Loading...
Loading...

12 Pahlawan Iman Dalam Ibrani 11

 

4. Abraham

 Pahlawan iman lainnya adalah Abraham.

“Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.” (Ibrani 11:8)

Allah memanggil Abraham untuk mengadakan perjanjian denganNya. Allah memanggil Abraham keluar dari negerinya, Ur-Kasdim, dan pergi ke suatu negeri yang akan ditunjukkanNya, yakni Tanah Kanaan.

Abraham taat pada panggilan Tuhan ini, sebagai wujud imannya kepadaNya, sekalipun saat itu Abraham belum mengetahui tempat yang ia tuju.

“Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu. Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.” (Ibrani 11:9-10)

Abraham juga beriman dengan taat diam di Tanah Perjanjian, Tanah Kanaan, di dalam kemah, bukan di dalam istana atau rumah yang indah, sekalipun Tuhan berjanji kepadanya bahwa ia akan menjadi pemilik seluruh Tanah Perjanjian tersebut.

“Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan: ‘Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.’ Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.” (Ibrani 11:17-19)

Abraham percaya dan taat pada perintah Tuhan untuk mempersembahkan Ishak kepadaNya (membunuh Ishak), padahal Tuhan berjanji bahwa lewat Ishak ia akan mempunyai keturunan sebanyak bintang di langit dan sebanyak pasir di tepi laut.

Abraham taat karena ia percaya bahwa kalaupun Ishak dibunuh, Tuhan akan sanggup membangkitkannya dari kematian.

 

5. Sara

Pahlawan iman berikutnya adalah Sara.

Sara adalah istri Abraham, nenek moyang bangsa Israel.

“Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.” (Ibrani 11:11)

Sara, bersama suaminya, Abraham, dengan iman menantikan kelahiran anak mereka, anak perjanjian, yakni Ishak.

Padahal saat itu usia Sara sudah 99 tahun, dan ia juga mandul. Sedangkan Abraham, suaminya, sudah berusia 100 tahun.

Karena iman Sara ini, maka ia melahirkan anaknya di usianya yang ke-99 tahun!

Hal ini menjadikan Sara sebagai salah satu dari 7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib

 

6. Ishak

Pahlawan iman selanjutnya adalah Ishak, anak Abraham dan Sara.

“Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau.” (Ibrani 11:20)

Ishak di masa tuanya memberkati kedua anak kembarnya, Yakub dan Esau.

Sekalipun Esau adalah anak sulung, yang seharusnya mendapat berkat yang lebih sebagaimana biasanya dalam budaya pada masa itu, namun Ishak justru memberkati Yakub melebihi Esau, sehingga Yakub berhak atas hak kesulungan.

Sebab Ishak menyadari bahwa Yakublah yang dipilih Tuhan untuk menjadi ahli waris  janji-janji Allah kepada Abraham, kakeknya, dan Ishak, ayahnya.

Memang, sejak dalam kandungan Tuhan telah memilih Yakub, bukan Esau, sekalipun Esau anak yang sulung.

 

7. Yakub

Pahlawan iman berikutnya adalah Yakub, anak Ishak. Yakub disebut juga Israel, yang merupakan ayah dari 12 anak laki-laki yang kemudian menjadi nenek moyang bangsa Israel.

“Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.” (Ibrani 11:21)

Di masa tuanya, sesaat sebelum ia mati, Yakub memberkati kedua anak Yusuf, yakni Efraim dan Manasye. Lalu ia menyembah Allah sambil bersandar pada tongkatnya (dalam kelemahannya).

Yakub percaya bahwa setelah kematiannya, anak-cucunya, termasuk Eraim dan Manasye, akan menjadi ahli-ahli waris janji Tuhan kepada Abraham.

Yakub memberkati kedua anak Yusuf ketika ia tiba di Mesir dari Tanah Kanaan, di mana Yusuf, anak kesayangannya,  telah menjadi penguasa di Mesir.

 

8. Yusuf

Pahlawan iman lainnya yang disebut di Alkitab adalah Yusuf. Yusuf adalah salah satu dari 12 Anak Yakub, Nenek Moyang Bangsa Israel

“Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.” (Ibrani 11:22)

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!