12 Pahlawan Iman Dalam Ibrani 11

 

7. Yakub

Pahlawan iman berikutnya adalah Yakub, anak Ishak. Yakub disebut juga Israel, yang merupakan ayah dari 12 anak laki-laki yang kemudian menjadi nenek moyang bangsa Israel.

“Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya.” (Ibrani 11:21)

Di masa tuanya, sesaat sebelum ia mati, Yakub memberkati kedua anak Yusuf, yakni Efraim dan Manasye. Lalu ia menyembah Allah sambil bersandar pada tongkatnya (dalam kelemahannya).

Yakub percaya bahwa setelah kematiannya, anak-cucunya, termasuk Eraim dan Manasye, akan menjadi ahli-ahli waris janji Tuhan kepada Abraham.

Yakub memberkati kedua anak Yusuf ketika ia tiba di Mesir dari Tanah Kanaan, di mana Yusuf, anak kesayangannya,  telah menjadi penguasa di Mesir.

 

8. Yusuf

Pahlawan iman lainnya yang disebut di Alkitab adalah Yusuf. Yusuf adalah salah satu dari 12 Anak Yakub, Nenek Moyang Bangsa Israel

“Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya.” (Ibrani 11:22)

Yusuf beriman bahwa setelah ia mati di Mesir, maka saudara-saudaranya, orang Israel, pasti akan keluar dari Mesir dan masuk ke Tanah Perjanjian, sesuai dengan janji Tuhan kepada nenek moyang mereka, Abraham.

Karena itu ia juga meminta agar jenazahnya (tulang-tulangnya) ikut dibawa ke Tanah Perjanjian tersebut. Yusuf yakin bahwa Tanah Perjanjian adalah tanah milik mereka, bangsa Israel, dan menjadi tempat ia “beristirahat” ketika meninggal.

 

9. Orang Tua Musa

Pahlawan iman berikutnya di Alkitab adalah orang tua Musa, yakni Amram dan Yokhebed (Keluaran 6:19).

“Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja.” (Ibrani 11:23)

Ketika jumlah orang Israel semakin banyak di Mesir, maka Firaun raja Mesir dan rakyat Mesir menjadi takut. Mereka takut jika orang Israel memerangi mereka.

Karena itu Firaun memerintahkan membunuh bayi-bayi laki-laki orang Israel, agar mereka tidak bertambah-tambah.

Tetapi kedua orang tua Musa menyembunyikan bayi Musa selama tiga bulan. Namun ibu Musa tak bisa lagi menyembunyikan Musa lebih lama. Karena itu, ia memasukkan Musa ke dalam sebuah peti pandan, lalu menaruhnya ke sungai Nil, di mana putri Firaun biasa mandi. Kakak Musa, Miryam, disuruhnya mengawasi bayi Musa.

Ketika putri Firaun melihat bayi Musa, ia pun mengambilnya dan mengangkatnya sebagai anak hingga Musa dewasa.

Musa itu elok rupanya. Musa adalah satu dari 10 Pria Tampan Di Alkitab.

Karena itu orang tuanya tidak membiarkan Musa dibunuh (tentu karena mereka juga sayang kepada Musa). Keelokan rupa Musa membuat orang tuanya yakin bahwa ada maksud Allah atas Musa.

 

10. Musa

Pahlawan iman selanjutnya di Alkitab adalah Musa, salah satu tokoh terbesar di Perjanjian Lama.

“Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.” (Ibrani 11:24-25)

Sekalipun Musa beroleh kesempatan untuk menjadi anak angkat putri Firaun dan cucu Firaun, raja Mesir, serta menikmati segala kemewahan di istana Mesir, namun Musa lebih memilih hidup menderita bersama umat Israel.

“Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.” (Ibrani 11:27)

Karena iman Musa lebih memilih Tanah Perjanjian daripada taat pada Firaun yang melarang umat Israel keluar dari Mesir.

“Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.” (Ibrani 11:28)

Dengan mengadakan Paskah dan pemercikan darah di Mesir, maka Musa yakin bahwa malaikat maut yang membunuh anak-anak sulung Mesir tidak akan membunuh anak-anak sulung Israel.

 

11. Orang Israel Zaman Musa Dan Yosua

Pahlawan iman lainnya di Alkitab adalah bangsa Israel pada zaman Musa dan pada zaman Yosua.

“Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga.” (Ibrani 11:29)

Orang-orang Israel di bawah pimpinan Yosua melewati Laut Merah yang telah terbelah ketika mereka keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian.

Ketika para tentara Firaun mengejar orang Israel dari belakang, maka mereka tenggelam karena Laut Merah kembali “tertutup” sedang orang Israel telah sampai di darat.

“Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya.” (Ibrani 11:30)

Bangsa Israel di bawah pimpinan Yosua, pemimpin Israel setelah Musa, berhasil meruntuhkan tembok Yerikho hanya dengan mengelilinginya selama tujuh hari serta bersorak dengan suara nyaring.

Ada perbedaan antara bangsa Israel yang melewati Laut Merah dengan bangsa Israel yang meruntuhkan tembok Yerikho.

Sebagian orang Israel yang melewati Laut Merah, yakni laki-laki yang berusia 20 tahun ke atas, telah tewas di padang gurun karena pemberontakan mereka kepada Tuhan. Jadi mereka tentu tidak ikut dalam meruntuhkan tembok Yerikho.

 

12. Rahab

Pahlawan iman terakhir yang didaftarkan di Alkitab adalah Rahab.

Rahab adalah seorang perempuan sundal (pelacur) di Yerikho. Jadi dia bukanlah bangsa Israel.

“Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.” (Ibrani 11:31)

Ketika Yosua mengutus dua orang pengintai ke Yerikho (Tanah Perjanjian), Rahab menyembunyikan mereka di rumahnya, karena ia tahu dan yakin bahwa Yerikho telah diserahkan oleh Tuhan kepada bangsa Israel.

Dan ketika kota Yerikho jatuh ke tangan bangsa Israel, hanya Rahab dan keluarganya yang diselamatkan, selebihnya ditumpas oleh bangsa Israel.

Rahab kemudian menikah dengan Salmon, dan menjadi nenek moyang Tuhan Yesus secara manusia (Matius 1:5).

 

Itulah 12 pahlawan iman yang didaftarkan di Alkitab Perjanjian Baru, yakni di dalam Kitab Ibrani pasal 11.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Sukai Halaman” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

 

 

2 komentar untuk “12 Pahlawan Iman Dalam Ibrani 11”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!