10 Tokoh Alkitab Terbesar Di Perjanjian Lama

Artikel ini membahas tentang 10 tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama.

Alkitab mencatat banyak tokoh, di antaranya adalah tokoh-tokoh yang besar dan paling berpengaruh, seperti raja, hakim, nabi, imam, dan rasul.

Mereka terdiri dari orang yang percaya kepada Tuhan, yang berasal dari bangsa Israel dan nenek moyang mereka, serta dari bangsa-bangsa lain yang tidak percaya Tuhan.

Baca juga: 10 Karakter Tokoh Alkitab Yang Patut Diteladani

Artikel kali ini akan membahas tentang 10  tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, khususnya yang percaya kepada Tuhan.

Mereka adalah tokoh-tokoh yang besar, hebat dan paling berpengaruh, karena pribadi, jabatan, dan karya mereka.

Baca juga: 7 Tokoh Alkitab Yang Mati Bunuh Diri

Juga karena kedudukan mereka sebagai nenek moyang seluruh manusia ataupun nenek moyang bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah.

Lalu, siapa sajakah 10 tokoh Alkitab terbesar atau paling berpengaruh di Perjanjian Lama? Berikut pembahasannya.

 

1. Adam

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang pertama adalah Adam.

Adam jelas adalah tokoh besar Alkitab, sebab Adam adalah manusia yang pertama sekali diciptakan oleh Tuhan. Seluruh manusia di muka bumi merupakan keturunan Adam.

Allah memberi kuasa kepada Adam untuk memelihara dan menaklukkan bumi (Kejadian 1:28).

Selain nenek moyang semua manusia yang diberi mandat menguasai bumi, Adam juga punya pengaruh yang kuat terhadap seluruh manusia keturunannya, meskipun hal itu pengaruh negatif.

Adam membuat seluruh manusia jatuh ke dalam dosa, ketika ia dan Hawa berbuat dosa di Taman Eden. (Baca: 10 Hukuman Tuhan Terbesar Kepada Manusia)

 

2. Nuh

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang kedua adalah Nuh.

Ketika jumlah manusia semakin banyak di bumi, semakin lama kelakuan mereka semakin jahat di mata Tuhan dan kecenderungan hatinya hanyalah melakukan kejahatan.

Karena itu Tuhan ingin memusnahkan seluruh manusia yang diciptakanNya itu dengan air bah yang melanda seluruh bumi.

Namun Tuhan menyelamatkan satu keluarga dari seluruh manusia yang akan dimusnahkanNya itu sehingga manusia tetap ada di hadapanNya.

Dialah Nuh, seorang yang saleh di hadapan Tuhan. Nuh sekeluarga tidak akan tertimpa air bah yang akan didatangkan Tuhan.

Untuk itu, Tuhan menyuruh Nuh membuat sebuah bahtera di atas gunung yang mampu menampung Nuh sekeluarga dan sejumlah spesies hewan di bumi sehingga hewan-hewan tersebut tidak punah (Kejadian 6-9).

Dari Nuh inilah seluruh umat manusia berkembang biak di bumi. Ketiga anak Nuh, yakni Sem, Ham, dan Yafet menjadi nenek moyang seluruh bangsa di bumi (Kejadian 10).

 

3. Abraham

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang ketiga adalah Abraham.

Abraham adalah nenek moyang bangsa Israel, umat pilihan Tuhan.

Allah memanggil Abraham untuk mengadakan perjanjian denganNya. Abraham tadinya belum dikenal, bahkan ayahnya, Terah, adalah seorang penyembah berhala.

Allah memanggil Abraham keluar dari negerinya, Ur-Kasdim, dan pergi ke suatu negeri yang akan ditunjukkanNya.

Ia berjanji akan memberkati Abraham, membuat nama Abraham masyhur, dan oleh Abraham seluruh bangsa di muka bumi akan diberkati.

Abraham menaati panggilan Tuhan tersebut. Ia meninggalkan negerinya dan pergi ke negeri yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya, yakni Tanah Kanaan.

Ia membawa istrinya, Sara, dan keponakannya, Lot, serta segala hartanya dan orang-orangnya.

Di Tanah Kanaan Tuhan berjanji akan memberikan negeri itu kepada keturunan Abraham (Kejadian 12:1-9).

Kebesaran Abraham bukan hanya karena ia nenek moyang umat pilihan Tuhan, bangsa Israel, tetapi juga karena ia adalah nenek moyang sang Mesias, yakni Yesus Kristus.

 

4. Ishak

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang keempat adalah Ishak.

Ishak juga adalah nenek moyang bangsa Israel, umat pilihan Tuhan.

Setelah Abraham meninggal, Allah memberkati Ishak, anak Abraham, serta mengikat perjanjian dengannya.

Allah berjanji kepada Ishak bahwa keturunannya akan sebanyak bintang di langit dan mereka akan memiliki Tanah Perjanjian (Kejadian 26:2-5).

Seperti halnya Abraham, ayahnya, Ishak bukan hanya merupakan nenek moyang bangsa Israel, tetapi juga nenek moyang Mesias.

Bukti penyertaan Tuhan terhadap Ishak adalah ketika Ia memberkati Ishak secara melimpah di negeri orang Filistin, Gerar.

Ishak mempunyai banyak ternak dan anak buah. Ishak menjadi orang yang lebih berkuasa di Gerar, sekalipun ia adalah seorang pendatang. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Paling Kaya)

 

5. Yakub

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang kelima adalah Yakub.

Yakub adalah anak Ishak, cucu Abraham.  Yakub disebut juga Israel, yang merupakan ayah dari 12 anak laki-laki yang kemudian menjadi nenek moyang bangsa Israel.

Yakub adalah salah satu bapa leluhur Israel, selain Abraham, neneknya dan Ishak ayahnya.

Yakub jelas sangat dihormati oleh orang Israel, karena dari dialah berasal 12 bapa leluhur mereka.

Seperti halnya Abraham dan Ishak, Tuhan juga mengikat perjanjian dengan Yakub.

Ia berjanji akan menyertai dan memberkati Yakub, serta membuat keturunannya banyak, dan akan memiliki Tanah Kanaan, yang dijanjikannya kepada Abraham (Kejadian 28:13-15).

Yakub dan anak-anaknya kemudian mengungsi ke Mesir, di sanalah ia mati, dan dari sanalah keturunannya, bangsa Israel, Tuhan bawa menuju Tanah Perjanjian/Tanah Kanaan.

 

6. Musa

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang keenam adalah Musa.

Musa adalah nabi pertama secara normatif. (Baca: 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Lama)

Memang Abraham adalah nabi pertama yang disebut di Alkitab (Kejadian 20:7).

Tetapi Abraham bukanlah nabi dalam pengertian umum, Abraham tidak menyampaikan firman Tuhan kepada orang lain atau bernubuat kepada mereka.

Musalah orang pertama yang bertindak demikian.

Kebesaran Musa sebagai nabi tak perlu diragukan lagi. Dia lebih besar dari semua nabi di Perjanjian Lama, bahkan boleh dikatakan Musalah tokoh terbesar di Perjanjian Lama.

Istilah “Hukum Musa” sering kali identik dengan seluruh Perjanjian Lama.

Selain sebagai nabi, Musa juga dikenal sebagai pemimpin besar Israel.

Dia memimpin sekitar 2 juta umat Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Pejanjian, mengembara di padang gurun selama 40 tahun.

Musa menulis lima kitab pertama Alkitab, yakni kitab Kejadian hingga kitab Ulangan, yang biasa disebut sebagai Pentateukh.

Di dalam Pentateukh inilah terdapat Hukum Taurat, yang menjadi hukum utama bangsa Israel sebagai umat pilihan Tuhan.

 

7. Yosua

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang ketujuh adalah Yosua.

Yosua adalah pemimpin Israel setelah Musa mati. Sebelumnya, Yosua adalah abdi Musa.

Karena ketidak-taatannya, Musa tidak Tuhan izinkan masuk ke Tanah Kanaan, Ia hanya membawa bangsa Israel dari Mesir hingga ke perbatasan Tanah Kanaan.

Tuhan memilih Yosua sebagai pengganti Musa dan Yosualah yang membawa bangsa Israel dari padang gurun hingga tiba di Tanah Perjanjian.

Yosua membawa bangsa Israel memasuki Tanah Perjanjian dan berperang melawan bangsa-bangsa asli Tanah Kanaan tersebut.

Lalu Yosua membagi tanah tersebut di antara suku-suku Israel.

Yosua menjadi pemimpin Israel hingga matinya.

Setelah Yosua mati, maka bangsa Israel selanjutnya dipimpin oleh para hakim.

Hakim yang dimaksud di sini bukanlah hakim di pengadilan, seperti yang kita pahami saat ini, melainkan pemimpin tertinggi bangsa Israel di bidang politik dan pemerintahan.

Kisah Yosua yang memimpin bangsa Israel menaklukkan Tanah Perjanjian dapat kita baca dalam kitabnya, yakni Kitab Yosua.

 

8. Samuel

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang kedelapan adalah Samuel.

Samuel adalah seorang hakim Israel, yakni hakim yang terakhir. (Baca: 7 Hakim Israel Terbesar Di Alkitab)

Hakim adalah sebutan bagi para pemimpin tertinggi Israel di Tanah Perjanjian sebelum munculnya jabatan raja.

Samuel juga adalah salah satu nabi Israel terbesar.

Ketika Samuel sudah tua, maka diangkatnyalah anak-anaknya menjadi hakim Israel untuk menggantikan dia. Tetapi anak-anaknya itu tidak hidup benar seperti Samuel. Karena itu orang Israel menuntut adanya seorang raja bagi mereka.

Hal itu disampaikan oleh Samuel kepada Tuhan. Dan walau Tuhan tidak menghendakinya, Tuhan akhirnya mengabulkan permintaan bangsa Israel itu (1 Samuel 8:1-22).

Maka dipilihlah Saul untuk menjadi raja pertama Israel, dan Samuel Tuhan perintahkan untuk mengurapinya sebagai raja Israel.

Namun Saul adalah raja yang tidak taat kepada Tuhan. Karena itu Tuhan menolaknya sebagai raja. Lalu Tuhan memerintahkan Samuel untuk mengurapi Daud sebagai raja Israel yang baru untuk menggantikan Saul.

Jadi nabi Samuel sangat berperan dalam melantik Saul (raja pertama Israel) dan Daud (raja terbesar Israel) menjadi raja Israel.

Selain menulis kitab yang memakai namanya, 1 Samuel dan 2 Samuel, nabi Samuel juga diyakini sebagai penulis kitab Rut, bahkan beberapa kitab lainnya di Perjanjian Lama.

Peran nabi Samuel sangat penting dalam sejarah bangsa Israel, namanya disandingkan dengan nabi Musa sebagai orang yang punya nama besar di hadapan Tuhan (Yeremia 15:1).

 

9. Daud

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang kesembilan adalah Daud.

Daud adalah raja kedua Israel setelah Saul.

Awalnya Daud hanyalah seorang gembala kambing domba ayahnya.

Namun, ketika Saul telah ditolak oleh Tuhan sebagai raja Israel, maka Daud diurapi oleh nabi Samuel menjadi raja Israel menggantikan Saul (1 Samuel 16:1-13).

Daud kemudian tampil sebagai pembela bagi Israel, tatkala Goliat, pahlawan Filistin, datang menakut-nakuti bangsanya. Daud berhasil mengalahkan Goliat (1 Samuel 17:1-58).

Sejak itu Daud menjadi terkenal dan mendapat simpati dari rakyat Israel. Hal ini membuat Saul iri hati kepadanya.

Sejak itu dan seterusnya, hingga kematian Saul, Daud selalu diburu oleh Saul. Tetapi Daud selalu luput, sebab Tuhan menyertai Daud.

Karena itulah, selama Saul masih hidup, Daud tidak bisa langsung merasakan empuknya kursi kerajaan, sekalipun ia telah diurapi menjadi raja Israel.

Barulah setelah Saul mati Daud bisa menjadi raja bangsa Israel sepenuhnya.

Selama pemerintahan Daud selama 40 tahun, Israel menjadi sebuah bangsa yang besar dan jaya serta disegani oleh musuh-musuh mereka/bangsa-bangsa lain.

Hingga kini orang Israel masih menantikan kejayaan bangsa Israel seperti pada masa pemerintahan raja Daud zaman dulu.

Hal ini mereka harapkan dalam pemerintahan Sang Mesias yang disebut sebagai Anak Daud. (Baca: 10 Fakta Tentang Mesias Yang Perlu Anda Tahu)

Tidak diragukan lagi, Daud adalah raja terbesar yang pernah dimiliki oleh bangsa Israel, umat pilihan Allah.

 

10. Salomo 

Tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama, yang kesepuluh atau terakhir adalah Salomo.

Salomo adalah raja Israel ketiga setelah Saul dan Daud. Salomo diurapi menjadi raja menggantikan ayahnya, Daud, menjelang kematian Daud.

Salomo dikenal terutama karena hikmatnya.

Hikmat Salomo ini sangat terkenal hingga ke bangsa-bangsa lain. Sampai-sampai ratu negeri Syeba datang dari negerinya mengunjungi Salomo untuk “melihat” hikmatnya. (Baca: 10 Tokoh Besar Alkitab Tetapi Lebih Kecil Dari Yesus)

Selain memberinya hikmat, Tuhan juga memberkati Salomo secara berlimpah-limpah.

Salomo jugalah yang membangun Bait Allah di Yerusalem (1 Raja-raja 6:1-38).

Seperti ayahnya Daud, Salomo memerintah selama 40 tahun.

Selama masa pemerintahannya, Israel dalam keadaan aman, makmur, dan sangat disegani oleh bangsa-bangsa lain.

Salomo berhasil mengalahkan raja-raja di bumi, yang menjadi musuh bangsanya, Israel. Mereka takluk kepadanya dan memberi upeti kepada sang raja (1 Raja-raja 4:21-34).

Namun sayang, di kemudian hari Salomo justru jatuh ke dalam dosa penyembahan berhala dan meninggalkan Tuhan yang telah begitu memberkatinya.

Hal ini terjadi karena Salomo pada masa tuanya dipengaruhi oleh istri-istrinya yang adalah penyembah berhala.

Akibat dosa Salomo ini, kerajaan Israel dipecah Tuhan menjadi dua: Israel utara dan Israel Selatan/Yehuda (1 Raja-raja 11:1-13).

Tetapi hal ini baru terjadi pada masa pemerintahan anak Salomo, Rehabeam (1 Raja-raja 12:1-24).

Namun sangat mungkin – walau tidak disebut di Alkitab – bahwa Salomo akhirnya bertobat menjelang kematiannya.

Karena itulah Salomo tetap dianggap sebagai raja Israel yang hebat. (Baca: 10 Raja Israel Terbesar Di Alkitab)

 

Itulah 10 tokoh Alkitab terbesar di Perjanjian Lama.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!