Categories: TOKOH ALKITAB

10 Tokoh Alkitab Tanpa Nama Tapi Berperan Penting

 

Artikel ini berisi tentang 10 tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting.

Setidaknya 10 tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting dan patut dipelajari.

Ada ribuan tokoh Alkitab, orang-orang yang disebut di Alkitab, baik di Perjanjian Lama, maupun di Perjanjian baru.

Namun banyak dari tokoh-tokoh tersebut yang hanya disebut satu kali saja, seperti dalam daftar silsilah misalnya, tanpa menyebut tentang satu kisah atau peristiwa yang berkaitan dengan hidup mereka.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Setia Sampai Akhir

Alkitab hanya menyebut nama mereka, sehingga kita tidak punya informasi yang cukup untuk mengenali siapa sesungguhnya mereka, bagaimana sifat dan karakter mereka, dan apa yang mereka perbuat.

Di sisi lain, ada juga tokoh-tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting.

Mereka adalah tokoh Alkitab anonim, awanama, yang tidak disebut namanya, tokoh-tokoh Alkitab yang jarang dibahas, namun disebutkan tentang sifat atau karakter mereka dan hal-hal yang mereka lakukan.

Jadi kisah hidupnya atau peristiwa yang terkait dengannya dicatat di Alkitab, setidaknya satu kali, dan punya nilai informasi bagi kita.

Tetapi banyak juga tokoh Alkitab yang disebut namanya satu kali atau lebih dan juga kisah/cerita hidup mereka, atau peristiwa yang berkaitan dengan mereka.

Baca juga: 10 Kisah Tokoh Alkitab Paling Menginspirasi

Mereka ini termasuk tokoh-tokoh Alkitab terpopuler, tokoh-tokoh penting atau tokoh-tokoh besar di Alkitab, orang-orang berpengaruh, raja-raja, para pemimpin, para nabi, imam, raja, para bapa leluhur Israel, rasul, diaken, dan penginjil.

Bukan hanya tokoh Alkitab yang baik dan saleh, atau tokoh iman yang patut diteladani, tetapi juga tokoh-tokoh jahat yang tak patut untuk diteladani.

Baca juga: 10 Karakter Tokoh Alkitab Yang Patut Diteladani

Nah, berikut ini adalah artikel yang membahas tentang 10 tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting.

Mereka menolong orang lain, melakukan tindakan yang mulia, atau punya posisi/jabatan penting di Alkitab.

Siapa sajakah ke 10 tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting tersebut?

Berikut pembahasannya

 

1. Putri Firaun

Tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting yang pertama adalah putri Firaun.

Ketika jumlah orang Israel semakin bertambah di Mesir setelah kematian Yusuf, Firaun mulai takut, sebab ia berpikir orang Israel akan memberontak dan memerangi mereka.

Karena itu, raja Firaun memerintahkan untuk membunuh semua bayi laki-laki Israel (Keluaran 1) Pada masa-masa sulit itulah Musa lahir.

Ketika Musa lahir, ibunya menyembunyikannya selama tiga bulan agar ia tidak dibunuh Firaun, apalagi Musa seorang bayi yang terlihat elok perawakannya.

Namun ibu Musa tak bisa lagi menyembunyikan Musa lebih lama (karena Musa makin besar dan tangisannya akan semakin keras).

Karena itu, ia memasukkan Musa ke dalam sebuah peti pandan, lalu menaruhnya ke sungai Nil, di mana putri Firaun biasa mandi. Kakak Musa, Miryam, disuruhnya mengawasi bayi Musa. (Keluaran 2:4,7)

Ketika putri Firaun hendak mandi dan melihat bayi Musa, ia pun berbelas kasihan. Ia mengambilnya serta mengangkatnya sebagai anak.

Tetapi kakak Musa, Miryam, menawarkan putri Firaun seorang perempuan Israel sebagai inang penyusu bagi Musa.

Dialah ibu Musa sendiri (mungkin putri Firaun tidak tahu bahwa dia ibu Musa sendiri).

Maka Musa dibesarkan oleh ibunya sendiri hingga dia disapih/lepas susu (kira-kira hingga usia 2-3 tahun).

Setelah itu maka Musa diserahkan kembali kepada putri Firaun sebagai ibu angkat Musa (Keluaran 2).

 

2. Perempuan Yang Bunuh Abimelekh

Tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting yang kedua adalah Perempuan Yang Bunuh Abimelekh.

Nama perempuan ini tidak disebut, tetapi ia dengan berani menimpakan batu kilangan ke kepala Abimelekh yang membuatnya tewas, walau kematiannya “dibantu” oleh bujang pembawa senjatanya. (Hakim-hakim 9:50-57).

Abimelekh adalah anak Gideon, salah satu hakim Israel terbesar di Alkitab.

Hakim adalah sebutan bagi para pemimpin Israel setelah Musa dan Yosua, sebelum timbulnya lembaga kerajaan di Israel.

Gideon mempunyai banyak istri yang melahirkan 70 anak laki-laki baginya, juga seorang gundik di Sikhem yang melahirkan Abimelekh.

Abimelekh, kemudian membunuh ketujuh puluh anak laki-laki Gideon, hanya satu yang terluput.

Abimelekh kemudian mengangkat dirinya sebagai raja Israel di Sikhem. Tetapi akhirnya ia tewas terbunuh ketika ia berperang dengan orang Israel yang menolaknya sebagai raja (Hakim-hakim 8).

 

3. Janda Sarfat

Tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting yang ketiga adalah janda Sarfat.

Sarfat adalah salah satu kota di wilayah Sidon, jadi tidak termasuk lagi wilayah Israel, dan janda tersebut beserta anaknya bukanlah orang Israel yang percaya kepada Tuhan.

Tuhan menyuruh nabi Elia ke sana untuk memelihara nabiNya itu, karena kelaparan parah sedang melanda Israel, di mana hujan tidak turun selama tiga setengah tahun di negeri itu.

Awalnya Elia diperintahkan oleh Tuhan bersembunyi di tepi sungai Kerit serta minum dari sungai itu.

Dan setiap pagi dan sore burung gagak diperintahkanNya untuk membawa roti dan daging kepada Elia.

Kemudian, ketika sungai itu kering, Tuhan menyuruh Elia pergi ke Sarfat untuk memelihara hidupnya, melalui seorang janda di kota itu.

Namun janda tersebut bukanlah seorang kaya, malahan ia sedang kritis, sebab ia beserta seorang anaknya laki-laki hanya mempunyai sedikit tepung dan minyak sebagai bahan untuk membuat roti.

Namun Elia meminta agar ia dibuatkan dahulu roti.

Dan ajaib, ketika janda itu taat, maka ia punya stok roti yang tak habis-habis selama musim kelaparan.

Ketika anak janda itu sakit dan akhirnya meninggal, Elia mendoakannya sehingga bangkit kembali! (1 Raja-raja 17:8-24). (Baca: 7 Orang Yang Pernah Dibangkitkan Di Alkitab).

 

4. Perempuan Sunem

Tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting yang keempat adalah perempuan Sunem.

Nama perempuan Sunem ini tidak disebutkan, pun nama suaminya.

Tetapi suami-istri tersebut adalah orang kaya, juga orang yang murah hati.

Ketika nabi Elisa singgah di Sunem dalam perjalanannya, perempuan dan suaminya itu sering kali mengundangnya makan ke rumah mereka.

Mereka bahkan menyediakan sebuah kamar khusus untuk Elisa, sehingga ketika abdi Allah itu pergi ke Sunem, dia boleh menginap di kamar tersebut.

Kemurahan hati perempuan Sunem ini mendapat ganjarannya.

Waktu itu pasangan suami-istri tersebut belum mempunyai anak.

Jadi Elisa berdoa dan bernubuat bahwa tahun depannya perempuan tersebut akan hamil dan punya anak.

Dan hal itu benar-benar terjadi, tahun depannya mereka punya anak.

Selang beberapa tahun, anak ibu tersebut sakit lalu meninggal.

Hal ini diberitahukan kepada nabi Elisa. Elisa pun mendoakan anak tersebut, dan anak itu pun bangkit kembali! (2 Raja-raja 4:8-37).

 

5. Anak Kecil Yang Punya 5 Roti Dan 2 Ikan

Tokoh Alkitab tanpa nama tapi berperan penting yang kelima adalah Anak Kecil Yang Punya 5 Roti Dan 2 Ikan, waktu Yesus memberi makan  5000 laki-laki.

Tidak disebutkan siapa anak kecil itu, tetapi dia dikenang karena perbuatan baiknya dengan rela memberikan bekal makannya untuk “dibagikan” kepada orang banyak, suatu perbuatan yang patut dipuji.

Mujzat ini bermula sewaktu Yesus naik ke atas gunung bersama murid-muridNya. Ia melihat sejumlah besar orang yang datang mengikutiNya karena mujizat-mujizat kesembuhan yang dilakukanNya kepada orang sakit.

Jumlah orang tersebut sangatlah banyak, laki-laki saja 5000 orang, belum termasuk perempuan dan anak-anak.

Tentu memberi orang makan sebanyak itu sangatlah sulit, bahkan boleh dikatakan mustahil.

Lalu Andreas, murid Yesus, memberitahuNya tentang seorang anak kecil yang mempunyai 5 ketul roti dan 2 ekor ikan.

Namun, Andreas juga berpikir sangat logis dan realistis. Apalah artinya 5 ketul roti dan 2 ekor ikan untuk 5000 orang laki-laki?

Mendengar hal itu, maka Yesus pun mulai bertindak. Ia menyuruh orang banyak itu duduk di rumput.

Kemudian Ia mengambil roti-roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur atasnya (mendoakannya), lalu membagi-bagikannya kepada orang banyak.

Mujizat pun terjadi. Mereka semua makan sampai kenyang, bahkan masih ada sisanya sebanyak 12 bakul! (Yohanes 6:1-15).

 

Page: 1 2