Loading...
Loading...

10 Tokoh Alkitab Yang Jujur

 

6. Para Pengawas Bait Allah Pada Zaman Raja Yoas

Tokoh Alkitab yang jujur, yang keenam adalah para pengawas Bait Allah pada zaman raja Yoas.

Alkisah Yoas, raja Yehuda, memerintahkan para imam untuk memperbaiki bagian-bagian Bait Allah yang rusak dengan menyediakan sejumlah uang untuk mereka pakai.

Tetapi para imam menunda-nunda melakukan pekerjaan perbaikan rumah Tuhan tersebut.

Maka raja Yoas memutuskan agar para imam tidak lagi bertugas memperbaiki rumah Tuhan dan tidak lagi memegang uang untuk perbaikan tersebut.

Tugas tersebut kemudian dialihkan kepada para pengawas Bait Allah, yang jumlahnya dan nama-namanya tidak disebut di Alkitab.

Maka para imam menyerahkan sejumlah uang kepada para pengawas Bait Allah yang melakukan perbaikan rumah Tuhan, sehingga mereka bisa membayar para tukang untuk memperbaiki rumah Tuhan.

Yang menarik adalah bahwa para imam tidak mengadakan perhitungan dengan para pengawas Bait Suci tersebut. Sebab mereka bekerja dengan jujur (2 Raja-raja 12:1-15).

Hal ini membuktikan bahwa para pengawas Bait Suci pada zaman raja Yoas adalah orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya.

 

7. Para Pengawas Bait Allah Pada Zaman Raja Yosia

Tokoh Alkitab yang jujur, yang ketujuh adalah para pengawas Bait Allah pada zaman raja Yosia.

Seperti halnya pada zaman raja Yoas (lihat poin 6 di atas), pada zaman raja Yosia pun para pengawas Bait Allah adalah orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya.

Hal ini nyata dari fakta bahwa tatkala Yosia, raja Yehuda, memerintahkan para imam untuk menyerahkan sejumlah uang kepada para pengawas Bait Allah untuk membayar para tukang, ia meminta mereka untuk tidak mengadakan perhitungan.

Raja Yosia beralasan bahwa para pengawas rumah Tuhan tersebut bekerja secara jujur (2 Raja-raja 22:1-7).

Menarik, raja Yosia tahu persis kejujuran para pengawas rumah Tuhan ini.

Para pengawas Bait Suci pada zaman raja Yoas dengan pengawas-pengawas Bait Suci pada zaman raja Yosia tentu bukanlaha orang-orang yang sama.

Sebab jarak masa pemerintahan raja Yoas dengan raja Yosia sekitar 200 tahun.

Tetapi sifat mereka sama: jujur dan dapat dipercaya.

Boleh jadi para pengawas Bait Suci Israel sudah terkenal sebagai orang-orang yang jujur, setidaknya sejak zaman raja Yoas.

Ketika memperbaiki Bait Allah pada zaman raja Yosia inilah imam besar Hilkia menemukan kitab Taurat di Bait Allah, yang menjadi awal reformasi agama yang dipimpin oleh Yosia.

Yosia memang adalah seorang raja yang saleh, dan satu dari 10 Raja Israel Terbesar Di Alkitab

 

8. Daniel

Tokoh Alkitab yang jujur, yang kedelapan adalah Daniel.

Daniel adalah seorang pemuda Yahudi ketika ia, bersama orang-orang Yahudi lainnya, dibuang ke Babel akibat pemberontakan mereka kepada Allah.

Karena Daniel berhasil menafsirkan mimpi raja Babel, Nebukadnezar, ia kemudian diangkat sebagai penguasa atas seluruh wilayah Babel di bawah raja Nebukadnezar.

Setelah beberapa lama, di usianya yang sudah tua, Daniel menjadi salah satu dari tiga orang pejabat tertinggi di bawah raja Darius.

Tetapi Daniel melebihi dua pejabat tertinggi raja tersebut dan para pejabat yang lainnya.

Akibatnya para pejabat lain menjadi iri kepada Daniel. Mereka mencari-cari kesalahannya, namun mereka tidak mendapati satu pun perbuatan tercela dalam diri Daniel.

Daniel tidak melakukan kesalahan dan kecurangan dalam pemerintahan (Daniel 6:5). Ia bekerja secara tulus dan jujur.

Karena itu mereka menghasut raja agar dikeluarkan undang-undang yang melarang siapa pun untuk menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa/Allah atau manusia lain selain kepada raja Darius.

Dengan demikian mereka dapat menjerat Daniel. Sebab Daniel mempraktekkan ibadah agama Yahudi yang menyembah Allah Israel serta dengan tekun berdoa kepadaNya.

Ketika Daniel mendengar hal tersebut, ia pun berdoa kepada Allahnya. Ia berdoa tiga kali sehari, seperti yang biasa dilakukannya (Daniel 6:11).

Tetapi justru ketika berdoa itulah Daniel dijerat oleh lawan-lawan politiknya dan mengadukannya kepada raja sehingga Daniel dilemparkan ke gua singa.

Namun Tuhan menyertai Daniel sehingga singa-singa itu tidak memakannya, hingga akhirnya raja Darius menyelamatkan Daniel dari gua singa tersebut.

Selain seorang pejabat yang jujur, Daniel juga dikenal sebagai seorang nabi, satu dari 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Lama

 

9. Nehemia

Tokoh Alkitab yang jujur, yang kesembilan adalah Nehemia.

Nehemia adalah seorang pejabat Juru Minuman raja di kerajaan Persia.

Juru Minuman raja merupakan suatu jabatan yang tinggi pada masa itu, sebab semua minuman raja harus diseleksi dulu oleh Juru Minuman raja.

Nehemia adalah seorang pejabat yang saleh dan punya kepedulian yang besar kepada bangsanya dan Yerusalem.

Nehemia kemudian menjadi bupati Yehuda selama bertahun-tahun (setidaknya 12 tahun).

Dan selama menjabat bupati, Nehemia memerintah secara tulus dan jujur.

Ia bahkan tidak pernah mengambil gajinya. Apalagi berlaku tidak jujur.

Tetapi para pejabat sebelumnya, selain mengambil gaji, juga memberatkan rakyat. Bahkan juga anak buah mereka merajalela atas rakyat (Nehemia 5:14-15).

Memang Nehemia adalah seorang tokoh anti korupsi di Alkitab, yang banyak memberantas korupsi/penyelewengan yang terjadi di wilayah Yehuda yang dipimpinnya. (Baca: 7 Tokoh Anti Korupsi Di Alkitab)

 

10. Paulus

Tokoh Alkitab yang jujur, yang kesepuluh/terakhir adalah Paulus.

Paulus adalah seorang rasul dan pemimpin gereja terkemuka pada zaman Perjanjian Baru.

Sebelum bertobat, Paulus bernama Saulus, dan ia adalah seorang penganut agama Yahudi yang sangat fanatik serta telah membunuh dan menganiaya banyak orang Kristen.

Namun setelah ia bertobat, ia menjadi seorang pemberita Injil yang militan.

Ia memberitakan Injil baik kepada orang Yahudi maupun kepada orang Yunani/Romawi. Ia juga mendirikan banyak gereja serta menggembalakan sebagian dari mereka. (Baca: 10 Penginjil Terbesar Di Alkitab)

Meski demikian, Paulus tidak pernah mencari untung dari pelayanannya. Ia tidak pernah melakukan hal-hal yang tidak jujur.

Ia tidak pernah memeras, mengambil uang jemaat,  sekalipun ia berhak untuk itu. Ia melayani Tuhan secara tulus.

Sebagai contoh, di jemaat Efesus yang didirikannya, Paulus menggembalakan selama 3 tahun.

Namun ia tidak pernah mengambil apa pun dari jemaat. Sebaliknya, ia bekerja sendiri untuk memenuhi kebutuhannya (Kisah Para Rasul 20:31, 33-34).

Jelas Paulus adalah seorang hamba Tuhan yang sangat jujur.

 

Itulah 10 tokoh Alkitab yang jujur.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!