2 Hari Raya Yahudi Sekaligus Hari Raya Kristen

 

Artikel ini berisi tentang 2 Hari Raya agama Yahudi sekaligus Hari Raya agama Kristen.

Ada 2 Hari Raya agama Yahudi yang juga adalah Hari Raya agama Kristen.

Di Alkitab, bangsa Israel atau bangsa Yahudi sebagai umat pilihan Tuhan, mempunyai banyak hari raya.

Ada 10 hari raya Israel di Alkitab.

Delapan dari 10 hari raya Israel itu diperintahkan langsung oleh Tuhan – melalui Musa – kepada umat Israel, dan terdapat dalam satu pasal Alkitab, secara berurutan, yakni dalam Kitab Imamat pasal 23.

Baca juga: 10 Hari Raya Israel Di Alkitab

Sementara duai dari antara 10 hari raya tersebut tidak diperintahkan langsung oleh Tuhan, tetapi ditetapkan sendiri oleh bangsa Israel (yang tentu atas seijin Tuhan), yang bertujuan untuk mengingat perbuatan Tuhan yang besar dalam hidup mereka.

Hari raya-hari raya Israel itu diperingati secara rutin, umumnya setiap tahun; kecuali satu hari raya, yang diperingati setiap minggu atau sekali dalam tujuh hari.

Hari raya-hari Yahudi raya ini juga muncul di Perjanjian Baru, dalam singgungan dengan orang-orang Yahudi.

Baca juga: 5 Hari Raya Agama Kristen Terbesar

Tetapi semua hari raya agama Yahudi ini sudah digenapi di dalam Tuhan Yesus (Ibrani 10:1-18).

Karena itu tidak lagi mengikat orang Kristen untuk merayakannya.

Kendati demikian, ada dua dari hari raya Yahudi tersebut yang masih dirayakan oleh orang Kristen.

Jadi ada dua hari raya agama Yahudi sekaligus hari raya agama Kristen.

Baca juga: 10 Perbedaan Agama Yahudi Dengan Agama Kristen

Tetapi makna dua hari raya tersebut berbeda bagi agama Yahudi dan bagi agama Kristen.

Sebab dua hari raya tersebut sudah digenapi di dalam Tuhan Yesus, sehingga makna dan isinya sudah “rasa” Kristen.

Lalu, hari raya apa sajakah 2 Hari Raya agama Yahudi sekaligus hari raya agama Kristen?

Berikut pembahasannya.

 

1. Hari Raya Paskah (Pesakh)

Hari Raya agama Yahudi sekaligus hari raya agama Kristen, yang pertama adalah Hari Raya Paskah.

“Inilah hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN, hari-hari pertemuan kudus, yang harus kamu maklumkan masing-masing pada waktunya yang tetap. Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.” (Imamat 23:4-5)

Paskah bagi agama Yahudi adalah memperingati keluarnya bangsa Israel, umat pilihan Allah, dari tanah perbudakan di Mesir menuju Tanah Perjanjian, yakni Tanah Kanaan.

Hari Raya Paskah secara rinci dibahas di dalam Keluaran 12:1-13.

Waktu itu Tuhan melepaskan umatNya dengan terlebih dahulu menulahi bangsa Mesir sampai sepuluh kali.

Tulah terakhir, yakni kematian anak-anak sulung bangsa Mesir, membuat Firaun terpaksa membiarkan umat Israel keluar dari tanah mereka setelah sebelumnya memperbudak bangsa Israel itu selama 430 tahun.

Untuk mengenang peristiwa keluarnya bangsa Israel dari Mesir ini, maka Tuhan memerintahkan agar mereka merayakan Paskah.

Dengan demikian mereka selalu mengingat perbuatan Tuhan tersebut turun-menurun (Keluaran 12:1-42).

Hari Raya Paskah diperingati pada tanggal 14 bulan pertama/ke-1 dalam kalender Israel atau bulan Maret-April pada kalender internasional.

Tuhan Yesus telah menggenapi Paskah Yahudi dan menggantinya dengan Paskah Kristen.

Dengan demikian, orang Kristen merayakan Paskah tidak lagi dalam rangka memperingati keluarnya umat Israel dari perbudakan Mesir, tetapi memperingati keluarnya orang percaya dari perbudakan dosa melalui kematian Yesus.

Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel berjudul: 10 Fakta Tentang Paskah Yang Perlu Anda Tahu.

 

(Visited 14 times, 1 visits today)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!