Loading...
Loading...

10 Tokoh Alkitab Yang Berdosa Dan Kemudian Bertobat

6. Zakheus (Memeras Rakyat)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang keenam adalah Zakheus.

Zakheus adalah seorang pemungut cukai. Pada zaman Yesus, pemungut cukai adalah orang yang bekerja pada pemerintah Romawi untuk memungut pajak dari rakyat.

Orang Israel umumnya memandang rendah  para pemungut cukai dan menganggapnya sebagai orang-orang berdosa yang setara dengan para perempuan sundal.

Hal ini terjadi karena pemungut cukai dianggap sebagai antek-antek penjajah (Romawi). Mereka dianggap tidak nasionalis dan pengkhianat bangsa.

Apalagi dalam menjalankan tugasnya mereka kerap memeras rakyatnya sendiri.

Tetapi pemungut cukai biasanya merupakan pekerjaan yang cukup prestisius, dan mereka biasanya orang yang kaya.

Zakheus digambarkan bertubuh pendek. Itulah sebabnya ketika ia ingin melihat Yesus, ia tidak bisa, karena banyak orang yang mengerumuni Yesus.

Maka ia pun memanjat pohon. Tetapi Yesus melihat Zakheus dan memintanya turun dari pohon. Yesus ingin menumpang di rumah Zakheus.

Di rumah Zakheus, ketika Yesus makan bersama Zakheus dan teman-temannya, Zakheus pun bertobat.

Zakheus membuktikan pertobatannya dengan komitmennya untuk memberikan separoh hartanya kepada orang miskin serta mengembalikan uang orang yang dia peras empat kali lipat (Lukas 19:1-10).

 

7. Petrus (Menyangkal Yesus)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang ketujuh adalah Petrus.

Petrus adalah salah satu murid terdekat Tuhan Yesus, bersama Yakobus dan Yohanes. Petrus kemudian menjadi pemimpin utama gereja Yerusalem, yakni gereja tertua di dunia.

Petrus adalah seorang yang sangat percaya diri, ia cepat mengatakan sesuatu yang belum tentu dapat ia lakukan.

Ketika Yesus berkata bahwa Petrus akan menyangkalNya tiga kali sebelum ayam berkokok, maka Petrus menegaskan bahwa ia bersedia mati bersama Yesus dan tidak akan menyangkaliNya (Matius 26:31-35).

Tetapi ketika Tuhan Yesus ditangkap,  Petrus menyangkalNya sebanyak tiga kali, bahkan sampai bersumpah dan mengutuk (Matius 26:69-75).

Ketika Petrus menyangkal mengenal Yesus, bahkan sampai bersumpah dan mengutuk, maka Yesus pun berpaling kepadanya, seolah-olah mengingatkannya akan sumpah setianya kepadaNya.

Maka teringatlah Petrus akan perkataan Yesus bahwa ia akan menyangkalNya, dan ia pun mulai menyadari dosanya yang telah menyangkal Tuhannya. Lalu ia menangis dengan sedihnya (Lukas 22:61-62).

Alkitab memang tidak menjelaskan bahwa Petrus bertobat atas perbuatannya menyangkali guru dan Tuhannya.

Tetapi melihat tangisannya yang sangat sedih dan mengingat Petrus kemudian tetap setia mengikut Yesus, bahkan semakin militan, maka kita dapat menyimpulkan bahwa Petrus telah bertobat.

Pertobatan Petrus ini kemudian diikuti oleh peneguhan Tuhan Yesus atas panggilannya sebagai gembala bagi domba-dombaNya/gereja (Yohanes 21:15-19).

Kisah hidup lengkap Petrus dapat dibaca dalam artikel 12 Murid Yesus Dan Akhir Hidup Mereka

 

8. Penjahat Yang Disalibkan Bersama Yesus (Merampok Dan Membunuh)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang kedelapan adalah penjahat yang disalibkan bersama Yesus.

Alkitab mencatat bahwa Tuhan Yesus disalibkan bersama dengan dua orang  penjahat, masing-masing di sebelah kanan dan kiriNya.

Tidak dijelaskan dosa apa yang dilakukan kedua penjahat ini, tetapi sangat mungkin perampokan dan pembunuhan.

Ketika orang banyak mengolok-olok Yesus, termasuk salah satu orang yang disalibkan bersamaNya,  penjahat ini berbeda.

Ia menegur temannya itu karena ia tahu bahwa Yesus disalibkan bukan karena dosaNya, sementara ia dan temannya disalibkan karena memang mereka jahat dan layak dihukum mati.

Bukan hanya itu,  penjahat ini juga memohon kepada Yesus agar jika kelak Ia datang sebagai Raja, Ia mengingatnya.

Menjawab hal ini Yesus pun menjanjikan firdaus atau surga kepadanya (Lukas 23:39-43).

Jawaban Yesus ini adalah salah satu dari tujuh perkataan Yesus di kayu salib yang dicatat di Alkitab. (Baca: 7 Perkataan Yesus Di Kayu Salib Dan Maknanya)

Jika kita membaca kitab-kitab Injil lainnya, yakni Injil Matius dan Injil Markus, maka kita dapat mengetahui bahwa kedua penjahat yang disalibkan bersama Yesus sama-sama mengolok-olok Dia (Matius 27:44; Markus 15:32).

Hal ini berarti bahwa penjahat yang satu ini akhirnya sadar dan kemudian bertobat.

Pertobatan penjahat ini adalah pertobatan yang ajaib, dan merupakan salah satu dari 7 Hal Ajaib yang Terjadi Saat Penyaliban Yesus

 

9. Paulus (Membunuh Dan Menganiaya Orang Kristen)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang kesembilan adalah Paulus.

Paulus adalah seorang rasul Tuhan Yesus yang memberitakan Injil ke banyak bangsa dan mendirikan banyak gereja di mana-mana.

Paulus lahir di Tarsus, wilayah Yunani, tetapi dibesarkan di Yerusalem, Israel.

Sebelum bertobat, ia bernama Saulus, dan ia adalah seorang penganut agama Yahudi yang sangat fanatik serta telah membunuh dan menganiaya banyak orang Kristen (Kisah Para Rasul 22:4).

Paulus juga berperan besar dalam kematian Stefanus, seorang diaken gereja Yerusalem yang melakukan konfrontasi dengan orang-orang Yahudi. (Baca: 7 Fakta Tentang Stefanus Di Alkitab)

Namun ketika sedang dalam perjalanan ke Damsyik, Siria, untuk menganiaya dan membunuh orang Kristen,  maka Saulus pun bertobat setelah Yesus menampakkan diri kepadanya (Kisah Para Rasul 9:1-9).

Penampakan Tuhan Yesus kepada Paulus bukan hanya membuatnya bertobat, tetapi juga menjadikannya sebagai rasul, khususnya kepada bangsa-bangsa lain di luar Israel. (Baca: 7 Rasul Di Luar 12 Murid Yesus)

Dalam hidupnya, Paulus selalu mengenang dosa besarnya sebagai mantan pembunuh jemaat Tuhan untuk menunjukkan rasa syukurnya atas anugerah Tuhan yang telah menyelamatkannya (1 Korintus 15:8-9; 1 Timotius 1:15-16).

 

10. Simon Tukang Sihir (Melakukan Sihir)

Tokoh Alkitab yang berdosa dan kemudian bertobat, yang kesepuluh atau terakhir adalah Simon si tukang sihir.

Simon adalah seorang penduduk Samaria yang terkenal sebagai tukang sihir, yakni orang yang terlibat dalam dunia kegelapan.

Simon juga punya banyak pengikut yang fanatik di kotanya.

Ketika Filipus, salah satu dari 7 Diaken Gereja Yang Pertama, memberitakan Injil di kota Simon, maka semua orang yang mendengarnya menerimanya dengan bulat hati.

Demikian juga dengan Simon,  ia akhirnya bertobat dan percaya kepada Injil yang diberitakan oleh Filipus serta memberi dirinya dibaptis (Kisah Para Rasul 8:12-13a).

Keputusan Simon orang Samaria yang bertobat dari dosanya cukup radikal, mengingat dia sudah begitu lama terlibat dalam kuasa kegelapan.

Namun sayang, dari sejarah kita tahu bahwa Simon orang Samaria ini akhirnya  kembali lagi ke dunia lamanya. (Baca: 7 Fakta Tentang Simon Tukang Sihir)

 

Itulah 10 tokoh Alkitab yang melakukan dosa dan kemudian bertobat.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Loading...
3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!