Loading...

10 Tokoh Alkitab Perempuan Yang Menginspirasi

Loading...

 

6. Ester (Anak Yatim Piatu Yang Menjadi Ratu)

Ester merupakan seorang wanita Yahudi yang berada di pembuangan di Persia (saat itu Babel sudah dikuasai oleh Persia).

Ester adalah seorang yang cantik parasnya. Namun ia seorang anak yatim piatu. Karena itu, ia diasuh oleh Mordekhai, saudara sepupunya.

Suatu ketika, Ahasyweros, raja Persia, mengadakan pesta yang sangat besar bagi para pegawai istananya dan seluruh rakyatnya. Lalu ia meminta ratu Wasti untuk mempertunjukkan kecantikannya di hadapan para pembesar dan rakyatnya. Namun sang ratu menolak permintaan raja. Akibatnya, ia akhirnya dibuang.

Setelah ratu Wasti dibuang, maka diadakanlah sebuah kontes untuk mencari penggantinya. Setelah melalui seleksi yang ketat, dan dengan campur tangan Tuhan, Ester akhirnya terpilih sebagai ratu baru di Persia. Tetapi Ester menyembunyikan asal-usulnya sebagai seorang Yahudi (Ester 2:1-20).

Melalui Esterlah bangsa Yahudi akhirnya diselamatkan dari pembantaian di Persia. Sebab saat itu Haman, seorang pejabat Persia, merencanakan pemusnahan bangsa Yahudi di seluruh kerajaan Persia.

Tetapi dengan kedudukannya sebagai ratu, Ester berhasil menyelamatkan bangsanya (Ester 7-9).

Ester adalah perempuan yang tidak minder, sekalipun ia orang buangan dan minoritas di negeri orang. Ia yakin bahwa oleh campur tangan Tuhan ia dapat meraih segalanya.

 

7. Hana (Tekun Berdoa Dan Berpuasa)

Hana bukanlah seorang yang terkenal di Alkitab. Bahkan ia disinggung hanya satu kali saja di Alkitab.

Hana disebut berkenaan dengan Tuhan Yesus, yang waktu kecil dibawa ke Bait Suci di Yerusalem oleh orang tuaNya untuk diserahkan kepada Allah, seperti yang diperintahkan dalam Hukum Taurat Yahudi.

Hana mengucap syukur kepada Allah karena Yesus, serta berbicara tentang Yesus kepada orang banyak yang menantikan kelepasan untuk Israel.

Namun demikian, walau hanya sekali disinggung di Alkitab, Hana diperkenalkan begitu rinci: seorang nabi perempuan, dari suku Asyer, seorang janda berusia 84 tahun, setelah menikah selama 7 tahun dengan suaminya.

Dan yang terpenting adalah catatan mengenai kesalehannya. Ia disebut sebagai seorang yang rajin beribadah dan berdoa di Bait Suci. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Suci dan siang-malam beribadah kepada Tuhan dengan berdoa dan berpuasa (Lukas 2:36-38).

Hana adalah perempuan tua yang mengabdikan seluruh hidupnya kepada Tuhan. Ia setia beribadah dan berdoa. Ia merasa lebih perlu berada di rumah Tuhan daripada menghabiskan sisa hidupnya di tempat yang tidak baik.

 

8. Maria Magdalena (Setia Mengikut Tuhan Yesus)

Maria Magdalena adalah seorang perempuan yang berasal dari Magdala, dan darinya Yesus pernah mengusir tujuh roh jahat. Setelah dibebaskan dari roh jahat, Maria Magdalena setia mengikut Yesus dalam pelayananNya.

Bukan hanya itu, dia juga, bersama perempuan-perempuan lainnya, dengan bermurah hati mempergunakan hartanya untuk membantu pelayanan Tuhan Yesus dan murid-muridNya (Lukas 8:1-3).

Maria Magdalena juga merupakan salah satu saksi dari penyaliban dan kematian Tuhan Yesus (Matius 27:55-56). Dia tahu percis di mana mayat Yesus dibaringkan di dalam kuburanNya (Markus 15:47).

Maria Magdalena juga termasuk di antara perempuan-perempuan yang pergi ke kubur Yesus pada pagi-pagi di hari Minggu untuk merempahi mayatNya (Markus 16:1).

Maria Magdalena adalah saksi pertama dari kebangkitan Tuhan Yesus adalah Maria Magdalena (Markus 16:9; Yohanes 20:14-16).

Maria Magdalena adalah perempuan yang setia mengikut dan melayani Tuhan Yesus. Dan sebagai ganjarannya, Tuhan Yesus menunjukkan diriNya pertama kali kepadanya setelah Ia bangkit.

 

9. Maria (Selalu Ingin Dekat Dengan Tuhan)

Maria adalah saudara Marta. Tampaknya Marta yang lebih tua dari saudaranya itu.

Tuhan Yesus pernah beberapa kali datang ke rumah kakak beradik tersebut. Mereka tinggal di kota kecil Betania, dan mungkin mereka telah yatim piatu, karena tidak ada disebut tentang orang tua mereka.

Salah satu peristiwa yang diceritakan tentang Maria adalah ketika ia duduk di dekat kaki Tuhan Yesus sambil mendengarNya berbicara, sementara kakaknya, Marta, sibuk di dapur. Dan Tuhan Yesus memujinya karena mengutamakan hubungan dengan Tuhan ketimbang kesibukan jasmani (Lukas 10:38-42).

Maria juga mengurapi Yesus, tidak lama sebelum kematianNya. Maria rela mengorbankan minyak narwastunya seharga 300 dinar, yang saat itu cukup mahal, karena 1 dinar adalah gaji seorang buruh satu hari pada saat itu. (Yohanes 12:1-8).

Pelayanan Maria ini dikritik oleh murid-muridNya, tetapi dipuji oleh Yesus sebagai perbuatan yang tepat sebagai persiapan menjelang kematianNya.

Maria punya hati yang selalu ingin duduk dekat dengan Tuhan, mendengarNya, dan melayaniNya.

 

10. Tabita (Berbuat Baik Bagi Banyak Orang)

Tabita atau Dorkas adalah salah satu orang Kristen di kota Yope. Tabita adalah nama Ibrani, sedangkan Dorkas adalah nama Yunaninya.

Ia seorang yang rajin bersedekah dan berbuat baik kepada orang banyak. Ia juga suka membuat pakaian. Dan karena suatu penyakit, ia pun meninggal. Tampaknya ia masih gadis pada waktu itu.

Maka orang-orang Kristen di Yope memanggil Rasul Petrus, mungkin mereka percaya bahwa Petrus sanggup untuk membangkitkan Tabita. Saat itu Rasul Petrus sedang berada di kota Lida, di wilayah Yudea, yang cukup dekat dengan Yope.

Ketika rasul Petrus datang ke rumah Tabita, ia menyuruh semua orang keluar. Ia pun berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat Tabita dan berteriak, “Tabita, bangkitlah!”

Dan pada saat itu Tabita pun bangkit dari kematian! Ia membuka matanya lalu duduk. Petrus membantunya berdiri dan menunjukkannya kepada orang-orang percaya di Yope.

Peristiwa kebangkitan Tabita ini tersiar ke seluruh Yope, akibatnya banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus (Kisah Para Rasul 9).

Tabita adalah seorang gadis muda yang rajin berbuat baik sehingga kematiannya menjadi kehilangan besar bagi banyak orang.

 

Itulah 10 tokoh Alkitab perempuan yang menginspirasi.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!