Loading...

12 Anak Yakub, Nenek Moyang Bangsa Israel

Loading...

 

4. Yehuda

Yehuda dalam bahasa Ibrani adalah Yehudah, yang artinya “bersyukur”

Yehuda adalah anak keempat Yakub, anak dari istri pertamanya, Lea.

Yehuda adalah salah satu anak Yakub paling banyak dicatat di Alkitab, bersama Yusuf dan Ruben.

Tetapi seperti Ruben, dan tidak seperti Yusuf, Yehuda mempunyai moral yang rendah. Ia suka pergi ke perempuan sundal, dan di situlah ia bertemu dengan menantunya, Tamar, yang menyamar sebagai perempuan sundal. Karena itu ia melakukan hubungan seksual dengan menantunya tersebut.

Yehuda pun akhirnya mengambil Tamar menjadi istrinya (Baca: 7 Dosa Perzinahan Terbesar Di Alkitab)

Kendati demikian, kasih karunia Allah tetap berlaku bagi Yehuda. Tuhan tetap memilihnya sebagai penerus umat pilihan Allah. Dari nama Yehudalah berasal istilah Yehuda atau Yahudi, dialah nenek moyang para raja Israel, dan nenek moyang sang Mesias, Yesus Kristus.

Dalam nubuatannya tentang Yehuda, Yakub mengatakan bahwa Yehuda akan menjadi pemimpin dan tongkat kerajaan tidak akan beralih dari suku Yehuda, hingga datang Dia (Tuhan Yesus) yang berhak atasnya (Kejadian 49:8-12).

Mengapa Yehuda dipilih sebagai penerus raja-raja Israel dan Mesias? Mengapa bukan saudara-saudaranya yang lain? Tentu sebagai anak sulung Ruben yang harusnya berhak, tetapi ia telah dihukum Yakub (lihat poin 1 di atas).

Sementara anak Yakub ke-2 dan ke-3, Simeon dan Lewi, juga Yakub hukum akibat kekerasan mereka dalam membunuh bangsa Sikhem secara licik (lihat poin 2 dan 3 di tas).

Jadi karena anak ke-1, ke-2, ke-3, telah Yakub tolak, maka sebagai anak ke-4 Yehudalah yang berhak meneruskan generasi kerajaan, termasuk menurunkan Mesias.

Selain itu, juga karena Yehuda dinilai orangnya bertanggung jawab dan telah menunjukkan kepemimpinannya di antara saudara-saudaranya (Kejadian 43:3-5, 8-10; 44:18-34).

Ketika mengungsi ke Mesir beserta ayah dan saudara-saudaranya, Yehuda telah mempunyai lima orang anak laki-laki, tetapi dua orang telah meninggal di Kanaan (Kejadian 46:12).

 

5. Dan

Dan dalam bahasa Ibrani adalah Dan, yang artinya “menghakimi”.

Dan merupakan anak ke-5 Yakub dari gundiknya, Bilha. Dan adalah anak pertama Bilha. Bilha sendiri adalah hamba Rahel.

Ketika Rahel belum mempunyai anak, sementara kakaknya, Lea, sudah mempunyai 4 anak laki-laki, maka Rahel memberikan budaknya itu kepada Yakub agar ia melahirkan anak bagi Rahel.

Hal seperti ini adalah umum terjadi pada masa itu, di mana seorang budak melahirkan anak dan dianggap sebagai anak nyonyanya. Hal inilah juga yang dulu diperbuat Sara dengan memberikan budaknya, Hagar, kepada Abraham agar ia melahirkan anak bagi Sara (Kejadian 16:1-3).

Tidak ada catatan lain Alkitab tentang Dan secara khusus.  Tetapi sudah pasti Dan ikut terlibat dalam pembunuhan orang-orang Sikhem dan penjualan Yusuf ke Mesir, seperti telah disinggung di atas.

Ketika mengungsi ke Mesir beserta ayah dan saudara-saudaranya, Dan telah mempunyai satu orang anak laki-laki (Kejadian 46:23).

 

6. Naftali

Naftali dalam bahasa Ibrani adalah Naftali, yang artinya ”yang bergumul”.

Naftali adalah anak laki-laki ke-6 Yakub dari gundiknya, Bilha, atau anak ke-2 Bilha.

Tidak ada catatan lain Alkitab tentang Naftali secara khusus.  Tetapi sudah pasti Naftali ikut terlibat dalam pembunuhan orang-orang Sikhem dan penjualan Yusuf ke Mesir, seperti telah disinggung di atas.

Ketika mengungsi ke Mesir beserta ayah dan saudara-saudaranya, Naftali telah mempunyai empat orang anak laki-laki (Kejadian 46:24).

Menurut tradisi Yahudi, Naftali meninggal pada usia 132 tahun.

 

7. Gad

Gad dalam bahasa Ibrani adalah Gad, yang artinya “nasib baik”.

Gad adalah anak ke-7 Yakub dari gundiknya, Zilpa. Zilpa adalah budak Lea, yang diberikannya kepada Yakub agar ia melahirkan anak bagi Lea, seperti yang diperbuat Rahel dengan hambanya, Bilha (lihat poin 5 di atas).

Lea melakukan hal ini mungkin karena ia berpikir bahwa ia tidak akan melahirkan anak lagi. Tetapi ternyata ia masih melahirkan lagi (lihat poin 9 dan 10 di bawah).

Tidak ada catatan lain Alkitab tentang Gad secara khusus.  Tetapi sudah pasti Gad ikut terlibat dalam pembunuhan orang-orang Sikhem dan penjualan Yusuf ke Mesir, seperti telah disinggung di atas.

Ketika mengungsi ke Mesir beserta ayah dan saudara-saudaranya, Gad telah mempunyai tujuh orang anak laki-laki (Kejadian 46:16).

 

8. Asyer

Asyer dalam bahasa Ibrani adalah Asher, yang artinya “bahagia”.

Asyer adalah anak ke-8 Yakub dari Zilpa, budak Lea, atau anak ke-2 Zilpa.

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!