10 Tokoh Alkitab Yang Bertobat Karena Paulus

Artikel ini akan membahas tentang 10 tokoh Alkitab yang bertobat karena pelayanan rasul Paulus.

Ada banyak tokoh Alkitab yang bertobat karena pelayanan rasul Paulus.

Umumnya mereka berasal dari kalangan atas atau dari latar belakang sosial dan ekonomi tinggi.

Pada zaman Alkitab Perjanjian Baru, sebagian besar pengikut Tuhan Yesus atau orang Kristen berasal dari kalangan bawah.

Baca juga: 10 Murid Yesus Dari Kalangan Atas

Dan masih jarang orang Kristen yang berasal dari kalangan atas, baik status sosial maupun status ekonomi.

Sebab pada masa itu kekristenan masih sangat minoritas di tengah-tengah orang Yahudi yang menolak Tuhan Yesus, terlebih di antara orang Yunani-Romawi penyembah dewa-dewa.

Tetapi Rasul Paulus berhasil menobatkan atau memenangkan sejumlah orang dari kalangan atas pada masa itu.

Baca juga: 10 Tokoh Kristen Dari Kalangan Atas Di Alkitab

Mereka ada yang bekerja pada pemerintahan Romawi, kepala sinagoge Yahudi, hingga orang-orang kaya yang memiliki banyak budak.

Paulus memang adalah penginjil terbesar sepanjang masa.

Paulus memberitakan Injil di banyak kota, memenangkan banyak jiwa, serta mendirikan banyak gereja di mana-mana.

Separoh dari Kitab Kisah Para Rasul menceritakan tentang kisah rasul Paulus, khususnya dalam hal pemberitaan Injilnya.

Baca juga: 10 Penginjil Terbesar Di Alkitab

Sebelum bertobat, Paulus bernama Saulus, dan ia adalah seorang penganut agama Yahudi yang sangat fanatik serta telah membunuh dan menganiaya banyak orang Kristen.

Namun setelah ia bertobat, ia menjadi seorang pemberita Injil yang militan.

Ia memberitakan Injil baik kepada orang Yahudi maupun kepada orang Yunani/Romawi.

Berikut artikel tentang 10 tokoh Alkitab yang bertobat karena pelayanan rasul Paulus.

Siapa sajakah mereka?

Berikut pembahasannya.

 

1. Sergius Paulus

Ketika Paulus dan Barnabas Tuhan utus untuk memberitakan Injil (Kisah Para Rasul 13:1) maka mereka pergi ke pulau Siprus, kampungnya Barnabas.

Mereka memberitakan Injil di rumah-rumah ibadat (sinagoge) Yahudi di kota Salamis.

Gubernur pulau Siprus, Sergius Paulus, sangat terbuka dengan Injil sehingga mengundang Paulus dan Barnabas ke rumahnya.

Tetapi Elimas, seorang tukang sihir dan nabi palsu, berusaha menghalangi-halangi Paulus dan Barnabas, ketika mereka sedang menyampaikan Injil kepada Sergius Paulus.

Maka melalui rasul Paulus, Tuhan menghukum Elimas sehingga ia buta seketika.

Hal ini membuat gubernur pulau tersebut bertobat dan percaya Tuhan Yesus (Kisah Para Rasul 13:4-12).

 

2. Lidia

Lidia adalah seorang perempuan non-Yahudi penganut agama Yahudi yang tinggal di kota Filipi, Makedonia.

Lidia adalah seorang perempuan yang kaya yang berprofesi sebagai seorang pedagang kain ungu.

Pada masa itu kain ungu terbuat dari kerang dan harganya sangat mahal, sehingga hanya orang-orang tertentu yang bisa membelinya.

Ketika Paulus masuk ke sinagoge Yahudi dan memberitakan Injil di situ, Lidia, yang saat itu turut beribadah, dengan serius memperhatikan pengajaran Paulus.

Ia kemudian membuka hatinya dan percaya kepada Tuhan Yesus.

Maka Lidia dan seisi rumahnya (para pelayan dan budak) pun memberi diri dibaptis (Kisah Para Rasul 16:13-15).

Sehingga Lidia adalah orang Eropa pertama yang menjadi Kristen!

Lalu, merasa berterima kasih karena telah diselamatkan melalui pelayanan Paulus, maka Lidia mendesak Paulus dan teman-temannya untuk menumpang di rumahnya. (Baca: 15 Tokoh Alkitab Yang Murah Hati).

 

3. Kepala Penjara Filipi 

Ketika Paulus dan Silas melanjutkan pemberitaan injil di Filipi, setelah menyelamatkan Lidia dan seisi rumahnya, maka mereka mendapat perlawanan dari pemerintah kota, sehingga mereka dipenjarakan.

Namun mereka tidak putus asa, bersungut-sungut, dan menyerah.

Pada tengah malam di dalam penjara, dengan kaki yang dipasung dan dengan tubuh yang perih karena baru saja didera, Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah.

Dan mujizat pun terjadi.

Terjadi gempa bumi yang dahsyat yang menggoncang penjara tersebut. Pintu-pintu penjara terbuka, sehingga para tahanan terlepas.

Maka belenggu Paulus dan Silas pun terlepas.

Kepala penjara, yang kuatir akan kaburnya para tahanan, yang mana bisa mengakibatkan hilangnya nyawanya, ingin bunuh diri.

Namun Paulus dan Silas mencegahnya dan memberitakan injil kepadanya dan seisi rumahnya, sehingga mereka diselamatkan. (Kisah Para Rasul 16:19-40).

 

4. Dionisius 

Dionisius adalah salah satu anggota dewan kota Atena, Yunani, yang disebut sebagai Areopagus.

Ketika rasul Paulus ke Atena, maka ia bersoal jawab dengan para anggota dewan Areopagus yang terpelajar.

Melalui mezbah yang bertuliskan “Kepada allah yang tidak dikenal”, Paulus memberitakan Injil kepada mereka.

Tetapi ketika Paulus memberitakan tentang kebangkitan Yesus, yang merupakan inti Injil, maka sebagian besar dari mereka mengejek dan menolaknya.

Hanya ada sedikit orang yang percaya pada pemberitaan Paulus pada saat itu.

Salah satunya adalah Dionisius, yang merupakan salah satu anggota dewan Areopagus Atena. (Kisah Para Rasul 17:16-34).

 

5. Damaris 

Satu lagi orang yang ditobatkan Paulus di Atena, yang disebut namanya (selain Dionisius) adalah seorang perempuan bernama Damaris.

Menurut sebagian orang, Damaris merupakan istri Dionisius (Kisah Para Rasul 17:16-34).

 

(Visited 22 times, 1 visits today)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!