Loading...

100 Pendeta Paling Berpengaruh Di Indonesia

Loading...

 

11. A.A. Yewangoe

Pdt Andreas Anangguru Yewangoe adalah Ketua Dewan Pertimbangan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), organisasi Kristen terbesar di Indonesia, dan Ketua Umumnya periode 2004-2009 dan 2009-2014.

Pdt Yewangoe juga dikenal sebagai seorang penulis yang cukup produktif. Tulisan-tulisannya banyak muncul di suratkabar Suara Pembaruan.

Kini Pdt Yewangoe ditunjuk presiden Jokowi sebagai salah satu anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sebuah lembaga yang kedudukannya setara dengan menteri.

 

12. Eddy Leo

Pdt Eddy Leo adalah penatua/gembala Abbalove Ministries atau Gereja Yesus Kristus Tuhan, Jakarta.
Pdt Eddy Leo ikut mendirikan
penerbit dan toko buku Metanoia, Sekolah Tunas Bangsa, Sekolah Tinggi Teologi LETS dan juga pelayanan masyarakat lewat Yayasan Bina Mandiri.
Eddy Leo adalah ketua Pria Sejati Indonesia (CMN), cabang CMN pusat yang didirikan oleh Pdt Edwin Louis Cole di Amerika Serikat.
Pdt Eddy Leo adalah salah satu pendeta yang paling produktif dalam menulis buku.

 

13. Sutjiono 

Pdt Sutjiono adalah pendiri dan gembala senior dari Gereja Kristen Rahmani Indonesia (GKRI) Mangga Besar, Jakarta, yang juga merupakan pusat sinode GKRI.

Ia juga pendiri sinode GKRI, dan ketua sinode pertamanya.

Pdt Sutjiono juga mendirikan sekolah GKRI tingkat TK sampai SMU, di samping juga mendirikan sekolah Alkitab, yakni STT Lintas Budaya Jakarta.

Ia juga dikenal sebagai tokoh injili yang pernah menjadi pengurus PGLII pusat dalam beberapa periode.

 

14. Obaja Tanto Setiawan

Pdt. Obaja Tanto Setiawan adalah gembala sidang dari GBI Keluarga Allah Solo.

Gereja yang dirintis dari sebuah persekutuan doa beranggotakan 7 orang pada tahun 1989 tersebut, kini telah berkembang secara luar biasa dengan jemaat kurang lebih 30.000 orang dengan 20 gereja lokal yang tersebar berbagai kota.

Sejak menerapkan sistem gereja sel, GBI Keluarga Allah mengadakan konferensi internasional setiap tahunnya yang diikuti oleh banyak gereja dari dalam da luar negeri seperti Jepang, Korea, Australia, Taiwan, Malaysia, Singapura, Hongkong, Srilanka, dll.

 

15. Henrietta Lebang

Pdt Henrietta Hutabarat-Lebang adalah pendeta asal Gereja Toraja yang kini menjabat sebagai ketua PGI, ketua perempuan pertama di organisasi Kristen tersebut.

Dia juga tercatat menjadi Direktur Institut Teologi Gereja Toraja sejak 2006 – 2010.

Tak cukup ditingkat nasional, Pdt. Eri Lebang pun mulai terlibat dalam pelayanan tingkat Asia sebagai Sekretaris Jenderal di Dewan Gereja-gereja (Christian Conference of Asia (CCA) hingga 2015.

Dalam hal ini, dia pun dikenal sebagai perempuan pertama Asia yang pernah menjadi pemimpin tertinggi CCA.

Selain aktif di CCA, Pdt Eri Lebang juga aktif dalam World Council of Chruches (WCC) atau Dewan Gereja-gereja Sedunia.

Keterlibatannya dalam pelayanan ini dimulai sejak dirinya terpilih sebagai anggota Central Committee and Executive Committee dari lembaga oikumene global pada Sidang Raya ke-10 WWC di Busan, Korea Selatan tahun 2013 silam hingga tahun 2021.

 

16. Japarlin Marbun

Pdt Japarlin Marbun adalah Ketua Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) periode 2014-2018.

Jabatan Sekretaris Umum [Sekum] ia pegang pada era Ketua Umum Pdt. Dr. Soehandoko Wirhaspati.

Ketika pada era Ketua Umum Pdt. Dr. Jacob Nahuway, ia menjabat Ketua yang membidangi Organisasi dan Pembinaan Daerah-daerah.

Pdt. Japarlin hingga kini melayani sebagai Gembala di GBI Permata Bekasi, GBI Ujung Menteng dan GBI Kali Malang, Bekasi.

Kiprah pelayanan di lingkup Aras Nasional, ia menjabat sebagai Sekretaris Umum PGPI [2008 – 2012], Ketua Umum Sekolah Alkitab & Theologia Pentakosta Indonesia di Jakarta [PESATPIN] pada tahun 2006 – sekarang.

Saat ini Pdt Japarlin juga Ketua Umum Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional [Bamag Nasional].

 

Pdt. Timotius Arifin Tedjasukmana, adalah gembala GBI ROCK.

Memulai pelayanan gereja di Bali tahun 1989 dengan hanya 5 keluarga di Denpasar, saat ini beliau menggembalakan sekitar 15.000 anggota jemaat yang tersebar pada hampir 150 cabang R.O.C.K. Ministries di Indonesia, Asia, Timur Tengah dan Australia.

ROCK artinya adalah Kristus, batu karang. Singkatan dari Representative Of Christ Kingdom (perwakilan Kerajaan Allah).

Timotius Arifin adalah pengkhotbah yang handal dan sering berkhotbah di televisi.

 

19. A.H. Mandey

Pdt Andre Hanny Mandey, adalah gembala senior GPdI Jemaat Ketapang-Kramat Jakarta.
Pdt Mandey selama beberapa periode menjabat sebagai ketua sinode Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), yang membawahi ribuan gereja dan 1,5 juta anggota jemaat.
Saat ini ia juga masih menjabat sebagai ketua Dewan Penasihat GPdI untuk periode kesekian kalinya.
Pdt Mandey sering berkhotbah di televisi serta menulis sejumlah buku.

 

20. Jusuf Roni

Kemas Abubakar Masyhur Jusuf Roni atau lebih dikenal dengan nama Pdt. Dr. K.A.M Jusuf Roni adalah pendeta yang sangat berpengaruh di Indonesia.

Ia adalah anak tunggal dari Kemas M. Toha Roni, seorang pemuka agama di Palembang, Sumatera Selatan.

Jusuf Roni merantau bersama keluarganya ke Bandung dan memasuki sekolah agama yang cukup ternama di Jawa Barat.

Bahkan ia pun aktif di berbagai organisasi  kepemudaan berbasis agama.

Tetapi akhirnya Jusuf Roni menemukan Yesus dalam kehidupannya.

Karena imannya kepada Yesus ia pernah dipenjara tahun 1979.

Dia terus melayani dan kini menggembalakan sebuah gereja dan mendirikan serta memimpin sebuah sekolah Alkitab.

Pdt Jusuf Roni juga adalah seorang pengkhotbah yang handal.

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!