Loading...

10 Tokoh Alkitab Yang Berdosa Dan Kemudian Bertobat

Loading...

 

3. Hizkia (Mengandalkan Manusia Dan Melupakan Tuhan)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang ketiga adalah Hizkia.

Hizkia adalah salah satu raja Yehuda/Israel Selatan yang paling besar, dan yang paling banyak kisahnya dicatat di Alkitab.

Hizkia terkenal sebagai raja yang saleh dan takut akan Tuhan.

Karena kesalehannya ini, maka Hizkia diberkati Tuhan dengan kekayaan, sehingga ia menjadi salah satu dari 10 Tokoh Alkitab Paling Kaya.

Namun sayang, kekayaan yang diperoleh Hizkia dari Tuhan justru menjadi sumber kehancurannya di kemudian hari.

Hal ini terjadi ketika Hizkia memamerkan segala harta kekayaannya di dalam istananya kepada utusan-utusan raja Babel yang datang menemuinya.

Maksud Hizkia menunjukkan harta kekayaannya kepada utusan-utusan raja Babel adalah untuk membuktikan kepada raja Babel bahwa ia adalah sekutu yang layak diperhitungkan oleh raja Babel.

Dengan demikian Hizkia telah mengandalkan kekuatan Babel dalam menghadapi musuh, bukan lagi mengandalkan Tuhan.

Karena itu Allah merancangkan hukuman kepadanya dan bangsa Yehuda.

Tetapi Hizkia bertobat dan merendahkan diri di hadapan Tuhan sehingga hukuman yang Tuhan rancangkan itu tidak sempat ditimpakan kepadanya ( 2 Tawarikh 34:25-26).

Hukuman tersebut adalah  bahwa orang-orang Babel akan datang menyerang Yehuda dan mengangkut segala harta kekayaan Hizkia (2 Raja-raja 20:1-21).

Hukuman ini baru terjadi setelah kematian Hizkia. (Baca: 10 Hukuman Tuhan Terbesar Kepada Manusia)

 

4. Manasye (Berbalik Dari Tuhan)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang keempat adalah Manasye.

Manasye adalah raja Yehuda yang paling lama memerintah.

Manasye juga adalah raja Yehuda yang paling jahat. Padahal ayahnya, Hizkia, terkenal sebagai raja yang saleh, sekalipun ada catatnya juga (lihat poin 3 di atas).

Dalam masa pemerintahannya yang sangat lama (55 tahun) Yehuda ada dalam dosa dan kejahatan yang besar kepada Tuhan, di mana Yehuda ada dalam penyimpangan ibadah kepada Allah.

Penyembahan kepada berhala/dewa-dewa merajalela dalam masa pemerintahannya. Karena itulah Allah murka kepada Manasye dan menghukumnya.

Tuhan mengizinkan bangsa Asyur menyerang bangsa Yehuda dan membelenggu raja Manasye serta membawanya ke Babel.

Di Babel Manasye sangat menderita. Karena itu ia mencoba melunakkan hati Tuhan dengan merendahkan dirinya dan berdoa kepadaNya.

Allah menjawab doa Manasye dan berbelaskasihan kepadanya. Ia mengembalikannya ke Yerusalem serta memulihkan kedudukannya sebagai raja Yehuda (2 Tawarikh 33:10-13).

 

5. Yunus (Lari Dari Panggilan Tuhan)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang kelima adalah Yunus.

Yunus adalah salah satu nabi Israel.

Suatu ketika ia dipanggil oleh Tuhan untuk menyampaikan firman Tuhan ke bangsa lain, yaitu ke bangsa Asyur, tepatnya ke ibukotanya, kota Niniwe.

Asyur/Niniwe adalah musuh bangsa Israel.

Jadi ketika Tuhan mengutus Yunus ke sana untuk memberitahukan agar mereka bertobat, karena kalau tidak Tuhan akan menunggangbalikkan kota mereka, maka Yunus tidak menaatinya.

Yunus justru pergi melarikan diri ke kota lain, yakni Tarsis (Spanyol). Sebab ia tidak rela musuhnya tersebut bertobat lalu dikasihani oleh Allah.

Karena itu Tuhan mendatangkan hukuman baginya agar ia menuruti kehendak Allah.

Mula-mula Tuhan menggoncangkan kapal yang Yunus tumpangi ke Tarsis dengan badai.

Yunus menyadari bahwa badai itu terjadi  karena ia lari dari panggilan Tuhan sehingga ia dilemparkan ke laut setelah ia kena undi di kapal.

Kemudian Allah mendatangkan seekor ikan besar yang memakan Yunus, dan berada di dalam perut ikan tersebut selama tiga hari tiga malam.

Di dalam perut ikan tersebut, Yunus pun bertobat. Dari dalam perut ikan ia berdoa kepada Tuhan agar ia diselamatkan.

Tuhan menjawab doa Yunus. Tuhan membuat ikan tersebut memuntahkan Yunus ke darat dengan hidup dan sehat.

Akhirnya Yunus menuruti panggilan Allah agar pergi ke Niniwe untuk memberitakan pesan Allah kepada mereka.

Keberadaan nabi Yunus di dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam, merupakan  nubuat tentang Yesus yang berada di alam maut selama tiga hari tiga malam. (Baca: 10 Nubuat Perjanjian Lama Yang Digenapi Saat Kematian Yesus)

 

6. Zakheus (Memeras Rakyat)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang keenam adalah Zakheus.

Zakheus adalah seorang pemungut cukai. Pada zaman Yesus, pemungut cukai adalah orang yang bekerja pada pemerintah Romawi untuk memungut pajak dari rakyat.

Orang Israel umumnya memandang rendah  para pemungut cukai dan menganggapnya sebagai orang-orang berdosa yang setara dengan para perempuan sundal.

Hal ini terjadi karena pemungut cukai dianggap sebagai antek-antek penjajah (Romawi). Mereka dianggap tidak nasionalis dan pengkhianat bangsa.

Apalagi dalam menjalankan tugasnya mereka kerap memeras rakyatnya sendiri.

Tetapi pemungut cukai biasanya merupakan pekerjaan yang cukup prestisius, dan mereka biasanya orang yang kaya.

Zakheus digambarkan bertubuh pendek. Itulah sebabnya ketika ia ingin melihat Yesus, ia tidak bisa, karena banyak orang yang mengerumuni Yesus.

Maka ia pun memanjat pohon. Tetapi Yesus melihat Zakheus dan memintanya turun dari pohon. Yesus ingin menumpang di rumah Zakheus.

Di rumah Zakheus, ketika Yesus makan bersama Zakheus dan teman-temannya, Zakheus pun bertobat.

Zakheus membuktikan pertobatannya dengan komitmennya untuk memberikan separoh hartanya kepada orang miskin serta mengembalikan uang orang yang dia peras empat kali lipat (Lukas 19:1-10).

Loading...
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!