Loading...
Loading...

10 Tokoh Alkitab Yang Mati Seketika Karena Dosanya

 

4. Zimri

Zimri adalah salah satu pemimpin puak di Israel, dari suku Simeon.

Kematiannya terjadi tatkala bangsa Israel jatuh ke dalam dosa penyembahan berhala.

Ketika itu bangsa Israel sedang berada di Sitim, dalam perjalanan dari Mesir menuju Tanah Perjanjian.

Mereka menyembah Baal-Peor, dewa orang Moab. Hal ini terjadi karena para lelaki bangsa Israel mengawini perempuan-perempuan bangsa Moab.

Padahal Tuhan telah berulang kali mengingatkan mereka agar tidak mengawini perempuan-perempuan bangsa-bangsa lain, sebab mereka akan dibawanya menyembah allah mereka dan meninggalkan Allah Israel.

Hal ini mengakibatkan murka Tuhan bangkit sehingga ia menulahi bangsa Israel sehingga menewaskan 24 ribu orang!

Maka terjadilah tangisan dan ratapan di antara bangsa Israel.

Pada saat itu datanglah Zimri bersama seorang perempuan Midian bernama Kozbi, anak seorang pemimpin puak di Midian.

Maka bangkitlah Pinehas, anak Eleazer, anak Harun, lalu ia membunuh Zimri dan Kozbi dengan tombak sehingga mereka mati seketika.

Maka murka Tuhan pun surut, dan Pinehas pun mendapat upah tersendiri dari Tuhan. (Bilangan 25:1-18).

 

5. Kozbi

Seperti telah disebutkan sebelumnya, Kozbi adalah anak seorang kepala puak di Midian, yang kawin (atau berzinah) dengan Zimri, seorang pemimpin puak suku Simeon di Israel.

Akibatnya, Kozbi pun mati dibunuh bersama Zimri (lihat poin 4 di atas).

 

6. Uza

Uza adalah seorang pria Israel yang mati seketika karena ia berusaha menyentuh tabut perjanjian Allah yang sebenarnya tidak boleh disentuh oleh orang awam, kecuali oleh para imam.

Tabut perjanjian adalah sebuah kotak persegi yang melambangkan kehadiran Allah, yang dibuat oleh Musa atas perintah Tuhan dan diletakkan di bagian ruang maha kudus di Kemah Suci.

Saat itu, oleh perintah raja Daud, tabut perjanjian Allah baru saja dibawa dari rumah Aminadab yang berada di atas bukit menuju Yerusalem.

Tabut Perjanjian itu dibawa dengan menggunakan kereta lembu, dan dikawal oleh Ahyo dan Uza, anak-anak Abinadab.

Ketika lembu penarik kereta itu tergelincir, dan tabut perjanjian itu akan jatuh, maka secara spontan Uza mengulurkan tangannya ke tabut.

Namun seketika itu juga ia dihukum oleh Tuhan dan Uza mati di tempat.

Hal ini sempat membuat Daud marah kepada Tuhan. Dan ia menjadi takut membawa tabut itu ke Yerusalem, sehingga ditempatkannya di rumah Obed-Edom selama tiga bulan hingga akhirnya ia mengambilnya kembali (2 Samuel 6:1-8).

 

7. Belsyazar

Belsyazar adalah raja terakhir kerajaan Babel, sebelum ditaklukkan oleh kerajaan Persia.

Belsyazar mati dibunuh Tuhan karena ia beserta para pembesarnya berpesta pora dengan memakai cawan-cawan emas dari Bait Allah, yang diambil oleh Nebukadnezar, raja Babel sebelumnya.

Dalam Daniel 5:1-30 dikisahkan tentang latar belakang kematian Belsyazar dan keruntuhan kerajaan Babel.

Hal itu terjadi melalui sebuah penglihatan tentang jari-jari tangan manusia yang sedang menulis di dinding istana Belsyazar, ketika ia beserta para pegawainya sedang mengadakan perjamuan besar.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!