Categories: TOKOH ALKITAB

10 Tokoh Alkitab Yang Berzinah

Artikel ini berisi tentang Tokoh-tokoh Alkitab yang berzinah.

Sedikitnya ada 10 Tokoh Alkitab yang berzinah, baik di Perjanjian Lama maupun di Perjanjian Baru.

Alkitab adalah firman Allah. Namun tidak berarti semua isi Alkitab hanya yang baik-baik saja. Alkitab juga mencatat hal-hal buruk.

Hal-hal baik di Alkitab dicatat agar diteladani umat Tuhan (2 Timotius 3:16-17).

Baca juga: 10 Dosa Terbesar Di Alkitab

Sedangkan hal-hal buruk dicatat sebagai pembelajaran dan peringatan bagi umat Tuhan, agar tidak diikuti (1 Korintus 10:11-12).

Salah satu hal buruk yang dicatat di Alkitab adalah adanya sejumlah tokoh Alkitab yang berzinah, khususnya di antara umatNya sendiri, yang pada dasarnya berlawanan dengan firman dan kehendak Tuhan sendiri.

Alkitab berulang kali mengingatkan umatNya agar tidak melakukan dosa perzinahan. Salah satunya adalah larangan perzinahan yang terdapat dalam 10 Perintah Allah.

Dosa-dosa perzinahan yang dimaksud di Alkitab  adalah hubungan seksual antara seseorang dengan orang lain yang bukan pasangannya.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Berdosa Dan Kemudian Bertobat

Namun demikian, sekalipun Alkitab melarang umatNya agar tidak berzinah, banyak juga tokoh Alkitab yang berzinah.

Artikel kali ini akan membahas tentang 10 tokoh Alkitab yang berzinah serta mengupas kasusnya satu per satu.

Ke 10 tokoh Alkitab yang berzinah ini adalah orang percaya, bahkan ada yang merupakan rohaniwan.

Dan perzinahan mereka juga banyak yang di luar batas, sebab mereka berzinah dengan anggota keluarganya sendiri.

Baca juga: 7 Dosa Perzinahan Terbesar Di Alkitab

Tentu perzinahan melibatkan dua orang atau lebih, sehingga tokoh Alkitab yang berzinah di sini lebih dari 10 orang, atau minimal 20 orang.

Tetapi artikel ini lebih menyoroti 10 orang saja, yang dianggap sebagai pelaku utamanya atau tokoh yang disorot Alkitab.

Lalu, siapa sajakah 10 tokoh Alkitab yang berzinah tersebut?

Berikut pembahasannya.

 

1. Lot

Tokoh Alkitab yang berzinah yang pertama adalah Lot.

Lot berzinah dengan kedua putrinya (Kejadian 19:30-38).

Ketika Lot berpisah dari Abraham, pamannya, ia memilih tinggal di Lembah Yordan, dekat kota Sodom.

Hal ini kemudian menimbulkan masalah tersendiri bagi Lot. Sebab Sodom sangat jahat dan membuat Lot terpengaruh dengan gaya hidup mereka.

Karena itulah Abraham berdoa syafaat bagi Sodom. Namun Tuhan tetap memusnahkan Sodom tetapi meyelamatkan Lot sekeluarga (Baca: 10 Hukuman Tuhan Terbesar Kepada Manusia).

Setelah Lot diselamatkan malaikat dari Sodom yang dimusnahkan Tuhan, maka Lot pun berdiam di pegunungan.

Istri Lot waktu itu sudah menjadi tiang garam karena tidak mendengarkan peringatan Tuhan untuk tidak menoleh ke belakang, ke arah kota mereka yang telah Tuhan musnahkan.

Mungkin istri Lot merasa sayang dengan rumah dan harta benda yang mereka tinggalkan.

Karena itu Lot hanya tinggal bertiga bersama dua putrinya. Mereka diam di dalam gua.

Dan di sinilah terjadi perzinahan besar. Kedua putri Lot itu merasa tidak ada lagi laki-laki di negeri itu, sehingga mereka khawatir jika mereka tidak punya keturunan.

Karena itu mereka pun punya ide yang jahat. Mereka membuat ayah mereka mabuk oleh anggur sehingga berhubungan badan dengan mereka.

Mereka berdua pun akhirnya hamil dan mempunyai anak dari ayah mereka sendiri!

Kesalahan Lot adalah ia tinggal di sekitar Sodom yang sangat jahat kelakuannya, sehingga anak-anaknya pun punya kelakuan yang jahat.

 

2. Ruben

Tokoh Alkitab yang berzinah yang kedua adalah Ruben.

Ruben berzinah dengan ibu tirinya, Bilha (Kejadian 35:22a).

Bilha adalah gundik Yakub, ayah Ruben. Dan Bilha adalah budak Rahel, istri yang dicintai Yakub.

Bilha mempunyai dua orang anak dari Yakub, yakni Dan serta Naftali.

Sedangkan Ruben adalah anak Yakub dari istri tertuanya, Lea.

Suatu ketika Ruben berzinah dengan gundik ayahnya, Bilha, suatu perbuatan yang kelak diganjar dengan hukuman mati di Israel (Imamat 20:11).

Apa yang dilakukan Ruben ini tentu sangatlah tercela.

Perbuatan zinah itu sendiri sudah sangat tercela dan merupakan dosa di hadapan Tuhan, apalagi jika perzinahan itu dilakukan dengan istri atau gundik ayahnya sendiri.

Jelas Ruben tidak menghormati ayahnya.

Dan di penghujung hidupnya, Yakub menghukum Ruben dengan nubuatannya.

Ia mengatakan bahwa Ruben sebenarnya adalah anak sulungnya, yang berhak mendapat hak-hak kesulungan. Tetapi setelah perbuatan zinahnya itu, hak kesulungan pun beralih dari Ruben (Kejadian 49:3-4).

Secara de jure, secara hukum, Ruben memang tetap tercatat sebagai anak sulung Yakub, namun secara de facto, dalam faktanya, Yusuflah yang menerima hak-hak kesulungan tersebut (1 Tawarikh 5:1).

Kehilangan hak kesulungan adalah sebuah aib pada masa itu. Padahal Ruben termasuk orang yang punya sifat yang baik di antara anak-anak Yakub (Kejadian 37:21-22,29-30; 42:36-37; 42:21-22).

Namun karakter baik Ruben, dirusak oleh perbuatan zinahnya. (Baca: 7 Fakta Penting Tentang Ruben Di Alkitab).

 

3. Yehuda

Tokoh Alkitab yang berzinah yang ketiga adalah Yehuda.

Yehuda berzinah dengan menantunya, Tamar (Kejadian 38:1-30).

Yehuda adalah anak keempat Yakub, anak dari istri pertamanya, Lea. (Baca: 12 Anak Yakub, Nenek Moyang Bangsa Israel).

Yehuda mempunyai tiga orang anak laki-laki. Anak pertama bernama Er, anak kedua bernama Onan, anak ketiga bernama Syela.

Er menikah dengan Tamar. Tetapi Er itu jahat sehingga Tuhan menghukum mati dia.

Lalu Yehuda menyuruh anaknya yang kedua, Onan, mengambil Tamar menjadi istrinya sehingga abangnya, Er, mendapat keturunan dari Onan (sesuai dengan budaya pada masa itu).

Tetapi Onan itu jahat, sebab setiap kali ia berhubungan dengan Tamar, ia sengaja membiarkan air maninya terbuang, sehingga ia dibunuh oleh Tuhan.

Yehuda sebenarnya masih punya satu lagi anak laki-laki yang bisa diberikannya kepada Tamar, tetapi dia masih kecil.

Di samping itu Yehuda juga takut memberikannya kepada Tamar, karena ia takut anak itu nanti juga berlaku sama dengan abang-abangnya sehingga Tuhan menghukum mati.

Karena itu Tamar menjadi kecewa, sebab ia merasa dipermainkan oleh mertuanya, Yehuda. Jadi mulailah Tamar memikirkan sebuah ide yang “brilliant”.

Ia menyamar sebagai perempuan sundal (pelacur).

Lalu Yehuda, tanpa mengetahui bahwa Tamar adalah menantunya sendiri, menghampiri Tamar.

Ia memberikan cap meterai, kalung, dan tongkatnya kepada Tamar sebagai jaminan. Dan Tamar pun mengandung.

Ketika Tamar menuntut Yehuda, ia tak bisa mengelak, sebab barang-barang miliknya ada pada Tamar.

Akhirnya Yehuda pun mengaku salah karena ia tidak memberikan anaknya yang bungsu kepada Tamar. Ia pun akhirnya mengambil Tamar menjadi istrinya.

 

4. Simson

Tokoh Alkitab yang berzinah yang keempat adalah Simson.

Simson berzinah dengan seorang pelacur di Gaza (Hakim-hakim 16:1).

Simson adalah salah satu hakim bangsa Israel paling terkenal, satu dari 7 Hakim Israel Terbesar Di Alkitab

Simson terkenal terutama karena kekuatan fisiknya yang luar biasa, di dalam rambutnya, yang merupakan pemberian Tuhan.

Namun sayang, dalam perjalanan hidupnya, Simson lebih banyak memakai kekuatan fisiknya untuk kepentingan pribadinya sendiri daripada untuk membela kepentingan Tuhan.

Ia memakai kekuatan fisiknya terutama untuk membalas dendam pribadi terhadap orang Filistin, bukan untuk menggenapi panggilan Tuhan dalam membebaskan orang Israel dari kuasa orang Filistin.

Hal itu terutama dipicu oleh hawa nafsunya sendiri yang tak bisa dikekangnya,  yang berkaitan dengan wanita.

Selain menginginkan perempuan kafir yang jelas-jelas dilarang oleh Tuhan dan ditentang oleh orang tuanya, Simson juga tertarik kepada seorang perempuan sundal atau pelacur.

Hal ini terjadi ketika Simson sedang berjalan-jalan di Gaza, wilayah orang Filistin.

Tidak jelas untuk apa Simson berjalan-jalan di Gaza, mungkin untuk mencari gara-gara terhadap orang Filistin.

Namun hal itulah yang membuat Simson tergoda dengan seorang pelacur di tempat tersebut dan melakukan hubungan seksual dengannya, yang jelas bertentangan dengan hukum kedelapan dari 10 Hukum orang Israel, “Jangan Berzinah”.

Bagi seorang Nazir Tuhan dan hakim Israel yang harus menjaga kekudusan hidupnya, Simson tidak seharusnya melakukan perbuatan yang tidak bermoral tersebut.

Kisah lengkap dari Simson dapat dibaca di artikel 7 Fakta Tentang Simson

 

5. Daud

Tokoh Alkitab yang berzinah yang kelima adalah Daud.

Daud berzinah dengan Batsyeba. (2 Samuel 11-12).

Daud adalah raja kedua Israel setelah Saul dan merupakan raja terbesar Israel sepanjang masa.

Setelah Saul ditolak oleh Tuhan sebagai raja Israel, maka Daud diurapi oleh nabi Samuel menjadi raja Israel menggantikan Saul.

Setelah mapan menjadi raja Israel, Daud kemudian jatuh ke dalam dosa.

Ketika Daud berjalan-jalan di atas istananya, ia melihat seorang perempuan bernama Batsyeba sedang mandi.

Lalu Daud menyuruh memanggilnya dan melakukan hubungan seksual dengannya, padahal Batsyeba saat itu sudah menikah dengan Uria, salah satu prajurit Daud.

Untuk menutupi perbuatannya, Daud pun menyuruh Uria segera pulang ke rumahnya.

Tetapi sebagai prajurit sejati, Uria tidak mau pulang, sebab ia merasa “tidak enak” berada di rumah sementara teman-temannya yang lain masih ada dalam pertempuran.

Ketika siasatnya ini gagal, Daud pun merancangkan siasat yang lain, yang lebih licik.

Daud memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Uria dengan cara menempatkannya di bagian paling depan dalam pertempuran!

Setelah Uria mati, maka Daud pun mengambil Batsyeba menjadi istrinya  (2 Samuel 11-12).

Hal ini membuat Tuhan murka dan menghukum Daud. Melalui nabi Natan, satu dari 10 Nabi Perjanjian Lama Terbesar, Tuhan menegur keras Daud.

Ketika Daud mendengar teguran Tuhan, ia pun bertobat dan merendahkan diri di hadapanNya.

Pertobatannya yang sungguh-sungguh dapat memulihkan kembali kebesaran Daud sebagai raja Israel, satu dari 10 Raja Israel Terbesar Di Alkitab

 

 

Page: 1 2