah-istilah dan nama-nama Arab. Misalnya, Isa Almasih, bukan Yesus Kristus.

Terjemahan ini umumnya dipakai di semenanjung Malaka dan Singapura.

 

5. Alkitab Terjemahan W.A. Bode

Terjemahan Alkitab berikutnya yang paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab terjemahan W.A. Bode.

Ini adalah terjemahan Alkitab bahasa Melayu pengganti terjemahan-terjemahan sebelumnya, yakni terjemahan Leijdecker, Klinkert, dan Shellabear.

Seperti namanya, Alkitab ini diterjemahkan oleh Pdt. Werner A. Bode, seorang anak misionaris asal Jerman, atas penugasan Lembaga Alkitab Belanda, Lembaga Alkitab Inggris, dan Lembaga Alkitab Skotlandia.

Perjanjian Baru terjemahan ini diterbitkan pada tahun 1938, dan terjemahan Perjanjian Lama tahun 1947.

 

6. Alkitab Terjemahan Lama (TL)

Terjemahan Alkitab selanjutnya yang paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab Terjemahan Lama atau biasa disingkat TL.

Sebenarnya terjemahan ini adalah Alkitab “sementara” yang diterbitkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), Jakarta, yang baru saja berdiri pada tahun 1954. Alkitab ini adalah penggabungan antara Perjanjian Lama terjemahan Klinkert dan Perjanjian Baru terjemahan Bode, yang terbit pada tahun 1958.

Namun demikian, terjemahan ini sangat berpengaruh, bahkan hingga kini masih cukup sering dikutip dalam buku-buku Kristen, khususnya buku-buku teologi.

 

7. Indjil – Kabar Gembira Jesus Kristus

Terjemahan Alkitab berikutnya yang paling berpengaruh dalam bahasa Melayu/Indonesia adalah Alkitab Perjanjian Baru Gereja Roma Katholik.

Perjanjian Baru Gereja Roma Katholik ini diterjemahkan oleh Pastor J. Bouma, SVD, dan diterbitkan oleh Penerbit Arnoldus Ende, Flores, pada tahun 1964, serta direvisi tahun 1968.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!