10 Tokoh Alkitab Yang Setia Sampai Akhir

Artikel ini membahas tentang 10 tokoh Alkitab yang setia sampai akhir hidup mereka di dunia atau sampai kematian mereka.

Dari sekian banyak tokoh yang dicatat di Alkitab, baik di Alkitab Perjanjian Lama maupun di Alkitab Perjanjian Baru, hanya sebagian kecil yang punya catatan tentang akhir hidup atau kematian mereka.

Baca juga: 100 Tokoh Alkitab Terpopuler Dan Kisah Mereka

Mereka ini terutama adalah tokoh-tokoh yang besar dan paling berpengaruh, seperti raja, hakim, nabi, imam, dan rasul.

Mereka terdiri dari orang yang percaya kepada Tuhan, yang berasal dari bangsa Israel dan nenek moyang mereka, serta dari bangsa-bangsa lain yang tidak percaya Tuhan.

Baca juga: 10 Karakter Tokoh Alkitab Yang Patut Diteladani

Dari antara tokoh Alkitab yang akhir hidupnya dicatat di Alkitab, khususnya orang percaya, hanya sebagian yang mengakhiri hidupnya dengan tetap setia kepada Tuhan. Sedangkan sebagian lagi tidak setia kepadaNya.

Tentu, Tuhan memanggil kita untuk setia kepadaNya, setia sampai akhir, setia sampai mati.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Yang Berdosa Dan Kemudian Bertobat

Nah, artikel kali ini akan membahas tentang 10  tokoh Alkitab yang setia sampai akhir hidup mereka atau sampai mati, sekalipun mereka juga mengalami banyak permasalahan hidup, penderitaan, atau cobaan.

Baca juga: 7 Martir Di Alkitab Paling Terkenal

Setia sampai akhir tentu tidak berarti bahwa mereka sempurna. Seperti manusia pada umumnya, mereka juga punya cacat, dosa atau kelemahan/kekurangan.

Hanya saja, mereka bangkit dari dosa dan kelemahan/kekurangan mereka tersebut.

Lalu, siapa sajakah 10 tokoh Alkitab yang setia sampai akhir atau sampai mati? Berikut pembahasannya.

1. Abraham

Tokoh Alkitab yang setia sampai akhir atau sampai mati, yang pertama adalah Abraham.

Sepanjang hidupnya Abraham setia mengikut Tuhan. Ia tidak pernah meninggalkan Tuhan dan menyimpang dari jalan-jalanNya.

Abraham juga tetap setia menantikan janji Tuhan dalam hidupnya.

Walaupun Abraham harus menantikan kelahiran anaknya – Ishak – selama 25 tahun, ia menantinya dengan setia.

Abraham juga tetap setia tatkala Tuhan menguji imannya untuk mempersembahkan Ishak kepada Tuhan.

Dengan taat mempersembahkan Ishak kepada Tuhan, maka Abraham terbukti setia kepada Tuhan.

Abraham memang tidak sempurna. Ia juga melakukan beberapa kesalahan, antara lain mengawini hambanya, Hagar, dengan maksud untuk memperoleh keturunan di masa tuanya.

Kendati demikian, secara keseluruhan hidup Abraham berkenan kepada Tuhan, sehingga ia layak disebut sebagai bapa orang beriman dan orang yang setia sampai akhir hidupnya dalam mengikut Tuhan.

Abraham meninggal dalam iman dan kesetiaan yang kokoh kepada Tuhan.

2. Ayub

Tokoh Alkitab yang setia sampai akhir atau sampai mati, yang kedua adalah Ayub.

Ayub adalah seorang yang benar dan saleh di hadapan Allah.

Selain itu, Ayub juga orang yang kaya.

Allah mengizinkan iblis untuk mencobai Ayub dengan sangat berat: kematian anak-anaknya secara mendadak, penyakit kulit  yang dideritanya, dan harta kekayaannya yang lenyap seketika.

Bahkan istrinya meminta Ayub untuk mengutuki Allahnya lalu mati.

Demikian juga sahabat-sahabatnya, yang datang menghiburnya. Mereka mempersalahkan Ayub; mereka berpikir bahwa Ayub menderita karena dosa-dosanya.

Namun Ayub tidak mempersalahkan Tuhan atas segala penderitaan yang dialaminya.

Meski sempat ragu, iman Ayub tetap kokoh kepada Tuhan. Ayub tetap setia sampai akhir dalam mengikut Tuhan.

Pada akhirnya Ayub dipulihkan oleh Tuhan setelah ia selesai menjalani pencobaan iblis yang Allah izinkan terjadi atas dirinya.

Ayub mempunyai tujuh anak lagi, dan putri-putrinya adalah orang-orang yang paling cantik di negeri-negeri Timur (Negara-negara sebelah timur Israel).

Ayub juga Tuhan berkati sedemikian sehingga ia sangat kaya, jauh lebih kaya dari sebelumnya, dan menjadi orang yang terkaya di antara orang-orang di negeri Timur.

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!