Loading...
Loading...

14 Universitas Kristen Dan Katolik Terbaik 2017

 

5. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Peringkat: 46)

Universitas Atma Jaya Yogyakarta, didirikan 27 September 1965 oleh Yayasan Slamet Rijadi Yogyakarta. Lima orang pendiri Universitas Atma Jaya Yogyakarta adalah: Prof. R.A. Soehardi, S.H, Drs. A.J. Liem Sioe Siet, A. Sutijoso, S.H, Prof. Drs. Oey Liang Lee, dan Dr. Leo Sukoto, S.J.

Awalnya universitas ini adalah cabang Universitas Atma Jaya Jakarta (lihat poin 11 di bawah). Kemudian memisahkan diri dan menjadi independen di bawah Yayasan Slamet Rijadi pada tanggal 31 Agustus 1973.

Dimulai dengan meminjam ruang kelas di IKIP Sanata Dharma, kini Universitas Sanata Dharma (poin 2 di atas), pembangunan gedung kampus sendiri selesai pada tahun 1980 yang berlokasi di Jalan Demangan Baru 28, berseberangan dengan Universitas Sanata Dharma.

Dengan semakin berkembangnya jumlah mahasiswa, pada tahun 1990 bertepatan dengan pesta peraknya, rektorat dan Fakultas Teknik menempati gedung baru di Jalan Babarsari. Pada tahun 1995, Fakultas Ekonomi dan Program Magister juga menempati gedung baru, di seberang gedung rektorat, juga di Jalan Babarsari Yogyakarta.

Sejak 31 Agustus 1973 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Yogyakarta melepaskan diri dari Universitas Katolik Indonesia Atmajaya di Jakarta, dan berdiri sendiri sebagai Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Program Sarjana di Universitas Atma Jaya saat ini adalah: Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Teknobiologi, Fakultas Teknologi Industri, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Sedangkan Program Magisternya adalah: Manajemen, Teknik, dan Hukum.

Untuk info lebih lanjut tentang universitas ini, silakan mengunjungi websitenya: http://www.uajy.ac.id

 

6. Universitas Katolik Soegijapranata Semarang (Peringkat: 54)

Universitas Katolik Soegijapranata  Semarang berada di bawah naungan Yayasan Sandjojo yang terafiliasi dengan Keuskupan Agung Semarang.

Universitas ini merupakan kelanjutan dari Universitas Katolik Indonesia Atmajaya Cabang Semarang yang lahir tahun 1964 dan yang kemudian berubah menjadi Institut Teknologi Katolik Semarang (I.T.K.S.) pada tahun 1973.

Pada tanggal 5 Agustus 1982 dengan Surat Keputusan Mendikbud RI tanggal 24 September 1983 Nomor.0400/0/1983, I.T.K.S. berubah nama menjadi Universitas Katolik Soegijapranata.

Di awal berdirinya, Universitas Katolik Soegijapranata yang berlokasi di Jl. Pandanaran 100 Semarang terdiri dari tiga Fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi.

Seiring dengan perkembangan Universitas, sejak pertengahan dekade 1990 seluruh aktivitas Unika Soegijapranata dipusatkan di Kampus Bendan Dhuwur dan hingga saat ini Kampus Bendhan Dhuwur menjadi pusat kegiatan akademis perguruan tinggi ini.

Nama “Soegijapranata” diambil dari nama Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ, seorang imam dan Uskup Agung, satu dari 20 Pahlawan Indonesia Beragama Kristen Terpopuler.

Hingga saat ini Unika Soegijapranata mengelola 18 Program Studi Sarjana, 1 Program Studi Diploma III, dan 8 Program Magister.

Untuk info lebih lanjut tentang universitas ini, silakan mengunjungi websitenya: www.unika.ac.id

 

7. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (Peringkat: 63)

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya didirikan pada tahun 1960 dan berada di bawah pengelolaan Keuskupan Surabaya.

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya adalah anggota dari ASEACCU (Association of Southeast and East Asian Catholic Colleges and Universities) dan APTIK (Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia).

Selain itu Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya adalah salah satu dari sedikit universitas di Indonesia yang Fakultas Bisnisnya memperoleh keanggotaan (membership) dari AACSB (Association of Advance Collegiate School of Business) yaitu sebuah organisasi akreditasi internasional untuk program studi bisnis yang berkedudukan di Tampa, Florida, USA

Program S1 di Universitas ini adalah: Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan, Fakultas Farmasi, Fakultas Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Psikologi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Ilmu Filsafat, Fakultas Ilmu Komunikasi, dan Fakultas Kedokteran.

Sedangkan Pascasarjana meliputi: Manajemen Strategik, Manajemen Keuangan, dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Untuk info lebih lanjut tentang universitas ini, silakan mengunjungi websitenya: www.ukwms.ac.id

 

8. Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta (Peringkat: 80)

Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) didirikan pada tahun 1985 sebagai pengembangan dari Sekolah Tinggi Theologia Duta Wacana yang berdiri sejak 31 Oktober 1962 hasil penggabungan antara Akademi Theologia Jogjakarta dan Sekolah Theologia Bale Wiyata, Malang.

Sekolah Tinggi Theologia Duta Wacana ini dibentuk sebagai jawaban akan harapan gereja-gereja untuk meningkatkan mutu pendidikan para pelayan jemaatnya melalui pendidikan tinggi yang setara dengan universitas.

Dukungan tidak hanya datang dari pemerintah tetapi juga dari gereja dengan semakin banyaknya gereja yang menjadi pendukung Duta Wacana.

Gereja-gereja pendukung ini kemudian sepakat untuk meningkatkan pelayanannya dengan mengembangkan sekolah Tinggi Theologia Duta Wacana menjadi Universitas Kristen Duta Wacana. Maka secara resmi berdirilah Universitas Kristen Duta Wacana, pada 31 Oktober 1985 walaupun secara operasional sudah mulai berjalan sejak bulan Mei 1985.

Hingga saat ini UKDW memiliki 6 fakultas (Theologia, Ekonomi, Teknologi Informasi, Arsitektur dan Desain, Biologi dan Kedokteran) dengan 9 Program Studi yaitu Theologia, Manajemen, Akuntansi, Arsitektur, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Desain Produk, Biologi dan Kedokteran untuk jenjang S1.

Selain itu, program S-2 dan S-3 juga sudah dibuka di institusi ini.

Universitas ini merupakan salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia, dan telah mendapat banyak penghargaan.

Untuk info lebih lanjut tentang universitas ini, silakan mengunjungi websitenya: www.ukdw.ac.id

 

9. Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Jakarta (Peringkat: 81)

Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta, atau lebih dikenal sebagai Sekolah Tinggi Teologi Jakarta (STT Jakarta) adalah satu dari 20 Sekolah Alkitab Terbaik Di Indonesia.

STT Jakarta adalah salah satu perguruan tinggi teologi tertua di Indonesia. STT Jakarta didirikan pada tahun 1934, saat itu bernama Hoogere Theologische School (HTS) dan berlokasi di Bogor, sebelum pindah ke Jakarta pada tahun 1936.

Boleh dikatakan sebagian besar teolog Indonesia, pimpinan PGI, para penerjemah Alkitab di LAI, merupakan alumni STT ini.  Sebut saja Eka Darmaputera, J.L.Ch. Abineno, S.A.E. Nababan, Sularso Sopater, Natan Setiabudi, A.A.Yewangoe, dan lain sebagainya. Hal ini cukup wajar, mengingat STT ini salh satu perguruan teologi tertua di Indonesia (tentu selain karena mutunya yang baik).

Dosen senior yang hingga kini masih mengajar di STT ini adalah Prof. Dr. Jan Aritonang (mantan Rektor/Ketua) yang dikenal sebagai pakar sejarah gereja di Indonesia.

Sebagian besar tenaga dosen STT Jakarta saat ini merupakan lulusan dari sekolah-sekolah Alkitab terbaik di luar negeri, seperti Amerika Serikat dan Belanda.

STT Jakarta mempunyai program S1 hingga S3. Dan yang luar biasanya, semua program tersebut mendapat nilai akreditasi A. Hal ini menjadikannya sebagai satu-satunya sekolah teologi di Indonesia yang mendapat nilai seperti itu. Tidak heran, STT ini menjadi perguruan teologi favorit bagi banyak orang di Indonesia, termasuk para dosen teologi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang institusi ini, silakan mengunjungi websitenya: www.sttjakarta.ac.id

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!