Loading...
Loading...

10 Wanita Paling Cantik Di Alkitab

esther_onenightwiththeking_030714_820px

Artikel ini berisi tentang 10 wanita paling cantik di Alkitab.

Ada ratusan orang pribadi yang dicatat di Alkitab, baik yang namanya disebutkan maupun yang tidak. Dan Alkitab banyak mencatat sifat, karakter, kelemahan, kelebihan, perbuatan, bahkan ciri-ciri fisik mereka.

Di Alkitab disebut paling sedikit 13 orang perempuan yang berparas cantik. Tiga di antaranya adalah anak-anak Ayub, yang disebut secara bersamaan, yakni Yemima, Kezia dan Karenhapukh. Tidak ada perempuan yang lebih cantik dari anak-anak Ayub ini di seluruh negeri di mana Ayub tinggal (Ayub 42:13-15).

Baca juga: 10 Pria Paling Tampan Di Alkitab

Tetapi tidak ada catatan lain di Alkitab tentang anak-anak Ayub ini, mereka hanya disebut sekilas saja sebagai wanita-wanita yang sangat cantik.

Karena itu artikel ini hanya membahas 10 wanita paling cantik di Alkitab di luar anak-anak Ayub tersebut. Semua perempuan cantik ini terdapat di dalam Perjanjian Lama.

Karena hanya mereka yang disebut sebagai wanita-wanita cantik di Alkitab, di samping anak-anak Ayub, maka boleh dikatakan bahwa mereka inilah wanita-wanita paling cantik di Alkitab.

Siapa saja 10 wanita paling cantik di Alkitab? Berikut daftarnya.

 

1. Sara

Wanita pertama yang disebut berparas cantik di Alkitab adalah Sara. Sara adalah istri Abraham, nenek moyang bangsa Israel. Abraham sendiri mengakui bahwa Sara adalah wanita yang cantik.

Ketika terjadi kelaparan di Tanah Kanaan, Abraham dan istrinya pergi ke Tanah Mesir untuk mendapatkan makanan.

Karena Abraham takut bahwa orang-orang Mesir akan membunuhnya serta mengambil Sara, karena istrinya itu cantik, maka Abraham meminta Sara agar mengaku sebagai saudaranya. Dengan demikian Abraham berharap orang Mesir memperlakukan dirinya dan istrinya dengan baik.

“Pada waktu ia akan masuk ke Mesir, berkatalah ia kepada Sarai, isterinya: Memang aku tahu, bahwa engkau adalah seorang perempuan yang cantik parasnya….” (Kejadian 12:11)

Orang-orang Mesir juga mengakui kecantikan Sara.

“Sesudah Abram masuk ke Mesir, orang Mesir itu melihat, bahwa perempuan itu sangat cantik.” (Kejadian 12:14).

Strategi Abraham ini sebenarnya tidak benar dan berbahaya. Firaun, raja Mesir, memang memperlakukan Abraham dengan baik, bahkan memberinya kambing-domba, lembu, keledai, unta, dan budak-budak. Namun Firaun justru mengambil Sara menjadi istrinya!

Beruntung, Abraham Tuhan tolong. Tuhan menimpakan tulah bagi Firaun dan seisi istananya sehingga Firaun mengembalikan Sara kepada Abraham dan memintanya pergi dari Mesir.

 

2. Ribka

Wanita lainnya yang disebut cantik di Alkitab adalah Ribka. Ribka adalah istri Ishak, anak Sara. Jadi Ribka adalah menantu Sara.

Di masa tuanya, Abraham mengutus seorang hambanya ke Aram-Mesopotamia, kepada sanak keluarganya, untuk mencarikan anaknya, Ishak, seorang istri.

Setelah hamba Abraham tersebut sampai di Aram-Mesopotamia, maka ia berdoa dan meminta tanda kepada Tuhan. Jika perempuan yang dia mintai tolong mau memberinya minum, maka dialah kiranya yang dikehendaki oleh Tuhan.

Dan Tuhan menjawab doa hamba Abraham itu, ia bertemu dengan Ribka yang sedang datang mengambil air. Dan ketika ia meminta tolong kepada Ribka agar diberikan air, maka Ribka memberikannya.

Ribka digambarkan sebagai seorang perempuan yang sangat cantik parasnya.

“Sebelum ia selesai berkata, maka datanglah Ribka, yang lahir bagi Betuel, anak laki-laki Milka, isteri Nahor, saudara Abraham; buyungnya dibawanya di atas bahunya. Anak gadis itu sangat cantik parasnya, seorang perawan, belum pernah bersetubuh dengan laki-laki; ia turun ke mata air itu dan mengisi buyungnya, lalu kembali naik.” (Kejadian 24:15-16)

Setelah hamba Abraham tersebut menjelaskan maksud kedatangannya, ia pun dibawa oleh Ribka ke rumah orang tuanya. Keluarga Ribka dan Ribka sendiri setuju untuk dijadikan istri Ishak. Dan Ribka dibawa oleh hamba Abraham ke Tanah Kanaan untuk dinikahkan dengan anak tuannya, Ishak.

 

3. Rahel

Wanita lain yang disebut berparas cantik di Alkitab adalah Rahel. Rahel adalah istri Yakub, anak Ribka. Jadi Rahel adalah menantu Ribka.

Rahel adalah istri yang paling dikasihi oleh Yakub. Yakub rela bekerja selama 14 tahun untuk Laban, ayah Rahel, demi mendapatkan Rahel. Awalnya ia hanya bekerja selama tujuh tahun saja, namun karena Laban menipunya, maka ia harus bekerja selama tujuh tahun lagi.

Laban adalah saudara laki-laki Ribka, ibu Yakub. Ayahnya, Ishak, memintanya mencari istri ke rumah pamannya itu.

Laban mempunyai dua orang anak perempuan, Lea yang sulung dan adiknya, Rahel. Yakub lebih menyukai Rahel daripada Lea, karena ia lebih cantik daripada kakaknya.

“Lea tidak berseri matanya, tetapi Rahel itu elok sikapnya dan cantik parasnya.” (Kejadian 29:17).

Setelah Yakub bekerja selama tujuh tahun untuk mendapatkan Rahel, ternyata Laban justru memberikan Lea kepadanya. Karena dia sukanya sama Rahel, maka Yakub pun bekerja selama tujuh tahun lagi untuk mendapatkan Rahel. Dengan demikian Yakub memperistri Lea dan Rahel.

Lea dan Rahel, beserta budak-budak mereka (Bilha dan Zilpa), menjadi nenek moyang 12 suku Israel.

 

4. Abigail

Wanita berparas cantik lainnya yang disebut di Alkitab adalah Abigail. Abigail adalah bekas istri Nabal dan kemudian menjadi istri Daud. Abigail bukan hanya cantik tetapi juga bijak.

“Nama orang itu Nabal dan nama isterinya Abigail. Perempuan itu bijak dan cantik, tetapi laki-laki itu kasar dan jahat kelakuannya. Ia seorang keturunan Kaleb.” (1 Samuel 25:3)

Nabal seorang yang kaya namun pelit. Ketika ia sedang menggunting bulu domba-dombanya (artinya ia sedang panen), Daud mengirim sepuluh anak buahnya untuk meminta bantuan kepada Nabal. Sebab Daud saat itu sedang dalam pelarian dari kejaran Saul yang ingin membunuhnya, walau saat itu Daud sudah diurapi menjadi raja.

Namun jawaban Nabal sangat kasar. Hal ini membuat Daud menjadi marah sehingga ia dan anak-anak buahnya berencana membunuh Nabal. Untunglah ia punya istri yang bijak, Abigail. Abigail segera mendatangi Daud dan meminta maaf serta memberi apa yang Daud minta.

Hal ini membuat Daud membatalkan niatnya membunuh Nabal. Namun ketika mendengar rencana Daud yang ingin membunuhnya, Nabal pun meninggal seketika. Lalu Daud mengambil Abigail menjadi istrinya.

 

5. Batsyeba

Batsyeba merupakan salah satu wanita berparas cantik yang disebut di Alkitab. Batsyeba adalah istri Uria orang Het, salah satu prajurit terbaik raja Daud. Namun Batsyeba kemudian menjadi istri Daud.

Daud pertama kali mengenal Batsyeba ketika ia melihatnya sedang mandi. Kemudian Daud tertarik kepada Batsyeba karena ia orangnya cantik. Lalu Daud menyuruh memanggilnya dan melakukan hubungan seksual dengannya, padahal Batsyeba sudah menikah.

“Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu.” (2 Samuel 11:2-3)

Untuk menutupi perbuatannya, Daud pun menyuruh Uria segera pulang ke rumahnya. Tetapi sebagai prajurit sejati, Uria tidak mau pulang, sebab ia merasa “tidak enak” berada di rumah sementara teman-temannya yang lain masih ada dalam pertempuran.

Ketika siasatnya ini gagal, Daud pun merancangkan siasat yang lain, yang lebih licik. Daud membunuh Uria dengan cara menempatkannya di bagian paling depan dalam pertempuran! Kemudian Daud mengambil Batsyeba menjadi istrinya, hal mana membuat Tuhan murka dan menghukum Daud.

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!