Loading...

10 Tokoh Alkitab Yang Mempunyai Iman Yang Besar

Loading...

 

7. Perwira Di Kapernaum 

Perwira ini adalah perwira Romawi yang bertugas di Kapernaum, Galilea, markas tentara Romawi di Galilea.

Ia datang kepada Yesus melalui tua-tua Yahudi. Tua-tua tersebut bersedia menolongnya sebab perwira ini ternyata orang yang baik, terbukti ia membantu pendirian rumah ibadah (sinagoge) orang Yahudi, walau belum tentu ia seorang penganut Agama Yahudi (proselit).

Dia datang kepada Yesus dengan bantuan tua-tua Yahudi mungkin karena ia merasa bahwa seorang rabi Yahudi tidak akan mau menolong perwira Romawi (perwira Romawi biasanya jahat dan membenci orang Yahudi).

Perwira ini mempunyai seorang hamba yang sedang sakit keras. Dan dia meminta Yesus untuk menyembuhkannya. (Terlihat lagi di sini kebaikan perwira tersebut, yang sangat perhatian kepada hambanya).

Dan yang luar biasa lagi adalah bahwa perwira ini begitu rendah hati dan beriman. Ketika Yesus sudah dekat ke rumahnya, ia mengutus sahabat-sahabatnya kepada Yesus untuk mengatakan bahwa ia tidak layak menerima Yesus di rumahnya.

Jadi dia memohon agar Yesus mengucapkan sepatah kata saja agar hambanya itu sembuh. Ini adalah iman yang luar biasa. Itulah sebabnya Yesus sangat memujinya.

Tuhan Yesus berkata bahwa iman sebesar itu belum pernah Ia temui, bahkan di antara orang Israel (umat pilihan Tuhan) sekalipun!

Hamba perwira ini pun akhirnya sembuh (Lukas 7:1-10).

 

8. Orang Samaria Yang Sakit Kusta 

Orang Samaria yang berpenyakit kusta ini dilayani oleh Yesus bersama sembilan orang temannya sesama orang yang berpenyakit kusta (yang kemungkinan besar adalah orang Israel/Yahudi).

Kesepuluh orang kusta tersebut memohon kepada Yesus untuk disembuhkan. Mereka berteriak kepada Yesus dari tempat yang agak jauh, sebab pada masa itu orang berpenyakit kusta berada dalam satu kelompok yang terpisah dari mereka yang tahir (yang tidak berpenyakit kusta).

Yesus pun menyuruh mereka memperlihatkan diri kepada imam-imam (agar diperiksa sebagai bukti bahwa mereka telah tahir/sembuh), walau saat itu mereka belum sembuh.

Dan mereka percaya dan taat pada perkataan Yesus! Mereka pergi kepada imam-imam. Sementara mereka dalam perjalanan, terjadilah mujizat. Mereka sembuh dari kusta mereka.

Ketika menyadari kesembuhannya, orang Samaria tersebut kembali kepada Yesus sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring. Ia tersungkur di kaki Yesus dan mengucap syukur kepadaNya.

Hal ini begitu mengherankan Yesus. Sebab bukankah kesembilan orang Israel itu adalah umat pilihan Tuhan? Mengapa mereka justru melupakan kebaikan Tuhan yang mereka alami?

Mengapa orang Samaria yang bukan umat Tuhan yang justru kembali kepada Yesus dan mengucap syukur kepadaNya?

Selain memuji orang Samaria ini, dan secara tidak langsung menyindir kesembilan orang Israel, Yesus pun meneguhkan kesembuhan orang Samaria ini: “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.” (Lukas 17:1-11).

 

9. Pegawai Istana Di Kapernaum 

Pegawai istana ini kemungkinan adalah seorang pegawai istana Herodes, karena ia berada di Kapernaum, Galilea, wilayah kekuasaan raja Herodes.

Tetapi orang ini hampir pasti adalah orang Romawi atau non-Israel, sebagaimana umumnya pegawai Romawi (Herodes adalah antek-antek Romawi yang memimpin wilayah Galilea).

Pegawai istana ini mempunyai seorang anak yang sedang sakit dan hampir mati. Jadi ia meminta kepada Yesus untuk datang menyembuhkan anaknya tersebut.

Saat itu Yesus masih berada di Kana, tempat di mana mujizat pertamaNya (mengubah air menjadi anggur), terjadi. Jadi pegawai istana itu datang dari Kapernaum ke Kana.

Ketika mendengar permintaan pegawai istana ini, Yesus mengatakan bahwa anaknya sudah sembuh.

Dan menarik, pegawai istana tersebut langsung percaya dengan perkataan Yesus, ia langsung pulang ke Kapernaum!

Ia bertanya kepada hamba-hambanya jam berapa anaknya sembuh. Mereka menjawab jam satu. Ternyata pada jam itulah Yesus berkata bahwa anaknya telah sembuh!

Mujizat ini membuat pegawai istana tersebut dan seisi rumahnya menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. (Yohanes 4:43-54) (Baca: 7 Mujizat Yesus Dalam Injil Yohanes)

 

10. Paulus 

Paulus adalah seorang rasul Tuhan Yesus yang memberitakan Injil ke banyak bangsa dan mendirikan banyak gereja di mana-mana.

Rasul Paulus juga merupakan orang yang mempunyai iman yang besar.

Bahkan Paulus mengakui bahwa ia adalah orang yang hidup oleh iman, bukan karena melihat (2 Korintus 5:7).

Paulus tidak hanya sekali dua kali memperagakan imannya yang besar, tetapi seluruh hidupnya adalah hidup dengan iman.

 

Itulah 10 tokoh Alkitab yang mempunyai iman yang besar.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!